Gallery aksi sosial

Galeri Aksi Sosial Unpad

Menampilkan 447 kegiatan

KKN Unpad

Peningkatan Pemahaman Masyarakat melalui Sosialisasi Pengelolaan dan Pemilahan Sampah di Desa Pusakasari

  • KKN 14 Pusakasari
  • Pusakasari, Leles, Cianjur, Jawa Barat
  • Prof. Dr. Ir. H. Iman Hernaman, M.Si., IPU
  • Agustus · 2025/2026 Ganjil
  • 6 mahasiswa
Ikon SDG 3 3) Good Health and Well-being Ikon SDG 11 11) Sustainable Cities and Communities Ikon SDG 12 12) Responsible Consumption and Production
Baca deskripsi

Cianjur, 1 Agustus 2026 – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 14 Universitas Padjadjaran melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengelolaan dan Pemilahan Sampah di Aula Kantor Desa Pusakasari, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemilahan serta pengelolaan sampah rumah tangga secara tepat.

Kegiatan ini diikuti oleh 28 warga Desa Pusakasari. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi dan diskusi secara interaktif. Materi yang diberikan meliputi pengenalan jenis sampah, perbedaan sampah organik dan anorganik, pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta pengelolaan sampah organik menggunakan LOSEDA sebagai salah satu alternatif yang dapat diterapkan oleh masyarakat.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari kepala desa serta koordinator desa KKN 14. Selanjutnya, penyampaian materi mengenai permasalahan pengelolaan sampah dan pentingnya melakukan pemilahan sejak dari sumbernya. Masyarakat juga diberikan penjelasan mengenai jenis-jenis sampah yang dihasilkan dalam kehidupan sehari-hari serta cara penanganannya agar tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan.

Penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai LOSEDA sebagai salah satu alternatif pengelolaan sampah organik. Masyarakat diperkenalkan dengan fungsi dan cara pemanfaatan LOSEDA untuk mengolah sampah organik rumah tangga. Penjelasan tersebut disesuaikan dengan kondisi pengelolaan sampah di Desa Pusakasari sehingga masyarakat dapat memahami penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan serta pengalaman mengenai kebiasaan pengelolaan sampah di lingkungan tempat tinggal. Diskusi tersebut menjadi sarana untuk menghubungkan materi yang disampaikan dengan kondisi pengelolaan sampah yang dihadapi masyarakat.

Melalui kegiatan ini Kelompok KKN 14 Universitas Padjadjaran berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Pusakasari mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mulai menerapkan pemilahan sampah sejak dari rumah serta menggunakan alternatif pengelolaan sampah yang lebih sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar.

Mahasiswa:

Lathifah Zahrah , Alif Aulia Rahman , Dheanata Annoraputri , Said Bimantoro , Asra Zamzamy , Adinda Nabila Putri 

KKN Unpad

Peningkatan Pemahaman Masyarakat melalui Sosialisasi Pengelolaan dan Pemilahan Sampah di Desa Pusakasari

  • KKN 14 Pusakasari
  • Pusakasari, Leles, Cianjur, Jawa Barat
  • Prof. Dr. Ir. H. Iman Hernaman, M.Si., IPU
  • Agustus · 2025/2026 Ganjil
  • 6 mahasiswa
Ikon SDG 3 3) Good Health and Well-being Ikon SDG 11 11) Sustainable Cities and Communities Ikon SDG 12 12) Responsible Consumption and Production Ikon SDG 15 15) Life on Land
Baca deskripsi

Cianjur, 1 Agustus 2026 – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 14 Universitas Padjadjaran melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengelolaan dan Pemilahan Sampah di Aula Kantor Desa Pusakasari, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemilahan serta pengelolaan sampah rumah tangga secara tepat.

Kegiatan ini diikuti oleh 28 warga Desa Pusakasari. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi dan diskusi secara interaktif. Materi yang diberikan meliputi pengenalan jenis sampah, perbedaan sampah organik dan anorganik, pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta pengelolaan sampah organik menggunakan LOSEDA sebagai salah satu alternatif yang dapat diterapkan oleh masyarakat.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari kepala desa serta koordinator desa KKN 14. Selanjutnya, penyampaian materi mengenai permasalahan pengelolaan sampah dan pentingnya melakukan pemilahan sejak dari sumbernya. Masyarakat juga diberikan penjelasan mengenai jenis-jenis sampah yang dihasilkan dalam kehidupan sehari-hari serta cara penanganannya agar tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan.

Penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai LOSEDA sebagai salah satu alternatif pengelolaan sampah organik. Masyarakat diperkenalkan dengan fungsi dan cara pemanfaatan LOSEDA untuk mengolah sampah organik rumah tangga. Penjelasan tersebut disesuaikan dengan kondisi pengelolaan sampah di Desa Pusakasari sehingga masyarakat dapat memahami penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan serta pengalaman mengenai kebiasaan pengelolaan sampah di lingkungan tempat tinggal. Diskusi tersebut menjadi sarana untuk menghubungkan materi yang disampaikan dengan kondisi pengelolaan sampah yang dihadapi masyarakat.

Melalui kegiatan ini Kelompok KKN 14 Universitas Padjadjaran berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Pusakasari mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mulai menerapkan pemilahan sampah sejak dari rumah serta menggunakan alternatif pengelolaan sampah yang lebih sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar.

Mahasiswa:

Lathifah Zahrah , Alif Aulia Rahman , Dheanata Annoraputri , Said Bimantoro , Asra Zamzamy , Adinda Nabila Putri 

KKN Unpad

Peningkatan Literasi Informasi Siswa Sekolah Dasar Melalui Pemanfaatan Bahan Bacaan Bermutu di Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur

  • KKN 05 Pamoyanan
  • Pamoyanan, Cianjur, Cianjur, Jawa Barat
  • Sefita Aryuti Nirmala, S.ST., M.Keb.
  • Juli · 2025/2026 Genap
  • 4 mahasiswa
Ikon SDG 4 4) Quality Education
Baca deskripsi

Sub Kelompok Literasi Informasi KKN 05 Pamoyanan melaksanakan serangkaian program kerja yang berfokus pada penguatan budaya literasi, peningkatan minat baca, serta pengembangan kemampuan siswa dalam memahami dan menyampaikan informasi. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan yang interaktif dan partisipatif agar siswa tidak hanya memperoleh pengalaman membaca, tetapi juga mampu mengolah informasi dari bahan bacaan menjadi gagasan dan karya kreatif. Program kerja yang dilaksanakan meliputi NYARING, Inventarisasi Pojok Baca, VISPER (Visit Perpustakaan), dan Apresiasi Literasi.

NYARING
NYARING merupakan kegiatan literasi yang dilaksanakan bersama siswa sekolah dasar melalui tiga aktivitas utama, yaitu membaca nyaring, mengulas buku, dan menulis cerita berbasis buku bacaan. Pada kegiatan ini, siswa diajak untuk membaca bahan bacaan secara bergantian dengan memperhatikan kelancaran dan pemahaman terhadap isi bacaan. Setelah membaca, siswa diarahkan untuk mengidentifikasi serta mengulas unsur-unsur penting dalam buku, seperti tokoh, alur, latar, dan pesan yang terkandung di dalam cerita. Selanjutnya, siswa menuangkan pemahaman dan gagasan yang diperoleh dari bacaan ke dalam bentuk tulisan cerita. Kegiatan NYARING bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca dan memahami isi bacaan sekaligus mendorong siswa untuk mengembangkan kreativitas, gagasan, dan kemampuan mengekspresikannya dalam bentuk tulisan.

Inventarisasi Pojok Baca
Inventarisasi Pojok Baca merupakan kegiatan penataan dan pendataan koleksi buku yang tersedia di Pojok Bacaan Kelurahan Pamoyanan. Kegiatan dilakukan dengan mengidentifikasi koleksi buku, mendata judul dan jenis buku, mengklasifikasikan bahan bacaan berdasarkan kategori, serta menata koleksi agar lebih terorganisasi. Inventarisasi ini dilakukan sebagai upaya untuk mengetahui kondisi dan ketersediaan koleksi yang dimiliki sekaligus mempermudah proses pencarian dan pemanfaatan buku oleh masyarakat. Dengan adanya koleksi yang lebih tertata dan terdokumentasi, Pojok Bacaan diharapkan dapat dikelola secara lebih optimal serta mendukung keberlanjutan kegiatan literasi di lingkungan Kelurahan Pamoyanan.

VISPER (Visit Perpustakaan)
VISPER (Visit Perpustakaan) merupakan kegiatan kunjungan edukatif yang dilaksanakan dengan mendampingi perwakilan siswa kelas V sekolah dasar untuk mengunjungi Perpustakaan Masjid Agung Cianjur. Dalam kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada lingkungan perpustakaan serta tata cara berkunjung dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan dengan baik. Siswa juga diberikan kesempatan untuk memilih dan membaca buku secara mandiri sesuai dengan minatnya. Setelah membaca, siswa diarahkan untuk menceritakan kembali isi bacaan yang telah dipilih di hadapan peserta lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber informasi dan pengetahuan, sekaligus meningkatkan minat baca, kemampuan memahami bacaan, serta keberanian siswa dalam menyampaikan informasi secara lisan.

Apresiasi Literasi
Apresiasi Literasi merupakan kegiatan yang dikemas dalam bentuk perlombaan sebagai bentuk penghargaan terhadap proses dan hasil kegiatan literasi siswa. Dalam kegiatan ini, siswa diminta mengembangkan pemahaman terhadap buku yang telah dibaca menjadi sebuah karya kreatif berupa karakter yang terinspirasi dari isi bacaan. Setelah menyelesaikan karya, siswa mempresentasikan karakter tersebut serta menjelaskan keterkaitannya dengan buku yang telah dibaca. Kegiatan ini memberikan ruang bagi siswa untuk mengolah informasi dari bahan bacaan secara kreatif dan mengubahnya menjadi bentuk karya yang dapat dipresentasikan. Melalui Apresiasi Literasi, siswa didorong untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan memahami dan menginterpretasikan bacaan, serta keterampilan komunikasi dan keberanian dalam menyampaikan hasil karyanya.

Mahasiswa:

Aghnia Afuza Azca_Fisika_140310240023Naila Rizki Sulistyo Putri_Psikologi_190110240137M Iqbaal A Ass-Shiddiqie_Psikologi_190110240172Mahesa Anugerah Illahi_Perpustakaan dan Sains Informasi_210810230064Gina Damayantie_Hubungan Masyarakat_210310240016Muhammad Ridho Abdillah_Manajemen Produksi Media_280904240077,  ,  ,  

KKN Unpad

Penguatan Literasi dan Kemandirian Ekonomi Keluarga Melalui Sosialisasi Kepada Masyarakat Desa Cukangjayaguna

  • KKN 67 Desa Cukangjayaguna
  • Cukangjayaguna, Sodonghilir, Tasikmalaya, Jawa Barat
  • Febriyanti Bifakhlina., S.IIP., M.P.
  • Juli · 2025/2026 Genap
  • 6 mahasiswa
Ikon SDG 1 1) No Poverty Ikon SDG 4 4) Quality Education Ikon SDG 8 8) Decent Work and Economic Growth
Baca deskripsi

Desa Cukangjayaguna, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, merupakan desa agraris dengan mata pencaharian utama penduduk di sektor pertanian yang bersifat musiman, sehingga pendapatan keluarga cenderung tidak stabil terutama pada masa jeda tanam-panen. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya kemampuan sebagian keluarga dalam mengelola keuangan rumah tangga. Sub Kelompok Kemiskinan KKN-T Universitas Padjadjaran 2026 melaksanakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui tiga kegiatan sosialisasi, yaitu "Menjembatani Potensi Agraris Menuju Kemandirian Ekonomi Keluarga" bagi bapak-bapak dan perangkat desa, "Yuk Menabung! Untuk Membeli Masa Depan yang Lebih Cerah" bagi siswa-siswi kelas 9 SMPN Satu Atap 2 Sodonghilir, serta "Arsitektur Keuangan Keluarga" bagi ibu-ibu PKK. Kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, kuis, dan latihan penerapan. Adapun feedback dari audiens mulai dari bapak - bapak menyebutkan “Materi yang disampaikan memberikan gambaran bahwa hasil pertanian dan perkebunan tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan tambahan, terutama pada masa jeda antara tanam dan panen." Lalu, feedback dari ibu-ibu yang menyebutkan "Materi tentang pengelolaan keuangan keluarga membantu kami memahami bagaimana menyusun anggaran, menentukan prioritas kebutuhan, dan mengalokasikan pendapatan untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang."
Adapun feedback dari siswa/siswi kelas 9 SMPN Satu Atap 2 yang menyebutkan "Setelah mengikuti kegiatan, kami menjadi lebih memahami pentingnya menabung sejak dini dan cara mengelola uang dengan lebih bijak untuk kebutuhan di masa depan.”
Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan kami belajar bahwa pemberdayaan ekonomi tidak hanya berkaitan dengan bagaimana masyarakat meningkatkan pendapatan tetapi juga bagaimana keluarga mampu mengelola pendapatan tersebut secara terencana. Antusiasme warga selama diskusi dan kemampuan peserta dalam mengikuti latihan menunjukkan bahwa materi yang kami sampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pada masing-masing kelompok sasaran, yang tercermin dari antusiasme diskusi, hasil kuis, serta latihan soal yang dikerjakan. Program ini diharapkan menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung penguatan literasi keuangan dan kemandirian ekonomi keluarga di Desa Cukangjayaguna secara berkelanjutan.

Mahasiswa:

Ryan Reynara Prasetya (120310230036), Rizq Rihaddatul Aisy Suanda (170304230004), Lareina Noviandhita Pribadi (210310240054), Shabina Sundus Addinari (170410230004), Zia Rizkya Kaila Nabila (240310230016), Shafa Nazhifah (190110240017)

KKN Unpad

Penguatan Literasi dan Kemandirian Ekonomi Keluarga Melalui Sosialisasi Kepada Masyarakat Desa Cukangjayaguna

  • KKN 67 Desa Cukangjayaguna
  • Cukangjayaguna, Sodonghilir, Tasikmalaya, Jawa Barat
  • Febriyanti Bifakhlina., S.IIP., M.P.
  • Juli · 2025/2026 Genap
  • 6 mahasiswa
Ikon SDG 1 1) No Poverty Ikon SDG 4 4) Quality Education Ikon SDG 8 8) Decent Work and Economic Growth
Baca deskripsi

Desa Cukangjayaguna, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, merupakan desa agraris dengan mata pencaharian utama penduduk di sektor pertanian yang bersifat musiman, sehingga pendapatan keluarga cenderung tidak stabil terutama pada masa jeda tanam-panen. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya kemampuan sebagian keluarga dalam mengelola keuangan rumah tangga. Sub Kelompok Kemiskinan KKN-T Universitas Padjadjaran 2026 melaksanakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui tiga kegiatan sosialisasi, yaitu "Menjembatani Potensi Agraris Menuju Kemandirian Ekonomi Keluarga" bagi bapak-bapak dan perangkat desa, "Yuk Menabung! Untuk Membeli Masa Depan yang Lebih Cerah" bagi siswa-siswi kelas 9 SMPN Satu Atap 2 Sodonghilir, serta "Arsitektur Keuangan Keluarga" bagi ibu-ibu PKK. Kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, kuis, dan latihan penerapan. Adapun feedback dari audiens mulai dari bapak - bapak menyebutkan “Materi yang disampaikan memberikan gambaran bahwa hasil pertanian dan perkebunan tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan tambahan, terutama pada masa jeda antara tanam dan panen." Lalu, feedback dari ibu-ibu yang menyebutkan "Materi tentang pengelolaan keuangan keluarga membantu kami memahami bagaimana menyusun anggaran, menentukan prioritas kebutuhan, dan mengalokasikan pendapatan untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang."
Adapun feedback dari siswa/siswi kelas 9 SMPN Satu Atap 2 yang menyebutkan "Setelah mengikuti kegiatan, kami menjadi lebih memahami pentingnya menabung sejak dini dan cara mengelola uang dengan lebih bijak untuk kebutuhan di masa depan.”
Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan kami belajar bahwa pemberdayaan ekonomi tidak hanya berkaitan dengan bagaimana masyarakat meningkatkan pendapatan tetapi juga bagaimana keluarga mampu mengelola pendapatan tersebut secara terencana. Antusiasme warga selama diskusi dan kemampuan peserta dalam mengikuti latihan menunjukkan bahwa materi yang kami sampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pada masing-masing kelompok sasaran, yang tercermin dari antusiasme diskusi, hasil kuis, serta latihan soal yang dikerjakan. Program ini diharapkan menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung penguatan literasi keuangan dan kemandirian ekonomi keluarga di Desa Cukangjayaguna secara berkelanjutan.

Mahasiswa:

Ryan Reynara Prasetya (120310230036), Rizq Rihaddatul Aisy Suanda (170304230004), Lareina Noviandhita Pribadi (210310240054), Shabina Sundus Addinari (170410230004), Zia Rizkya Kaila Nabila (240310230016), Shafa Nazhifah (190110240017)

KKN Unpad

Penguatan Literasi dan Kemandirian Ekonomi Keluarga Melalui Sosialisasi Kepada Masyarakat Desa Cukangjayaguna

  • KKN 67 Desa Cukangjayaguna
  • Cukangjayaguna, Sodonghilir, Tasikmalaya, Jawa Barat
  • Febriyanti Bifakhlina., S.IIP., M.P.
  • Juli · 2025/2026 Genap
  • 6 mahasiswa
Ikon SDG 1 1) No Poverty Ikon SDG 4 4) Quality Education Ikon SDG 8 8) Decent Work and Economic Growth
Baca deskripsi

Desa Cukangjayaguna, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, merupakan desa agraris dengan mata pencaharian utama penduduk di sektor pertanian yang bersifat musiman, sehingga pendapatan keluarga cenderung tidak stabil terutama pada masa jeda tanam-panen. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya kemampuan sebagian keluarga dalam mengelola keuangan rumah tangga. Sub Kelompok Kemiskinan KKN-T Universitas Padjadjaran 2026 melaksanakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui tiga kegiatan sosialisasi, yaitu "Menjembatani Potensi Agraris Menuju Kemandirian Ekonomi Keluarga" bagi bapak-bapak dan perangkat desa, "Yuk Menabung! Untuk Membeli Masa Depan yang Lebih Cerah" bagi siswa-siswi kelas 9 SMPN Satu Atap 2 Sodonghilir, serta "Arsitektur Keuangan Keluarga" bagi ibu-ibu PKK. Kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, kuis, dan latihan penerapan. Adapun feedback dari audiens mulai dari bapak - bapak menyebutkan “Materi yang disampaikan memberikan gambaran bahwa hasil pertanian dan perkebunan tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan tambahan, terutama pada masa jeda antara tanam dan panen." Lalu, feedback dari ibu-ibu yang menyebutkan "Materi tentang pengelolaan keuangan keluarga membantu kami memahami bagaimana menyusun anggaran, menentukan prioritas kebutuhan, dan mengalokasikan pendapatan untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang."
Adapun feedback dari siswa/siswi kelas 9 SMPN Satu Atap 2 yang menyebutkan "Setelah mengikuti kegiatan, kami menjadi lebih memahami pentingnya menabung sejak dini dan cara mengelola uang dengan lebih bijak untuk kebutuhan di masa depan.”
Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan kami belajar bahwa pemberdayaan ekonomi tidak hanya berkaitan dengan bagaimana masyarakat meningkatkan pendapatan tetapi juga bagaimana keluarga mampu mengelola pendapatan tersebut secara terencana. Antusiasme warga selama diskusi dan kemampuan peserta dalam mengikuti latihan menunjukkan bahwa materi yang kami sampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pada masing-masing kelompok sasaran, yang tercermin dari antusiasme diskusi, hasil kuis, serta latihan soal yang dikerjakan. Program ini diharapkan menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung penguatan literasi keuangan dan kemandirian ekonomi keluarga di Desa Cukangjayaguna secara berkelanjutan.

Mahasiswa:

Ryan Reynara Prasetya (120310230036), Rizq Rihaddatul Aisy Suanda (170304230004), Lareina Noviandhita Pribadi (210310240054), Shabina Sundus Addinari (170410230004), Zia Rizkya Kaila Nabila (240310230016), Shafa Nazhifah (190110240017)

KKN Unpad

Penguatan Literasi dan Kemandirian Ekonomi Keluarga Melalui Sosialisasi Kepada Masyarakat Desa Cukangjayaguna

  • KKN 67 Desa Cukangjayaguna
  • Cukangjayaguna, Sodonghilir, Tasikmalaya, Jawa Barat
  • Febriyanti Bifakhlina., S.IIP., M.P.
  • Juli · 2025/2026 Genap
  • 6 mahasiswa
Ikon SDG 1 1) No Poverty Ikon SDG 4 4) Quality Education Ikon SDG 8 8) Decent Work and Economic Growth
Baca deskripsi

Desa Cukangjayaguna, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, merupakan desa agraris dengan mata pencaharian utama penduduk di sektor pertanian yang bersifat musiman, sehingga pendapatan keluarga cenderung tidak stabil terutama pada masa jeda tanam-panen. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya kemampuan sebagian keluarga dalam mengelola keuangan rumah tangga. Sub Kelompok Kemiskinan KKN-T Universitas Padjadjaran 2026 melaksanakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui tiga kegiatan sosialisasi, yaitu "Menjembatani Potensi Agraris Menuju Kemandirian Ekonomi Keluarga" bagi bapak-bapak dan perangkat desa, "Yuk Menabung! Untuk Membeli Masa Depan yang Lebih Cerah" bagi siswa-siswi kelas 9 SMPN Satu Atap 2 Sodonghilir, serta "Arsitektur Keuangan Keluarga" bagi ibu-ibu PKK. Kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, kuis, dan latihan penerapan. Adapun feedback dari audiens mulai dari bapak - bapak menyebutkan “Materi yang disampaikan memberikan gambaran bahwa hasil pertanian dan perkebunan tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan tambahan, terutama pada masa jeda antara tanam dan panen." Lalu, feedback dari ibu-ibu yang menyebutkan "Materi tentang pengelolaan keuangan keluarga membantu kami memahami bagaimana menyusun anggaran, menentukan prioritas kebutuhan, dan mengalokasikan pendapatan untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang."
Adapun feedback dari siswa/siswi kelas 9 SMPN Satu Atap 2 yang menyebutkan "Setelah mengikuti kegiatan, kami menjadi lebih memahami pentingnya menabung sejak dini dan cara mengelola uang dengan lebih bijak untuk kebutuhan di masa depan.”
Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan kami belajar bahwa pemberdayaan ekonomi tidak hanya berkaitan dengan bagaimana masyarakat meningkatkan pendapatan tetapi juga bagaimana keluarga mampu mengelola pendapatan tersebut secara terencana. Antusiasme warga selama diskusi dan kemampuan peserta dalam mengikuti latihan menunjukkan bahwa materi yang kami sampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pada masing-masing kelompok sasaran, yang tercermin dari antusiasme diskusi, hasil kuis, serta latihan soal yang dikerjakan. Program ini diharapkan menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung penguatan literasi keuangan dan kemandirian ekonomi keluarga di Desa Cukangjayaguna secara berkelanjutan.

Mahasiswa:

Ryan Reynara Prasetya (120310230036), Rizq Rihaddatul Aisy Suanda (170304230004), Lareina Noviandhita Pribadi (210310240054), Shabina Sundus Addinari (170410230004), Zia Rizkya Kaila Nabila (240310230016), Shafa Nazhifah (190110240017)

KKN Unpad

Membangun Desa Parakanlima melalui Literasi, Pemberdayaan Ekonomi, dan Kepedulian Lingkungan

  • Kelompok 41 Parakanlima
  • Parakanlima, Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat
  • Dr. Deviana Yuanitasari, S.H., M.H
  • Juli · 2025/2026 Genap
  • 1 mahasiswa
Ikon SDG 1 1) No Poverty Ikon SDG 4 4) Quality Education Ikon SDG 8 8) Decent Work and Economic Growth Ikon SDG 11 11) Sustainable Cities and Communities Ikon SDG 12 12) Responsible Consumption and Production Ikon SDG 17 17) Partnerships for the Goals
Baca deskripsi

Kegiatan Aksi Sosial KKN merupakan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui tiga fokus utama, yaitu literasi, penguatan literasi keuangan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran masyarakat melalui kegiatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan anak-anak, masyarakat dewasa, perangkat desa, serta berbagai pihak terkait.

Pada bidang literasi, kegiatan dilaksanakan melalui Taman Baca Masyarakat (TBM) dengan kegiatan belajar membaca bagi anak-anak di aula kantor desa, pengelolaan dan penataan perpustakaan desa, serta sosialisasi program literasi kepada siswa di SDN Parakalima dan SDN Leuwi Liang. Selain itu, dilaksanakan kegiatan apresiasi literasi tingkat desa serta lomba mewarnai sebagai bentuk kegiatan edukatif dan rekreatif untuk meningkatkan minat baca, kreativitas, dan semangat belajar anak-anak.

Pada bidang kemiskinan dan literasi keuangan, kegiatan difokuskan pada pemberian edukasi mengenai pentingnya menabung sejak dini kepada anak-anak. Kegiatan juga dilakukan melalui kerja sama dengan Dinas Sosial Desa dalam memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan kepada masyarakat dewasa, khususnya penerima bantuan sosial (bansos), agar masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola, menggunakan, dan merencanakan keuangan sesuai dengan kebutuhan.

Sementara itu, pada bidang pengelolaan sampah, kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, manfaat pengelolaan sampah, serta pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, yaitu sampah organik, anorganik, dan B3. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai upaya mengurangi timbulan sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Sebagai bentuk aksi nyata, kegiatan dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan sampah di sepanjang jalan Dusun Mekarsari serta pemasangan banner imbauan untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Aksi Sosial KKN diharapkan dapat mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih literat , mampu mengelola keuangan secara bijak, serta memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan positif dan mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan desa yang cerdas, mandiri, dan peduli lingkungan.

Mahasiswa:

Muhammad Daffa Fauzan Kanaya Haitsu HAddini KhoirunnisaNaufal Shaka MusyafaKatarina Maya DaniswariDefiano MerliandyAqilla Shafa Gina MushafaSyarifaa Khairunisa Al-MubarakDeang Tio NicholeKelana Muhammad BahyMilda Salma DaratistaSyifa AlmairaNaura Aulya Rasya Aulia Az zahraSicilia AliviaIbnu Aqil FauziSteve Wilson HutagaolKayla Putri Rahmani

KKN Unpad

Membangun Desa Parakanlima melalui Literasi, Pemberdayaan Ekonomi, dan Kepedulian Lingkungan

  • Kelompok 41 Parakanlima
  • Parakanlima, Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat
  • Dr. Deviana Yuanitasari, S.H., M.H
  • Juli · 2025/2026 Genap
  • 1 mahasiswa
Ikon SDG 1 1) No Poverty Ikon SDG 4 4) Quality Education Ikon SDG 8 8) Decent Work and Economic Growth Ikon SDG 11 11) Sustainable Cities and Communities Ikon SDG 12 12) Responsible Consumption and Production Ikon SDG 17 17) Partnerships for the Goals
Baca deskripsi

Kegiatan Aksi Sosial KKN merupakan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui tiga fokus utama, yaitu literasi, penguatan literasi keuangan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran masyarakat melalui kegiatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan anak-anak, masyarakat dewasa, perangkat desa, serta berbagai pihak terkait.

Pada bidang literasi, kegiatan dilaksanakan melalui Taman Baca Masyarakat (TBM) dengan kegiatan belajar membaca bagi anak-anak di aula kantor desa, pengelolaan dan penataan perpustakaan desa, serta sosialisasi program literasi kepada siswa di SDN Parakalima dan SDN Leuwi Liang. Selain itu, dilaksanakan kegiatan apresiasi literasi tingkat desa serta lomba mewarnai sebagai bentuk kegiatan edukatif dan rekreatif untuk meningkatkan minat baca, kreativitas, dan semangat belajar anak-anak.

Pada bidang kemiskinan dan literasi keuangan, kegiatan difokuskan pada pemberian edukasi mengenai pentingnya menabung sejak dini kepada anak-anak. Kegiatan juga dilakukan melalui kerja sama dengan Dinas Sosial Desa dalam memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan kepada masyarakat dewasa, khususnya penerima bantuan sosial (bansos), agar masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola, menggunakan, dan merencanakan keuangan sesuai dengan kebutuhan.

Sementara itu, pada bidang pengelolaan sampah, kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, manfaat pengelolaan sampah, serta pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, yaitu sampah organik, anorganik, dan B3. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai upaya mengurangi timbulan sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Sebagai bentuk aksi nyata, kegiatan dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan sampah di sepanjang jalan Dusun Mekarsari serta pemasangan banner imbauan untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Aksi Sosial KKN diharapkan dapat mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih literat , mampu mengelola keuangan secara bijak, serta memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan positif dan mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan desa yang cerdas, mandiri, dan peduli lingkungan.

Mahasiswa:

Muhammad Daffa Fauzan Kanaya Haitsu HAddini KhoirunnisaNaufal Shaka MusyafaKatarina Maya DaniswariDefiano MerliandyAqilla Shafa Gina MushafaSyarifaa Khairunisa Al-MubarakDeang Tio NicholeKelana Muhammad BahyMilda Salma DaratistaSyifa AlmairaNaura Aulya Rasya Aulia Az zahraSicilia AliviaIbnu Aqil FauziSteve Wilson HutagaolKayla Putri Rahmani