Galeri Aksi Sosial Unpad
Menampilkan 447 kegiatan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN, PENGELOLAAN SAMPAH, DAN PENGEMBANGAN LITERASI INFORMASI DI DESA HEGARMANAH, KECAMATAN BOJONGPICUNG, KABUPATEN CIANJUR
- KKN Kelompok 01
- Hegarmanah, Bojongpicung, Cianjur, Jawa Barat
- Indri Yuliafitri, S.E., M.Si.
- Juli · 2025/2026 Genap
- 88 mahasiswa
1) No Poverty
4) Quality Education
6) Clean Water and Sanitation
8) Decent Work and Economic Growth
10) Reduced Inequality
11) Sustainable Cities and Communities
12) Responsible Consumption and Production
16) Peace
Justice
and Strong Institutions
Baca deskripsi
Kegiatan KKN Kelompok 01 di Desa Hegarmanah, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, dilaksanakan melalui rangkaian aktivitas kelompok yang meliputi pembekalan dan pelepasan mahasiswa, penerimaan mahasiswa di desa, observasi dan koordinasi dengan perangkat desa, lokakarya serta penyusunan program kerja, monitoring dan evaluasi kegiatan, hingga penyusunan dan penyampaian laporan akhir serta penutupan KKN. Dalam pelaksanaannya, Kelompok 01 menjalankan tiga fokus program melalui sub-kelompok Penanggulangan Kemiskinan, Pengelolaan Sampah, dan Literasi Informasi yang berkolaborasi dengan perangkat desa, masyarakat, sekolah, TBM, dan mitra terkait.
Sub-kelompok Penanggulangan Kemiskinan melaksanakan sosialisasi pengelolaan sekam padi menjadi arang briket pada 27 Juli 2026 serta sosialisasi “Optimalisasi Pusat Kesejahteraan Sosial” pada 29 Juli 2026. Sub-kelompok Pengelolaan Sampah melaksanakan pembangunan Rocket Stove pada 30 Juli 2026 yang dilanjutkan dengan peresmian dan sosialisasi pada 2 Agustus 2026. Sementara itu, sub-kelompok Literasi Informasi melaksanakan Pengelolaan TBM, Menulis Cerita Berbasis Buku Bacaan, Kunjungan Literasi ke TBM, Membaca Nyaring, Cerdas Mengulas Buku, Pembuatan Proyek Berbasis Isi Buku, dan Apresiasi Literasi Tingkat Desa yang melibatkan SMPN 1 Bojongpicung, SDN Sukasirna, SDN Rahayu, SDN Ciranjanggirang 1, SDN Ciranjanggirang 2, dan SDN Hegarmanah, dengan total 9 kegiatan dan 161 keterlibatan peserta siswa secara akumulatif.
Mahasiswa:
NPM, Nama, Program Studi, Fakultas, 120310230007, Sahala Lumban Gaol, Manajemen, Ekonomi dan Bisnis, 120310230068, Febi Wulandari, Manajemen, Ekonomi dan Bisnis, 140110240026, Harisandhika Ultranugraha Kasman, Matematika, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 140310240079, Naila Syifa Syauqiyah, Fisika, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 140410230083, Hasya Ariyah Ihsan, Biologi, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 170304220003, Muhammad Yksel Akbar Harahap, Bisnis Logistik, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 170410230058, Ryan Irliawan, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 170510240028, Raden Roro Alya Nindia Putri, Antropologi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 180110230039, Siti Rohmah, Sastra Indonesia, Ilmu Budaya, 180910230009, Ferdian Ghani Baihaqi, Sastra Arab, Ilmu Budaya, 180910230051, Azizah Salsabila, Sastra Arab, Ilmu Budaya, 190110240142, Bintang Putri Adilukito, Psikologi, Psikologi, 210310240011, Pratami Irsyadiah Silpa, Hubungan Masyarakat, Ilmu Komunikasi, 210610240042, Nanda Ruth Rosiyana Sinurat, Jurnalistik, Ilmu Komunikasi, 210810230033, Khansa Wynonna Wijayakusumah, Perpustakaan dan Sains Informasi, Ilmu Komunikasi, 230204230042, Sakha Maharani Atthaya, Pariwisata Bahari, Perikanan dan Ilmu Kelautan, 240110230005, Nayla Hasnah, Teknik Pertanian, Teknologi Industri Pertanian, 240110230065, Muhamad Iqbal Apriansyah, Teknik Pertanian, Teknologi Industri Pertanian, 240310230021, Ellaya Sausamaya, Teknologi Industri Pertanian, Teknologi Industri Pertanian, 280204240031, SULTHAN RABBANI, Administrasi Pemerintahan, Sekolah Vokasi, 280904240065, Alifia Shinta, Manajemen Produksi Media, Sekolah Vokasi
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN, PENGELOLAAN SAMPAH, DAN PENGEMBANGAN LITERASI INFORMASI DI DESA HEGARMANAH, KECAMATAN BOJONGPICUNG, KABUPATEN CIANJUR
- KKN Kelompok 01
- Hegarmanah, Bojongpicung, Cianjur, Jawa Barat
- Indri Yuliafitri, S.E., M.Si.
- Juli · 2025/2026 Genap
- 88 mahasiswa
1) No Poverty
4) Quality Education
6) Clean Water and Sanitation
8) Decent Work and Economic Growth
10) Reduced Inequality
11) Sustainable Cities and Communities
12) Responsible Consumption and Production
16) Peace
Justice
and Strong Institutions
Baca deskripsi
Kegiatan KKN Kelompok 01 di Desa Hegarmanah, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, dilaksanakan melalui rangkaian aktivitas kelompok yang meliputi pembekalan dan pelepasan mahasiswa, penerimaan mahasiswa di desa, observasi dan koordinasi dengan perangkat desa, lokakarya serta penyusunan program kerja, monitoring dan evaluasi kegiatan, hingga penyusunan dan penyampaian laporan akhir serta penutupan KKN. Dalam pelaksanaannya, Kelompok 01 menjalankan tiga fokus program melalui sub-kelompok Penanggulangan Kemiskinan, Pengelolaan Sampah, dan Literasi Informasi yang berkolaborasi dengan perangkat desa, masyarakat, sekolah, TBM, dan mitra terkait.
Sub-kelompok Penanggulangan Kemiskinan melaksanakan sosialisasi pengelolaan sekam padi menjadi arang briket pada 27 Juli 2026 serta sosialisasi “Optimalisasi Pusat Kesejahteraan Sosial” pada 29 Juli 2026. Sub-kelompok Pengelolaan Sampah melaksanakan pembangunan Rocket Stove pada 30 Juli 2026 yang dilanjutkan dengan peresmian dan sosialisasi pada 2 Agustus 2026. Sementara itu, sub-kelompok Literasi Informasi melaksanakan Pengelolaan TBM, Menulis Cerita Berbasis Buku Bacaan, Kunjungan Literasi ke TBM, Membaca Nyaring, Cerdas Mengulas Buku, Pembuatan Proyek Berbasis Isi Buku, dan Apresiasi Literasi Tingkat Desa yang melibatkan SMPN 1 Bojongpicung, SDN Sukasirna, SDN Rahayu, SDN Ciranjanggirang 1, SDN Ciranjanggirang 2, dan SDN Hegarmanah, dengan total 9 kegiatan dan 161 keterlibatan peserta siswa secara akumulatif.
Mahasiswa:
NPM, Nama, Program Studi, Fakultas, 120310230007, Sahala Lumban Gaol, Manajemen, Ekonomi dan Bisnis, 120310230068, Febi Wulandari, Manajemen, Ekonomi dan Bisnis, 140110240026, Harisandhika Ultranugraha Kasman, Matematika, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 140310240079, Naila Syifa Syauqiyah, Fisika, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 140410230083, Hasya Ariyah Ihsan, Biologi, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 170304220003, Muhammad Yksel Akbar Harahap, Bisnis Logistik, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 170410230058, Ryan Irliawan, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 170510240028, Raden Roro Alya Nindia Putri, Antropologi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 180110230039, Siti Rohmah, Sastra Indonesia, Ilmu Budaya, 180910230009, Ferdian Ghani Baihaqi, Sastra Arab, Ilmu Budaya, 180910230051, Azizah Salsabila, Sastra Arab, Ilmu Budaya, 190110240142, Bintang Putri Adilukito, Psikologi, Psikologi, 210310240011, Pratami Irsyadiah Silpa, Hubungan Masyarakat, Ilmu Komunikasi, 210610240042, Nanda Ruth Rosiyana Sinurat, Jurnalistik, Ilmu Komunikasi, 210810230033, Khansa Wynonna Wijayakusumah, Perpustakaan dan Sains Informasi, Ilmu Komunikasi, 230204230042, Sakha Maharani Atthaya, Pariwisata Bahari, Perikanan dan Ilmu Kelautan, 240110230005, Nayla Hasnah, Teknik Pertanian, Teknologi Industri Pertanian, 240110230065, Muhamad Iqbal Apriansyah, Teknik Pertanian, Teknologi Industri Pertanian, 240310230021, Ellaya Sausamaya, Teknologi Industri Pertanian, Teknologi Industri Pertanian, 280204240031, SULTHAN RABBANI, Administrasi Pemerintahan, Sekolah Vokasi, 280904240065, Alifia Shinta, Manajemen Produksi Media, Sekolah Vokasi
Penguatan Literasi, Pengelolaan Sampah, dan Pemberdayaan Potensi Ekonomi Masyarakat di Desa Mekarjaya, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur
- 03
- Mekarjaya, Campaka, Cianjur, Jawa Barat
- Yudithia Maxiselly, S.P., MP., Ph.D.
- Juli · 2025/2026 Genap
- 19 mahasiswa
2) Zero Hunger
4) Quality Education
8) Decent Work and Economic Growth
12) Responsible Consumption and Production
Baca deskripsi
Kemudian, dalam topik pemberdayaan ekonomi, kegiatan atau aktvitas difokuskan pada optimalisasi potensi ekonomi ataupun potensi warga yang ada di Desa Mekarjaya. Kurang lebih ada tiga kegiatan, yaitu a) Promosi potensi objek wisata, b) Penyuluhan pertanian, c) Sosialiasi SADAJABAR. Promosi potensi objek wisata dilakukan dengan membuat konten di media sosial untuk mempromosikan dan memperkenalkan potensi objek wisata yang ada di Desa Mekarjaya seperti Curug Walet, Curug Gemar, dan Situ Siluman. Kegiatan penyuluhan pertanian diselenggarakan dengan mengundang narasumber DPL dari Fakultas Pertanian untuk berdiskusi tentang sistem pertanian organik yang dihadiri oleh beberapa warga di Desa Mekarjaya. Dan terakhir, sosialisasi SADAJABAR kepada perangkat desa untuk pemutakhiran data desil supaya bantuan sosial lebih tepat sasaran.
Mahasiswa:
Muhammad Harun Albanna 110110233010 Hukum, Filzah Shabrina Nur Ilma 120310230054 Ekonomi dan Bisnis, Jonathan Edgar Rumahorbo 120310230089 Ekonomi dan Bisnis, Anna Qurrata A'Yun 140310240025 Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Zaskia Aprilianti 140410230023 Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Adhwannisa Taufik 170510240004 Ilmu Sosial dan Politik , Azkya Azimmah Rabiatul-Adawiyah 180110230059 Ilmu Budaya, Rahmi Roshida 180910230060 Ilmu Budaya, Athlon Riva Musyaffa 190110240079 Psikologi, Alya Azzahra 190110240086 Psikologi, Nayvashila Audyna 210310240074 Ilmu Komunikasi, Shafira Zahra Amelia 230204230017 Perikanan dan Ilmu Kelautan, Nayif Aqil Mutawalillah 24011023077 Teknologi Industri Pertanian , Fatimah Zahra 240110230092 Teknologi Industri Pertanian , Vierent Cia 280204240002 Sekolah Vokasi, Rio Ferdynan Lumban Raja 280204240029 Sekolah Vokasi, Putra Bakti Persada 280504240046 Sekolah Vokasi, Athallah Aufa Assalam 280904240103 Sekolah Vokasi, Tissya Nathalie Amelia Putri 280904240112 Sekolah Vokasi
Penguatan Literasi, Pengelolaan Sampah, dan Pemberdayaan Potensi Ekonomi Masyarakat di Desa Mekarjaya, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur
- 03
- Mekarjaya, Campaka, Cianjur, Jawa Barat
- Yudithia Maxiselly S.P., MP., Ph.D.
- Juli · 2025/2026 Ganjil
- 20 mahasiswa
4) Quality Education
8) Decent Work and Economic Growth
11) Sustainable Cities and Communities
12) Responsible Consumption and Production
Baca deskripsi
Kegiatan dari kelompok 3 KKN Universitas Padjadjaran tahun 2026 periode Juli - Agustus ini berfokus dalam tiga topik utama yaitu 1) Penguatan literasi, 2) Pengelolaan Sampah, 3) Pemberdayaan Potensi Ekonomi.
Untuk penguatan literasi diadakan kegiatan yang dimaksudkan untuk menumbuhkan minat terhadap bacaan atau literasi secara umum, adanya revitalisasi atau penghidupan kembali TBM, dan penambahan TBM di Desa Mekarjaya dengan nama Pondok Literasi Campaka 1 dan Pondok Literasi Campaka 2. Selain itu ada pula kegiatan lain yang berkaitan dengan literasi, seperti membaca nyaring, mengulas isi buku, membuat cerpen, dan membuat project berbasis buku bacaan yang diselenggaran di sekolah-sekolah sekitar Desa Mekarjaya. Kegiatan literasi ditutup dengan adanya apresiasi berupa pemberian sertifikat dan hadiah untuk perlombaan membuat cerpen di topik literasi.
Dalam topik pengelolaan sampah, kegiatan diarahkan untuk bisa mengelola sampah organik dan anorganik dengan lebih baik supaya memiliki manfaat atau bahkan nilai jual kembali, untuk sampah organik seperti sisaan dapur, sisa tumbuhan, diadaan kegiatan untuk mengajak masyarakat memanfaatkan kembali dengan menjadikan sampah organik menjadi kompos dengan pemberian contoh pengomposan menggunakan lubang biopori. Sampah anorganik dijadikan kerajinan, berupa ecobrick yang disusun menjadi rak sepatu, sampah-sampah plastik kering dipilah. Kemudian ada juga pembuatan sampah dari bambu untuk menginspirasi dan menanam pola pikir membuang sampah pada tempatnya.
Kemudian, dalam topik pemberdayaan ekonomi, kegiatan atau aktvitas difokuskan pada optimalisasi potensi ekonomi ataupun potensi warga yang ada di Desa Mekarjaya. Kurang lebih ada tiga kegiatan, yaitu a) Promosi potensi objek wisata, b) Penyuluhan pertanian, c) Sosialiasi SADAJABAR. Promosi potensi objek wisata dilakukan dengan membuat konten di media sosial untuk mempromosikan dan memperkenalkan potensi objek wisata yang ada di Desa Mekarjaya seperti Curug Walet, Curug Gemar, dan Situ Siluman. Kegiatan penyuluhan pertanian diselenggarakan dengan mengundang narasumber DPL dari Fakultas Pertanian untuk berdiskusi tentang sistem pertanian organik yang dihadiri oleh beberapa warga di Desa Mekarjaya. Dan terakhir, sosialisasi SADAJABAR kepada perangkat desa untuk pemutakhiran data desil supaya bantuan sosial lebih tepat sasaran.
Mahasiswa:
Muhammad Harun Albanna 110110233010 Hukum, Filzah Shabrina Nur Ilma 120310230054 Ekonomi dan Bisnis, Jonathan Edgar Rumahorbo 120310230089 Ekonomi dan Bisnis, Anna Qurrata A'Yun 140310240025 Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Zaskia Aprilianti 140410230023 Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Adhwannisa Taufik 170510240004 Ilmu Sosial dan Politik , Azkya Azimmah Rabiatul-Adawiyah 180110230059 Ilmu Budaya, Rahmi Roshida 180910230060 Ilmu Budaya, Athlon Riva Musyaffa 190110240079 Psikologi, Alya Azzahra 190110240086 Psikologi, Nayvashila Audyna 210310240074 Ilmu Komunikasi, Shafira Zahra Amelia 230204230017 Perikanan dan Ilmu Kelautan, Nayif Aqil Mutawalillah 24011023077 Teknologi Industri Pertanian , Fatimah Zahra 240110230092 Teknologi Industri Pertanian , Vierent Cia 280204240002 Sekolah Vokasi, Rio Ferdynan Lumban Raja 280204240029 Sekolah Vokasi, Putra Bakti Persada 280504240046 Sekolah Vokasi, Athallah Aufa Assalam 280904240103 Sekolah Vokasi , Tissya Nathalie Amelia Putri 280904240112 Sekolah Vokasi ,
Perkuat Akses Informasi Layanan Sosial, Stiker Narahubung Puskesos Dipasang di Desa Pusakasari
- KKN 14 Pusakasari
- Pusakasari, Leles, Coanjur, Jawa Barat
- Prof. Dr. Ir. H. Iman Hernaman, M.Si., IPU
- Agustus · 2024/2025 Ganjil
- 6 mahasiswa
1) No Poverty
3) Good Health and Well-being
Baca deskripsi
Cianjur, Agustus 2026 – Akses terhadap informasi pelayanan publik merupakan hak mendasar masyarakat yang menentukan efektivitas berbagai program kesejahteraan sosial di tingkat desa. Ketidakpastian alur birokrasi dan jauhnya jarak untuk menjangkau layanan sosial sering kali menjadi hambatan utama bagi warga desa dalam memperoleh hak-hak pelayanan sosial yang tersedia. Oleh karena itu, menghadirkan media informasi yang transparan, komunikatif, serta mudah diakses hingga ke tingkat rumah tangga menjadi langkah untuk memangkas jarak komunikasi antara lembaga pelayanan sosial dengan masyarakat.
Sebagai upaya nyata untuk menjawab tantangan dan hambatan tersebut, tim mahasiswa menginisiasi program edukasi publik berbasis media komunikasi informasi visual berupa penempelan stiker berisi muatan untuk mengakses pelayanan sosial serta narahubung Puskesos di Desa Pusakasari, Program ini dirancang untuk memudahkan warga dalam memahami alur pengajuan bantuan serta memberikan akses langsung ke narahubung resmi yang bertugas.
Informasi mengenai alur layanan sosial dan narahubung Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) diperkuat melalui pemasangan stiker informasi di sejumlah rumah warga Desa Pusakasari. Media tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperluas jangkauan informasi mengenai layanan sosial dan pihak yang dapat dihubungi masyarakat ketika membutuhkan layanan di Desa Pusakasari.
Kegiatan pemasangan stiker dilaksanakan di Dusun Rahayu, Dusun Leles, dan Dusun Sukarama, Desa Pusakasari. Penyediaan media informasi tersebut dilakukan setelah melalui proses identifikasi kebutuhan dan koordinasi dengan pihak desa untuk memastikan informasi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan survei di tiga dusun melalui komunikasi dengan kepala dusun. Survei dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kebutuhan masyarakat serta hal-hal yang berkaitan dengan layanan sosial yang belum banyak diketahui atau masih membutuhkan penyampaian informasi lebih lanjut.
Informasi dari hasil survei kemudian dilengkapi melalui wawancara dengan Kasi dan Operator Kesra di Kantor Desa Pusakasari. Wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai layanan sosial yang tersedia serta kebutuhan informasi yang perlu disampaikan kepada masyarakat.
Tahap selanjutnya dilakukan melalui koordinasi dengan Operator Kesra. Koordinasi tersebut mencakup pembahasan informasi yang akan dicantumkan dalam media, termasuk alur layanan sosial dan narahubung Puskesos yang dapat dihubungi masyarakat.
Setelah informasi dikumpulkan dan dikoordinasikan, desain stiker disusun dan dipersiapkan untuk dicetak. Stiker yang telah selesai dicetak kemudian dipasang pada rumah warga di Dusun Rahayu, Dusun Leles, dan Dusun Sukarama.
Pemasangan stiker menjadi salah satu upaya untuk membuat informasi mengenai layanan sosial lebih mudah ditemui oleh masyarakat di lingkungan tempat tinggal. Informasi yang tercantum di dalamnya mencakup alur layanan serta narahubung Puskesos yang dapat menjadi rujukan bagi masyarakat ketika membutuhkan layanan sosial.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program kerja di Desa Pusakasari yang mencakup identifikasi kebutuhan informasi, koordinasi dengan pihak desa, penyusunan media informasi, hingga pemasangan stiker di wilayah sasaran. Melalui media tersebut, penyampaian informasi mengenai layanan sosial dan narahubung Puskesos dapat terus diperkuat di tengah masyarakat.
Mahasiswa:
Hasna Sakhiya Hartono, Putri Fareena Anandavardhini Puspitasari, Faiz Alfath El Syarif, Hanifah Nurul Azizah, Davina Aulia Askar, Gyandra Rahman
Perkuat Akses Informasi Layanan Sosial, Stiker Narahubung Puskesos Dipasang di Desa Pusakasari
- KKN 14 Pusakasari
- Pusakasari, Leles, Coanjur, Jawa Barat
- Prof. Dr. Ir. H. Iman Hernaman, M.Si., IPU
- Agustus · 2024/2025 Ganjil
- 6 mahasiswa
1) No Poverty
3) Good Health and Well-being
Baca deskripsi
Cianjur, Agustus 2026 – Akses terhadap informasi pelayanan publik merupakan hak mendasar masyarakat yang menentukan efektivitas berbagai program kesejahteraan sosial di tingkat desa. Ketidakpastian alur birokrasi dan jauhnya jarak untuk menjangkau layanan sosial sering kali menjadi hambatan utama bagi warga desa dalam memperoleh hak-hak pelayanan sosial yang tersedia. Oleh karena itu, menghadirkan media informasi yang transparan, komunikatif, serta mudah diakses hingga ke tingkat rumah tangga menjadi langkah untuk memangkas jarak komunikasi antara lembaga pelayanan sosial dengan masyarakat.
Sebagai upaya nyata untuk menjawab tantangan dan hambatan tersebut, tim mahasiswa menginisiasi program edukasi publik berbasis media komunikasi informasi visual berupa penempelan stiker berisi muatan untuk mengakses pelayanan sosial serta narahubung Puskesos di Desa Pusakasari, Program ini dirancang untuk memudahkan warga dalam memahami alur pengajuan bantuan serta memberikan akses langsung ke narahubung resmi yang bertugas.
Informasi mengenai alur layanan sosial dan narahubung Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) diperkuat melalui pemasangan stiker informasi di sejumlah rumah warga Desa Pusakasari. Media tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperluas jangkauan informasi mengenai layanan sosial dan pihak yang dapat dihubungi masyarakat ketika membutuhkan layanan di Desa Pusakasari.
Kegiatan pemasangan stiker dilaksanakan di Dusun Rahayu, Dusun Leles, dan Dusun Sukarama, Desa Pusakasari. Penyediaan media informasi tersebut dilakukan setelah melalui proses identifikasi kebutuhan dan koordinasi dengan pihak desa untuk memastikan informasi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan survei di tiga dusun melalui komunikasi dengan kepala dusun. Survei dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kebutuhan masyarakat serta hal-hal yang berkaitan dengan layanan sosial yang belum banyak diketahui atau masih membutuhkan penyampaian informasi lebih lanjut.
Informasi dari hasil survei kemudian dilengkapi melalui wawancara dengan Kasi dan Operator Kesra di Kantor Desa Pusakasari. Wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai layanan sosial yang tersedia serta kebutuhan informasi yang perlu disampaikan kepada masyarakat.
Tahap selanjutnya dilakukan melalui koordinasi dengan Operator Kesra. Koordinasi tersebut mencakup pembahasan informasi yang akan dicantumkan dalam media, termasuk alur layanan sosial dan narahubung Puskesos yang dapat dihubungi masyarakat.
Setelah informasi dikumpulkan dan dikoordinasikan, desain stiker disusun dan dipersiapkan untuk dicetak. Stiker yang telah selesai dicetak kemudian dipasang pada rumah warga di Dusun Rahayu, Dusun Leles, dan Dusun Sukarama.
Pemasangan stiker menjadi salah satu upaya untuk membuat informasi mengenai layanan sosial lebih mudah ditemui oleh masyarakat di lingkungan tempat tinggal. Informasi yang tercantum di dalamnya mencakup alur layanan serta narahubung Puskesos yang dapat menjadi rujukan bagi masyarakat ketika membutuhkan layanan sosial.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program kerja di Desa Pusakasari yang mencakup identifikasi kebutuhan informasi, koordinasi dengan pihak desa, penyusunan media informasi, hingga pemasangan stiker di wilayah sasaran. Melalui media tersebut, penyampaian informasi mengenai layanan sosial dan narahubung Puskesos dapat terus diperkuat di tengah masyarakat.
Mahasiswa:
Hasna Sakhiya Hartono, Putri Fareena Anandavardhini Puspitasari, Faiz Alfath El Syarif, Hanifah Nurul Azizah, Davina Aulia Askar, Gyandra Rahman
Edukasi Pengelolaan Sampah di SMPN 1 Leles
- KKN 14 Pusakasari
- Pusakasari, Leles, Cianjur, Jawa Barat
- Prof. Dr. Ir. H. Iman Hernaman, M.Si., IPU
- Agustus · 2025/2026 Ganjil
- 6 mahasiswa
3) Good Health and Well-being
11) Sustainable Cities and Communities
12) Responsible Consumption and Production
15) Life on Land
Baca deskripsi
Cianjur, 4 Agustus 2026 – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 14 Universitas Padjadjaran melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di SMP Negeri 1 Leles, Desa Pusakasari, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai pentingnya pemilahan serta pengelolaan sampah secara tepat.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya mahasiswa dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya pemilahan serta pengelolaan sampah secara tepat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan diikuti oleh siswa kelas VII yang terdiri dari siswa kelas 7A hingga 7F. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara berkelompok dengan mahasiswa KKN yang bertugas dalam mendampingi masing-masing kelas. Melalui metode penyampaian materi dan praktiknya secara langsung, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan sampah, tetapi juga diberikan kesempatan untuk menerapkan pemilahan sampah secara langsung.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengenalan tujuan sosialisasi kepada siswa. Selanjutnya, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai perbedaan sampah organik dan anorganik, cara pengelolaan sampah organik menggunakan LOSEDA sebagai salah satu alternatif pengelolaan, serta penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam kehidupan sehari-hari. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan melibatkan siswa melalui pertanyaan dan diskusi sederhana.
Pemahaman siswa kemudian diperkuat melalui praktik pemilahan sampah. Mahasiswa membagikan berbagai contoh sampah kepada siswa yang kemudian dengan cara bergantian maju ke depan untuk mengelompokkan sampah tersebut ke dalam kategori organik dan anorganik. Setelah seluruh siswa selesai melakukan pemilahan, mahasiswa melakukan validasi terhadap hasil pengelompokan dan membahas alasan mengapa sampah tersebut masuk ke kategorinya. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran langsung agar siswa dapat memahami penerapan pemilahan sampah dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk menjaga antusiasme siswa, kegiatan juga dilengkapi dengan ice breaking serta kuis berdasarkan materi yang telah disampaikan. Siswa diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan dan menunjukkan pemahaman mereka mengenai materi pemilahan dan pengelolaan sampah. Sebagai bentuk apresiasi, tiga siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah yang telah disiapkan oleh mahasiswa KKN.
Melalui kegiatan ini, Kelompok KKN 14 Universitas Padjadjaran berharap siswa SMPN 1 Leles dapat memahami pentingnya memilah sampah berdasarkan kategorinya serta mulai menerapkan kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran siswa untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan menerapkan pengelolaan sampah dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa:
Lathifah Zahrah, Alif Aulia Rahman, Dheanata Annoraputri, Said Bimantoro, Asra Zamzamy, Adinda Nabila Putri
Peningkatan Pemahaman Masyarakat melalui Sosialisasi Pengelolaan dan Pemilahan Sampah di Desa Pusakasari
- KKN 14 Pusakasari
- Pusakasari, Leles, Cianjur, Jawa Barat
- Prof. Dr. Ir. H. Iman Hernaman, M.Si., IPU
- Agustus · 2025/2026 Ganjil
- 6 mahasiswa
3) Good Health and Well-being
11) Sustainable Cities and Communities
12) Responsible Consumption and Production
Baca deskripsi
Cianjur, 1 Agustus 2026 – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 14 Universitas Padjadjaran melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengelolaan dan Pemilahan Sampah di Aula Kantor Desa Pusakasari, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemilahan serta pengelolaan sampah rumah tangga secara tepat.
Kegiatan ini diikuti oleh 28 warga Desa Pusakasari. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi dan diskusi secara interaktif. Materi yang diberikan meliputi pengenalan jenis sampah, perbedaan sampah organik dan anorganik, pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta pengelolaan sampah organik menggunakan LOSEDA sebagai salah satu alternatif yang dapat diterapkan oleh masyarakat.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari kepala desa serta koordinator desa KKN 14. Selanjutnya, penyampaian materi mengenai permasalahan pengelolaan sampah dan pentingnya melakukan pemilahan sejak dari sumbernya. Masyarakat juga diberikan penjelasan mengenai jenis-jenis sampah yang dihasilkan dalam kehidupan sehari-hari serta cara penanganannya agar tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan.
Penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai LOSEDA sebagai salah satu alternatif pengelolaan sampah organik. Masyarakat diperkenalkan dengan fungsi dan cara pemanfaatan LOSEDA untuk mengolah sampah organik rumah tangga. Penjelasan tersebut disesuaikan dengan kondisi pengelolaan sampah di Desa Pusakasari sehingga masyarakat dapat memahami penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan serta pengalaman mengenai kebiasaan pengelolaan sampah di lingkungan tempat tinggal. Diskusi tersebut menjadi sarana untuk menghubungkan materi yang disampaikan dengan kondisi pengelolaan sampah yang dihadapi masyarakat.
Melalui kegiatan ini Kelompok KKN 14 Universitas Padjadjaran berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Pusakasari mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mulai menerapkan pemilahan sampah sejak dari rumah serta menggunakan alternatif pengelolaan sampah yang lebih sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar.
Mahasiswa:
Lathifah Zahrah , Alif Aulia Rahman , Dheanata Annoraputri , Said Bimantoro , Asra Zamzamy , Adinda Nabila Putri
Peningkatan Pemahaman Masyarakat melalui Sosialisasi Pengelolaan dan Pemilahan Sampah di Desa Pusakasari
- KKN 14 Pusakasari
- Pusakasari, Leles, Cianjur, Jawa Barat
- Prof. Dr. Ir. H. Iman Hernaman, M.Si., IPU
- Agustus · 2025/2026 Ganjil
- 6 mahasiswa
3) Good Health and Well-being
11) Sustainable Cities and Communities
12) Responsible Consumption and Production
Baca deskripsi
Cianjur, 1 Agustus 2026 – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 14 Universitas Padjadjaran melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengelolaan dan Pemilahan Sampah di Aula Kantor Desa Pusakasari, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemilahan serta pengelolaan sampah rumah tangga secara tepat.
Kegiatan ini diikuti oleh 28 warga Desa Pusakasari. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi dan diskusi secara interaktif. Materi yang diberikan meliputi pengenalan jenis sampah, perbedaan sampah organik dan anorganik, pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta pengelolaan sampah organik menggunakan LOSEDA sebagai salah satu alternatif yang dapat diterapkan oleh masyarakat.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari kepala desa serta koordinator desa KKN 14. Selanjutnya, penyampaian materi mengenai permasalahan pengelolaan sampah dan pentingnya melakukan pemilahan sejak dari sumbernya. Masyarakat juga diberikan penjelasan mengenai jenis-jenis sampah yang dihasilkan dalam kehidupan sehari-hari serta cara penanganannya agar tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan.
Penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai LOSEDA sebagai salah satu alternatif pengelolaan sampah organik. Masyarakat diperkenalkan dengan fungsi dan cara pemanfaatan LOSEDA untuk mengolah sampah organik rumah tangga. Penjelasan tersebut disesuaikan dengan kondisi pengelolaan sampah di Desa Pusakasari sehingga masyarakat dapat memahami penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan serta pengalaman mengenai kebiasaan pengelolaan sampah di lingkungan tempat tinggal. Diskusi tersebut menjadi sarana untuk menghubungkan materi yang disampaikan dengan kondisi pengelolaan sampah yang dihadapi masyarakat.
Melalui kegiatan ini Kelompok KKN 14 Universitas Padjadjaran berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Pusakasari mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mulai menerapkan pemilahan sampah sejak dari rumah serta menggunakan alternatif pengelolaan sampah yang lebih sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar.
Mahasiswa:
Lathifah Zahrah , Alif Aulia Rahman , Dheanata Annoraputri , Said Bimantoro , Asra Zamzamy , Adinda Nabila Putri
