Galeri Aksi Sosial Unpad
Menampilkan 447 kegiatan
Membangun Desa Parakanlima melalui Literasi, Pemberdayaan Ekonomi, dan Kepedulian Lingkungan
- Kelompok 41 Parakanlima
- Parakanlima, Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat
- Dr. Deviana Yuanitasari, S.H., M.H
- Juli · 2025/2026 Genap
- 1 mahasiswa
1) No Poverty
4) Quality Education
8) Decent Work and Economic Growth
11) Sustainable Cities and Communities
12) Responsible Consumption and Production
17) Partnerships for the Goals
Baca deskripsi
Kegiatan Aksi Sosial KKN merupakan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui tiga fokus utama, yaitu literasi, penguatan literasi keuangan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran masyarakat melalui kegiatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan anak-anak, masyarakat dewasa, perangkat desa, serta berbagai pihak terkait.
Pada bidang literasi, kegiatan dilaksanakan melalui Taman Baca Masyarakat (TBM) dengan kegiatan belajar membaca bagi anak-anak di aula kantor desa, pengelolaan dan penataan perpustakaan desa, serta sosialisasi program literasi kepada siswa di SDN Parakalima dan SDN Leuwi Liang. Selain itu, dilaksanakan kegiatan apresiasi literasi tingkat desa serta lomba mewarnai sebagai bentuk kegiatan edukatif dan rekreatif untuk meningkatkan minat baca, kreativitas, dan semangat belajar anak-anak.
Pada bidang kemiskinan dan literasi keuangan, kegiatan difokuskan pada pemberian edukasi mengenai pentingnya menabung sejak dini kepada anak-anak. Kegiatan juga dilakukan melalui kerja sama dengan Dinas Sosial Desa dalam memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan kepada masyarakat dewasa, khususnya penerima bantuan sosial (bansos), agar masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola, menggunakan, dan merencanakan keuangan sesuai dengan kebutuhan.
Sementara itu, pada bidang pengelolaan sampah, kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, manfaat pengelolaan sampah, serta pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, yaitu sampah organik, anorganik, dan B3. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai upaya mengurangi timbulan sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Sebagai bentuk aksi nyata, kegiatan dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan sampah di sepanjang jalan Dusun Mekarsari serta pemasangan banner imbauan untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Aksi Sosial KKN diharapkan dapat mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih literat , mampu mengelola keuangan secara bijak, serta memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan positif dan mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan desa yang cerdas, mandiri, dan peduli lingkungan.
Mahasiswa:
Muhammad Daffa Fauzan Kanaya Haitsu HAddini KhoirunnisaNaufal Shaka MusyafaKatarina Maya DaniswariDefiano MerliandyAqilla Shafa Gina MushafaSyarifaa Khairunisa Al-MubarakDeang Tio NicholeKelana Muhammad BahyMilda Salma DaratistaSyifa AlmairaNaura Aulya Rasya Aulia Az zahraSicilia AliviaIbnu Aqil FauziSteve Wilson HutagaolKayla Putri Rahmani
Membangun Desa Parakanlima melalui Literasi, Pemberdayaan Ekonomi, dan Kepedulian Lingkungan
- Kelompok 41 Parakanlima
- Parakanlima, Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat
- Dr. Deviana Yuanitasari, S.H., M.H
- Juli · 2025/2026 Genap
- 1 mahasiswa
1) No Poverty
4) Quality Education
8) Decent Work and Economic Growth
11) Sustainable Cities and Communities
12) Responsible Consumption and Production
17) Partnerships for the Goals
Baca deskripsi
Kegiatan Aksi Sosial KKN merupakan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui tiga fokus utama, yaitu literasi, penguatan literasi keuangan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran masyarakat melalui kegiatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan anak-anak, masyarakat dewasa, perangkat desa, serta berbagai pihak terkait.
Pada bidang literasi, kegiatan dilaksanakan melalui Taman Baca Masyarakat (TBM) dengan kegiatan belajar membaca bagi anak-anak di aula kantor desa, pengelolaan dan penataan perpustakaan desa, serta sosialisasi program literasi kepada siswa di SDN Parakalima dan SDN Leuwi Liang. Selain itu, dilaksanakan kegiatan apresiasi literasi tingkat desa serta lomba mewarnai sebagai bentuk kegiatan edukatif dan rekreatif untuk meningkatkan minat baca, kreativitas, dan semangat belajar anak-anak.
Pada bidang kemiskinan dan literasi keuangan, kegiatan difokuskan pada pemberian edukasi mengenai pentingnya menabung sejak dini kepada anak-anak. Kegiatan juga dilakukan melalui kerja sama dengan Dinas Sosial Desa dalam memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan kepada masyarakat dewasa, khususnya penerima bantuan sosial (bansos), agar masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola, menggunakan, dan merencanakan keuangan sesuai dengan kebutuhan.
Sementara itu, pada bidang pengelolaan sampah, kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, manfaat pengelolaan sampah, serta pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, yaitu sampah organik, anorganik, dan B3. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai upaya mengurangi timbulan sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Sebagai bentuk aksi nyata, kegiatan dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan sampah di sepanjang jalan Dusun Mekarsari serta pemasangan banner imbauan untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Aksi Sosial KKN diharapkan dapat mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih literat , mampu mengelola keuangan secara bijak, serta memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan positif dan mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan desa yang cerdas, mandiri, dan peduli lingkungan.
Mahasiswa:
Muhammad Daffa Fauzan Kanaya Haitsu HAddini KhoirunnisaNaufal Shaka MusyafaKatarina Maya DaniswariDefiano MerliandyAqilla Shafa Gina MushafaSyarifaa Khairunisa Al-MubarakDeang Tio NicholeKelana Muhammad BahyMilda Salma DaratistaSyifa AlmairaNaura Aulya Rasya Aulia Az zahraSicilia AliviaIbnu Aqil FauziSteve Wilson HutagaolKayla Putri Rahmani
Puncak Apresiasi Literasi: Menumbuhkan Kepercayaan Diri dan Budaya Gemar Membaca Anak di TBM Rumah Pustaka Nararya Desa Cintaraja
- KKN 64 Desa Cintaraja
- Cintaraja, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat
- Dr. Edwin Rizal, M.Si
- Agustus · 2025/2026 Genap
- 6 mahasiswa
4) Quality Education
11) Sustainable Cities and Communities
Baca deskripsi
Tasikmalaya – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Kelompok 64 Universitas Padjadjaran menggelar program "Project Berbasis Isi Buku: Dari Cerita Jadi Aksi" di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Pustaka Nararya, Desa Cintaraja, Kabupaten Tasikmalaya, pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 25 anak usia dini hingga sekolah dasar di lingkungan setempat.
Program ini diinisiasi dengan pendekatan literasi terapan (applied literacy), yaitu mendorong anak-anak agar tidak hanya berhenti pada tahap memahami teks bacaan secara teori, melainkan mampu mengonversikan petunjuk informatif di dalam buku menjadi kecakapan hidup (life skills) nyata.
Kegiatan dibuka dengan sesi permainan edukatif guna menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan, kemudian dilanjutkan dengan sesi membaca nyaring (read-aloud) buku berjudul Bagaimana Caranya? karya Afiffah Nada. Melalui alur cerita buku tersebut, anak-anak diajak membedah berbagai langkah dan informasi prosedural sederhana yang dekat dengan rutinitas sehari-hari.
Pada sesi proyek terapan, anak-anak diajak langsung mempraktikkan keterampilan melipat pakaian secara terstruktur berdasarkan instruksi tahapan yang diperoleh dari buku. Berbekal pakaian yang dibawa dari rumah masing-masing, peserta berlatih secara mandiri dan bergantian dengan bimbingan mahasiswa. Melalui alur Baca, Pahami, dan Praktikkan, anak-anak belajar melatih motorik halus, ketelitian, serta kemandirian personal sejak usia dini. Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan kuis ulasan, permainan interaktif, serta pemberian apresiasi kepada peserta yang aktif.
Perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 64 menyampaikan bahwa proyek berbasis isi buku ini menjadi medium penting dalam memperkuat literasi fungsional anak. Informasi yang tertulis di dalam buku terbukti dapat dipahami lebih mendalam ketika dialami dan dipraktikkan langsung dalam bentuk tindakan konkret.
Pengelola Rumah Pustaka Nararya dan para orang tua mengapresiasi kegiatan ini karena mampu memberikan stimulasi kemandirian bagi anak-anak melalui cara yang mendidik sekaligus menyenangkan. Melalui kolaborasi ini, TBM diharapkan terus menjadi ruang inkubasi keterampilan praktis berbasis literasi bagi generasi muda di Desa Cintaraja.
Mahasiswa:
Naomi Ursula Prastilia (210810230028), Hanif Putra Linardi (120310230037), Anisa Nurhasanah (140310240001), Sinta Nurhasanah (180910230062), Fanisah Fitri Fauziah (230204230067), Frizka Syakira Handoyo (280904240114)
Mengenal TBM dan Sains Sederhana Melalui Kunjungan Literasi Siswa MI Terpadu Cintaraja di TBM Rumah Pustaka Nararya
- KKN 64 Desa Cintaraja
- Cintaraja, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat
- Dr. Edwin Rizal, M.Si
- Juli · 2025/2026 Genap
- 6 mahasiswa
4) Quality Education
11) Sustainable Cities and Communities
Baca deskripsi
Tasikmalaya – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Kelompok 64 Universitas Padjadjaran menggelar program "Project Berbasis Isi Buku: Dari Cerita Jadi Aksi" di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Pustaka Nararya, Desa Cintaraja, Kabupaten Tasikmalaya, pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 25 anak usia dini hingga sekolah dasar di lingkungan setempat.
Program ini diinisiasi dengan pendekatan literasi terapan (applied literacy), yaitu mendorong anak-anak agar tidak hanya berhenti pada tahap memahami teks bacaan secara teori, melainkan mampu mengonversikan petunjuk informatif di dalam buku menjadi kecakapan hidup (life skills) nyata.
Kegiatan dibuka dengan sesi permainan edukatif guna menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan, kemudian dilanjutkan dengan sesi membaca nyaring (read-aloud) buku berjudul Bagaimana Caranya? karya Afiffah Nada. Melalui alur cerita buku tersebut, anak-anak diajak membedah berbagai langkah dan informasi prosedural sederhana yang dekat dengan rutinitas sehari-hari.
Pada sesi proyek terapan, anak-anak diajak langsung mempraktikkan keterampilan melipat pakaian secara terstruktur berdasarkan instruksi tahapan yang diperoleh dari buku. Berbekal pakaian yang dibawa dari rumah masing-masing, peserta berlatih secara mandiri dan bergantian dengan bimbingan mahasiswa. Melalui alur Baca, Pahami, dan Praktikkan, anak-anak belajar melatih motorik halus, ketelitian, serta kemandirian personal sejak usia dini. Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan kuis ulasan, permainan interaktif, serta pemberian apresiasi kepada peserta yang aktif.
Perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 64 menyampaikan bahwa proyek berbasis isi buku ini menjadi medium penting dalam memperkuat literasi fungsional anak. Informasi yang tertulis di dalam buku terbukti dapat dipahami lebih mendalam ketika dialami dan dipraktikkan langsung dalam bentuk tindakan konkret.
Pengelola Rumah Pustaka Nararya dan para orang tua mengapresiasi kegiatan ini karena mampu memberikan stimulasi kemandirian bagi anak-anak melalui cara yang mendidik sekaligus menyenangkan. Melalui kolaborasi ini, TBM diharapkan terus menjadi ruang inkubasi keterampilan praktis berbasis literasi bagi generasi muda di Desa Cintaraja.
Mahasiswa:
Naomi Ursula Prastilia (210810230028), Hanif Putra Linardi (120310230037), Anisa Nurhasanah (140310240001), Sinta Nurhasanah (180910230062), Fanisah Fitri Fauziah (230204230067), Frizka Syakira Handoyo (280904240114)
Penerapan Literasi Terapan Anak Melalui Proyek Berbasis Buku di TBM Rumah Pustaka Nararya Desa Cintaraja
- KKN 64 Desa Cintaraja
- Cintaraja, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat
- Dr. Edwin Rizal, M.Si
- Juli · 2025/2026 Genap
- 6 mahasiswa
4) Quality Education
11) Sustainable Cities and Communities
Baca deskripsi
Tasikmalaya – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Kelompok 64 Universitas Padjadjaran menggelar program "Project Berbasis Isi Buku: Dari Cerita Jadi Aksi" di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Pustaka Nararya, Desa Cintaraja, Kabupaten Tasikmalaya, pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 25 anak usia dini hingga sekolah dasar di lingkungan setempat.
Program ini diinisiasi dengan pendekatan literasi terapan (applied literacy), yaitu mendorong anak-anak agar tidak hanya berhenti pada tahap memahami teks bacaan secara teori, melainkan mampu mengonversikan petunjuk informatif di dalam buku menjadi kecakapan hidup (life skills) nyata.
Kegiatan dibuka dengan sesi permainan edukatif guna menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan, kemudian dilanjutkan dengan sesi membaca nyaring (read-aloud) buku berjudul Bagaimana Caranya? karya Afiffah Nada. Melalui alur cerita buku tersebut, anak-anak diajak membedah berbagai langkah dan informasi prosedural sederhana yang dekat dengan rutinitas sehari-hari.
Pada sesi proyek terapan, anak-anak diajak langsung mempraktikkan keterampilan melipat pakaian secara terstruktur berdasarkan instruksi tahapan yang diperoleh dari buku. Berbekal pakaian yang dibawa dari rumah masing-masing, peserta berlatih secara mandiri dan bergantian dengan bimbingan mahasiswa. Melalui alur Baca, Pahami, dan Praktikkan, anak-anak belajar melatih motorik halus, ketelitian, serta kemandirian personal sejak usia dini. Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan kuis ulasan, permainan interaktif, serta pemberian apresiasi kepada peserta yang aktif.
Perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 64 menyampaikan bahwa proyek berbasis isi buku ini menjadi medium penting dalam memperkuat literasi fungsional anak. Informasi yang tertulis di dalam buku terbukti dapat dipahami lebih mendalam ketika dialami dan dipraktikkan langsung dalam bentuk tindakan konkret.
Pengelola Rumah Pustaka Nararya dan para orang tua mengapresiasi kegiatan ini karena mampu memberikan stimulasi kemandirian bagi anak-anak melalui cara yang mendidik sekaligus menyenangkan. Melalui kolaborasi ini, TBM diharapkan terus menjadi ruang inkubasi keterampilan praktis berbasis literasi bagi generasi muda di Desa Cintaraja.
Mahasiswa:
Naomi Ursula Prastilia (210810230028), Hanif Putra Linardi (120310230037), Anisa Nurhasanah (140310240001), Sinta Nurhasanah (180910230062), Fanisah Fitri Fauziah (230204230067), Frizka Syakira Handoyo (280904240114)
Mengasah Pemahaman Membaca dan Keberanian Berekspresi Anak Melalui Kegiatan Cerdas Mengulas Buku di Rumah Pustaka Nararya
- KKN 64 Desa Cintaraja
- Cintaraja, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat
- Dr. Edwin Rizal, M.Si
- Juli · 2025/2026 Genap
- 6 mahasiswa
4) Quality Education
11) Sustainable Cities and Communities
Baca deskripsi
Tasikmalaya – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Kelompok 64 Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kegiatan "Cerdas Mengulas Buku" di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Pustaka Nararya, Desa Cintaraja, Kabupaten Tasikmalaya, pada Minggu (19/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 28 anak dari jenjang usia taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah dasar (SD).
Program ini bertujuan untuk melatih kemampuan literasi informasi anak sejak dini, khususnya dalam menyerap, memahami elemen struktur cerita, serta mengomunikasikan kembali gagasan dari buku bacaan secara runtut dan percaya diri.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi membaca nyaring (read-aloud) buku cerita berjudul Senzo dan Sang Matahari. Melalui sesi tanya jawab yang interaktif, anak-anak dibimbing untuk mengidentifikasi unsur-unsur pembangun cerita, mulai dari peran penulis dan ilustrator, penokohan, latar tempat dan waktu, hingga pesan moral yang terkandung di dalam teks.
Setelah sesi pembuka, peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk membaca buku pilihan secara mandiri dan menyusun ulasan cerita sederhana bersama rekan sekelompoknya. Anak-anak kemudian diajak mempresentasikan hasil ulasan bukunya di depan teman-teman sebaya. Sebagai bentuk penguatan positif atas keberanian dan keaktifan peserta, tim mahasiswa memberikan apresiasi berupa cinderamata kecil. Kegiatan pembelajaran literasi ini kemudian ditutup dengan aktivitas motorik kreatif berupa pembuatan karya origami bersama.
Perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 64 menyampaikan bahwa kegiatan mengulas buku secara berkelompok menjadi metode yang efektif untuk menumbuhkan nalar kritis, keterampilan kolaborasi, serta keberanian anak dalam mengemukakan pendapat di ruang publik.
Pengelola Rumah Pustaka Nararya beserta orang tua menyambut baik inisiatif edukatif ini. Melalui program ini, anak-anak di Desa Cintaraja diharapkan tidak hanya gemar membaca teks secara literal, tetapi juga terbiasa memahami konteks informasi secara mendalam dan berani mengekspresikan pemikirannya.
Mahasiswa:
Naomi Ursula Prastilia (210810230028), Hanif Putra Linardi (120310230037), Anisa Nurhasanah (140310240001), Sinta Nurhasanah (180910230062), Fanisah Fitri Fauziah (230204230067), Frizka Syakira Handoyo (280904240114)
Lebih dari Sekadar Dongeng: Mengasah Nalar Kritis dan Literasi Informasi Anak Melalui Transformasi Membaca Nyaring di TBM Rumah Pustaka Nararya Desa Cintaraja
- KKN 64 Desa Cintaraja
- Cintaraja, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat
- Dr. Edwin Rizal, M.Si
- Juli · 2025/2026 Genap
- 6 mahasiswa
4) Quality Education
11) Sustainable Cities and Communities
Baca deskripsi
Tasikmalaya – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Kelompok 64 Universitas Padjadjaran menggelar rangkaian program penguatan literasi informasi melalui metode membaca nyaring (Read-Aloud) di Rumah Pustaka Nararya, Desa Cintaraja, Kabupaten Tasikmalaya. Rangkaian program ini dilaksanakan dalam lima sesi pertemuan sepanjang 18 hingga 31 Juli 2026 dan berhasil menjangkau sebanyak 126 anak usia dini hingga sekolah dasar.
Program ini dirancang bukan sekadar untuk mengenalkan kegiatan membaca sebagai rutinitas pasif, melainkan mentransformasikan buku bacaan menjadi sarana penyerapan, pemrosesan, dan penerapan informasi nyata bagi anak-anak. Melalui pembacaan cerita yang ekspresif dan interaktif, anak-anak diajak membedah isi bacaan, melatih daya nalar kritis, serta mengaitkan pesan buku dengan kecakapan hidup.
Rangkaian kegiatan membaca nyaring mencakup lima tema dan judul buku yang berbeda pada setiap sesinya:
1. Sesi Pertama (18 Juli 2026): Pembacaan buku Maharaja Singa Sakit Gigi yang difokuskan pada literasi kesehatan dasar, di mana anak-anak diajak memahami pentingnya merawat kebersihan gigi dan mulut secara interaktif.
2. Sesi Kedua (19 Juli 2026): Pembacaan buku Senzo dan Sang Matahari yang dilanjutkan dengan aktivitas evaluasi informasi dan kegiatan cerdas mengulas buku (book review), melatih keberanian peserta dalam mengekspresikan opini secara terstruktur.
3. Sesi Ketiga (25 Juli 2026): Pembacaan buku Bagaimana Caranya? yang diintegrasikan langsung dengan praktik literasi prosedural berupa keterampilan melipat pakaian secara mandiri berdasarkan alur instruksi bacaan.
4. Sesi Keempat (26 Juli 2026): Pembacaan buku Cipi, Si Ikan Cupang yang diarahkan pada penulisan cerita kreatif dan pengisian worksheet tematik guna mengasah kemampuan menuangkan kembali informasi ke dalam bentuk narasi tertulis.
5. Sesi Kelima (31 Juli 2026): Pembacaan buku Ketika Benda Berputar yang ditutup dengan proyek sains sederhana berbasis buku bacaan melalui pembuatan karya kincir angin warna-warni bersama seluruh peserta.
Perwakilan KKNM Kelompok 64 Unpad menyampaikan bahwa integrasi metode read-aloud dengan aktivitas terapan ini merupakan langkah konkret untuk membangun literasi informasi sejak dini. Anak-anak dibimbing agar mampu memahami alur informasi, menyaring nilai-nilai edukatif, dan mengaktualisasikannya dalam karya serta perilaku harian di lingkungan masyarakat.
Pihak pengelola Rumah Pustaka Nararya serta masyarakat Desa Cintaraja menyambut antusias pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan literasi ini. Melalui kolaborasi ini, Rumah Pustaka Nararya diharapkan terus menjadi ruang belajar yang hidup, ramah anak, dan berkelanjutan dalam menumbuhkan budaya gemar membaca bagi generasi muda di Desa Cintaraja.
Mahasiswa:
Naomi Ursula Prastilia (210810230028), Hanif Putra Linardi (120310230037), Anisa Nurhasanah (140310240001), Sinta Nurhasanah (180910230062), Fanisah Fitri Fauziah (230204230067), Frizka Syakira Handoyo (280904240114)
Lebih dari Sekadar Dongeng: Mengasah Nalar Kritis dan Literasi Informasi Anak Melalui Transformasi Membaca Nyaring di TBM Rumah Pustaka Nararya Desa Cintaraja
- KKN 64 Desa Cintaraja
- Cintaraja, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat
- Dr. Edwin Rizal, M.Si
- Juli · 2025/2026 Genap
- 6 mahasiswa
4) Quality Education
11) Sustainable Cities and Communities
Baca deskripsi
Tasikmalaya – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Kelompok 64 Universitas Padjadjaran menggelar rangkaian program penguatan literasi informasi melalui metode membaca nyaring (Read-Aloud) di Rumah Pustaka Nararya, Desa Cintaraja, Kabupaten Tasikmalaya. Rangkaian program ini dilaksanakan dalam lima sesi pertemuan sepanjang 18 hingga 31 Juli 2026 dan berhasil menjangkau sebanyak 126 anak usia dini hingga sekolah dasar.
Program ini dirancang bukan sekadar untuk mengenalkan kegiatan membaca sebagai rutinitas pasif, melainkan mentransformasikan buku bacaan menjadi sarana penyerapan, pemrosesan, dan penerapan informasi nyata bagi anak-anak. Melalui pembacaan cerita yang ekspresif dan interaktif, anak-anak diajak membedah isi bacaan, melatih daya nalar kritis, serta mengaitkan pesan buku dengan kecakapan hidup.
Rangkaian kegiatan membaca nyaring mencakup lima tema dan judul buku yang berbeda pada setiap sesinya:
1. Sesi Pertama (18 Juli 2026): Pembacaan buku Maharaja Singa Sakit Gigi yang difokuskan pada literasi kesehatan dasar, di mana anak-anak diajak memahami pentingnya merawat kebersihan gigi dan mulut secara interaktif.
2. Sesi Kedua (19 Juli 2026): Pembacaan buku Senzo dan Sang Matahari yang dilanjutkan dengan aktivitas evaluasi informasi dan kegiatan cerdas mengulas buku (book review), melatih keberanian peserta dalam mengekspresikan opini secara terstruktur.
3. Sesi Ketiga (25 Juli 2026): Pembacaan buku Bagaimana Caranya? yang diintegrasikan langsung dengan praktik literasi prosedural berupa keterampilan melipat pakaian secara mandiri berdasarkan alur instruksi bacaan.
4. Sesi Keempat (26 Juli 2026): Pembacaan buku Cipi, Si Ikan Cupang yang diarahkan pada penulisan cerita kreatif dan pengisian worksheet tematik guna mengasah kemampuan menuangkan kembali informasi ke dalam bentuk narasi tertulis.
5. Sesi Kelima (31 Juli 2026): Pembacaan buku Ketika Benda Berputar yang ditutup dengan proyek sains sederhana berbasis buku bacaan melalui pembuatan karya kincir angin warna-warni bersama seluruh peserta.
Perwakilan KKNM Kelompok 64 Unpad menyampaikan bahwa integrasi metode read-aloud dengan aktivitas terapan ini merupakan langkah konkret untuk membangun literasi informasi sejak dini. Anak-anak dibimbing agar mampu memahami alur informasi, menyaring nilai-nilai edukatif, dan mengaktualisasikannya dalam karya serta perilaku harian di lingkungan masyarakat.
Pihak pengelola Rumah Pustaka Nararya serta masyarakat Desa Cintaraja menyambut antusias pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan literasi ini. Melalui kolaborasi ini, Rumah Pustaka Nararya diharapkan terus menjadi ruang belajar yang hidup, ramah anak, dan berkelanjutan dalam menumbuhkan budaya gemar membaca bagi generasi muda di Desa Cintaraja.
Mahasiswa:
Naomi Ursula Prastilia (210810230028), Hanif Putra Linardi (120310230037), Anisa Nurhasanah (140310240001), Sinta Nurhasanah (180910230062), Fanisah Fitri Fauziah (230204230067), Frizka Syakira Handoyo (280904240114)
Lebih dari Sekadar Dongeng: Mengasah Nalar Kritis dan Literasi Informasi Anak Melalui Transformasi Membaca Nyaring di TBM Rumah Pustaka Nararya Desa Cintaraja
- KKN 64 Desa Cintaraja
- Cintaraja, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat
- Dr. Edwin Rizal, M.Si
- Juli · 2025/2026 Genap
- 6 mahasiswa
4) Quality Education
11) Sustainable Cities and Communities
Baca deskripsi
Tasikmalaya – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Kelompok 64 Universitas Padjadjaran menggelar rangkaian program penguatan literasi informasi melalui metode membaca nyaring (Read-Aloud) di Rumah Pustaka Nararya, Desa Cintaraja, Kabupaten Tasikmalaya. Rangkaian program ini dilaksanakan dalam lima sesi pertemuan sepanjang 18 hingga 31 Juli 2026 dan berhasil menjangkau sebanyak 126 anak usia dini hingga sekolah dasar.
Program ini dirancang bukan sekadar untuk mengenalkan kegiatan membaca sebagai rutinitas pasif, melainkan mentransformasikan buku bacaan menjadi sarana penyerapan, pemrosesan, dan penerapan informasi nyata bagi anak-anak. Melalui pembacaan cerita yang ekspresif dan interaktif, anak-anak diajak membedah isi bacaan, melatih daya nalar kritis, serta mengaitkan pesan buku dengan kecakapan hidup.
Rangkaian kegiatan membaca nyaring mencakup lima tema dan judul buku yang berbeda pada setiap sesinya:
1. Sesi Pertama (18 Juli 2026): Pembacaan buku Maharaja Singa Sakit Gigi yang difokuskan pada literasi kesehatan dasar, di mana anak-anak diajak memahami pentingnya merawat kebersihan gigi dan mulut secara interaktif.
2. Sesi Kedua (19 Juli 2026): Pembacaan buku Senzo dan Sang Matahari yang dilanjutkan dengan aktivitas evaluasi informasi dan kegiatan cerdas mengulas buku (book review), melatih keberanian peserta dalam mengekspresikan opini secara terstruktur.
3. Sesi Ketiga (25 Juli 2026): Pembacaan buku Bagaimana Caranya? yang diintegrasikan langsung dengan praktik literasi prosedural berupa keterampilan melipat pakaian secara mandiri berdasarkan alur instruksi bacaan.
4. Sesi Keempat (26 Juli 2026): Pembacaan buku Cipi, Si Ikan Cupang yang diarahkan pada penulisan cerita kreatif dan pengisian worksheet tematik guna mengasah kemampuan menuangkan kembali informasi ke dalam bentuk narasi tertulis.
5. Sesi Kelima (31 Juli 2026): Pembacaan buku Ketika Benda Berputar yang ditutup dengan proyek sains sederhana berbasis buku bacaan melalui pembuatan karya kincir angin warna-warni bersama seluruh peserta.
Perwakilan KKNM Kelompok 64 Unpad menyampaikan bahwa integrasi metode read-aloud dengan aktivitas terapan ini merupakan langkah konkret untuk membangun literasi informasi sejak dini. Anak-anak dibimbing agar mampu memahami alur informasi, menyaring nilai-nilai edukatif, dan mengaktualisasikannya dalam karya serta perilaku harian di lingkungan masyarakat.
Pihak pengelola Rumah Pustaka Nararya serta masyarakat Desa Cintaraja menyambut antusias pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan literasi ini. Melalui kolaborasi ini, Rumah Pustaka Nararya diharapkan terus menjadi ruang belajar yang hidup, ramah anak, dan berkelanjutan dalam menumbuhkan budaya gemar membaca bagi generasi muda di Desa Cintaraja.
Mahasiswa:
Naomi Ursula Prastilia (210810230028), Hanif Putra Linardi (120310230037), Anisa Nurhasanah (140310240001), Sinta Nurhasanah (180910230062), Fanisah Fitri Fauziah (230204230067), Frizka Syakira Handoyo (280904240114)
