Galeri Aksi Sosial Unpad
Menampilkan 447 kegiatan
Dari Halaman Buku ke Topeng: 15 Anak SDN 2 Nanggalamekar Belajar Literasi Lewat Kreativitas
- Kelompok 12 Desa Nanggalamekar KKNM Universitas Padjadjaran
- Nanggalamekar, Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat
- Dr. Endah Wulandari, S.T.P., M.Si
- Juli · 2025/2026 Ganjil
- 78 mahasiswa
4) Quality Education
Baca deskripsi
Nanggalamekar - Pada hari Jumat, 24 Juli 2026, kelompok 12 KKNM Universitas Padjadjaran mengadakan perlombaan Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan di Kelas 5 SDN 2 Nanggalamekar. Kegiatan ini didatangi oleh beberapa Perangkat desa Nanggalamekar serta Relima Cianjur yang ikut serta meramaikan hari itu.
Sesuai dengan namanya, perlombaan Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan meminta para murid untuk membuat suatu karya dari isi buku bacaan yang difasilitasi anggota-anggota kelompok 12, yaitu buku berjudul “Riang-Riang Topeng Dlancang”.
Perlombaan Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan ini bertujuan untuk melatih kemampuan murid dalam menyimak dan memahami isi cerita sekaligus menghasilkan sebuah karya yang mengembangkan kreativitas mereka.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dari perwakilan KKNM sebagai fasilitator yang membacakan isi buku secara nyaring. Kemudian mereka mengajak para murid untuk menyimak dan memahami isi cerita dari buku tersebut.
Dalam sesi membaca buku ini, para siswa dan juga fasilitator mendiskusikan isi bacaan serta menyusun tahapan pembuatan proyek berdasarkan cerita yang didapatkan dari bukunya.
Setelah menyusun tahapan, para murid mulai membuat proyek berupa topeng sesuai tahapan yang telah mereka susun. Kegiatan ini mengasah keterampilan murid dalam menggambar, mewarnai, dan juga menggunting sesuai dengan bentuk topeng yang mereka inginkan.
Melihat hasil-hasil yang diciptakan oleh para murid kelas 5, terlihat bahwa mereka berhasil menerapkan informasi yang diperoleh dari isi buku bacaan menjadi sebuah karya. Mereka juga sangat antusias selama pengerjaan proyek ini dan hasil-hasil karya mereka sangat variatif dan menunjukkan kreativitas mereka masing-masing.
Para murid juga semakin terdorong setelah mendapatkan hadiah-hadiah berdasarkan penilaian hasil karya mereka. Sekitar lima hari setelah kegiatan ini dilaksanakan, beberapa anggota kelompok 12 KKNM kembali ke SDN 2 Nanggalamekar untuk menanyakan kesan pesan para murid mengenai perlombaan ini.
“Seru banget, aku buat topeng dan aku jadi bisa menggambar,” sebut Zahra saat ditanyakan tentang kesan pesan perlombaan Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan, Rabu (29/07/26).
Dengan diadakannya kegiatan ini, kelompok 12 KKNM menerapkan SDG ke-4 yaitu Pendidikan Berkualitas atau Quality Education. Sesuai dengan tujuan SDG ini, perlombaan Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan menyediakan wadah agar murid-murid dapat meraih kesempatan belajar yang sama rata seperti SD di desa lain. Mereka juga memiliki kesempatan untuk menggunakan dan mendapatkan peralatan berkreasi yang lebih lengkap karena disediakan oleh Perpustakaan Nasional RI.
“Saya menyampaikan kesan yang sangat bahagia (dari anak-anak). Anak-anak dengan senang hati menghasilkan karya yang lebih kreatif dan terinspirasi untuk lebih berkreasi lagi,” ucap Wali Kelas 5 SDN 2 Nanggalamekar, Senin (31/07/26).
Kelompok 12 KKNM berharap semangat literasi yang tumbuh dari kegiatan ini tidak berhenti di kelas 5 SDN 2 Nanggalamekar saja, melainkan dapat terus menyebar ke sekolah-sekolah lain di sekitar desa.
Karena, menumbuhkan kecintaan pada buku sejak dini adalah upaya bersama yang perlu dijaga oleh guru, orang tua, dan masyarakat.
Mahasiswa:
1, 120310230022, Lizzy Magdalena Roito, Manajemen, 2, 120310230052, Bagus Ahnaf Priambodo, Manajemen, 3, 120404230011, Maulaya Nisrina Azzaidah Salsabila, Pemasaran Digital, 4, 140310240003, Choirinnisa Ayu Kusumawati, Fisika, 5, 140310240011, Irvan Iesmail, Fisika, 6, 140410230054, Adisa Syafa Azzahra, Biologi, 7, 170410240058, Muhammad Farhan Ali, Ilmu Pemerintahan, 8, 180110230013, Kay Tiara Florencia, Sastra Indonesia, 9, 180910230072, Naura Firdausy Anbar, Sastra Arab, , 10, 180910230081, Fatih Athaya Khalish Airza, Sastra Arab, 11, 190110240146, Dianatari Khoirunissa Iesmail, Psikologi, 12, 210310240021, Danish Aqeela Saputra, Hubungan Masyarakat, 13, 210610240086, Kendra Luvena Cintanayla, Jurnalistik, 14, 210810230045, Nurlaila Nasywa Kamilah, Perpustakaan dan Sains Informasi, 15, 230204230079, Syamil Basayev, Pariwisata Bahari, 16, 240110230007, Nibras Damayanti, Teknik Pertanian, 17, 280204240018, Muhammad Aouriel Ghifari, Administrasi Pemerintahan, 18, 280504240030, Puteri Zahfarina Azalia Hartadi, Bahasa dan Budaya Tiongkok, , 19, 280904240006, Rosalia Bayucefya, Manajemen Produksi Media
Dari Halaman Buku ke Topeng: 15 Anak SDN 2 Nanggalamekar Belajar Literasi Lewat Kreativitas
- Kelompok 12 Desa Nanggalamekar KKNM Universitas Padjadjaran
- Nanggalamekar, Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat
- Dr. Endah Wulandari, S.T.P., M.Si
- Juli · 2025/2026 Ganjil
- 78 mahasiswa
4) Quality Education
Baca deskripsi
Nanggalamekar - Pada hari Jumat, 24 Juli 2026, kelompok 12 KKNM Universitas Padjadjaran mengadakan perlombaan Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan di Kelas 5 SDN 2 Nanggalamekar. Kegiatan ini didatangi oleh beberapa Perangkat desa Nanggalamekar serta Relima Cianjur yang ikut serta meramaikan hari itu.
Sesuai dengan namanya, perlombaan Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan meminta para murid untuk membuat suatu karya dari isi buku bacaan yang difasilitasi anggota-anggota kelompok 12, yaitu buku berjudul “Riang-Riang Topeng Dlancang”.
Perlombaan Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan ini bertujuan untuk melatih kemampuan murid dalam menyimak dan memahami isi cerita sekaligus menghasilkan sebuah karya yang mengembangkan kreativitas mereka.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dari perwakilan KKNM sebagai fasilitator yang membacakan isi buku secara nyaring. Kemudian mereka mengajak para murid untuk menyimak dan memahami isi cerita dari buku tersebut.
Dalam sesi membaca buku ini, para siswa dan juga fasilitator mendiskusikan isi bacaan serta menyusun tahapan pembuatan proyek berdasarkan cerita yang didapatkan dari bukunya.
Setelah menyusun tahapan, para murid mulai membuat proyek berupa topeng sesuai tahapan yang telah mereka susun. Kegiatan ini mengasah keterampilan murid dalam menggambar, mewarnai, dan juga menggunting sesuai dengan bentuk topeng yang mereka inginkan.
Melihat hasil-hasil yang diciptakan oleh para murid kelas 5, terlihat bahwa mereka berhasil menerapkan informasi yang diperoleh dari isi buku bacaan menjadi sebuah karya. Mereka juga sangat antusias selama pengerjaan proyek ini dan hasil-hasil karya mereka sangat variatif dan menunjukkan kreativitas mereka masing-masing.
Para murid juga semakin terdorong setelah mendapatkan hadiah-hadiah berdasarkan penilaian hasil karya mereka. Sekitar lima hari setelah kegiatan ini dilaksanakan, beberapa anggota kelompok 12 KKNM kembali ke SDN 2 Nanggalamekar untuk menanyakan kesan pesan para murid mengenai perlombaan ini.
“Seru banget, aku buat topeng dan aku jadi bisa menggambar,” sebut Zahra saat ditanyakan tentang kesan pesan perlombaan Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan, Rabu (29/07/26).
Dengan diadakannya kegiatan ini, kelompok 12 KKNM menerapkan SDG ke-4 yaitu Pendidikan Berkualitas atau Quality Education. Sesuai dengan tujuan SDG ini, perlombaan Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan menyediakan wadah agar murid-murid dapat meraih kesempatan belajar yang sama rata seperti SD di desa lain. Mereka juga memiliki kesempatan untuk menggunakan dan mendapatkan peralatan berkreasi yang lebih lengkap karena disediakan oleh Perpustakaan Nasional RI.
“Saya menyampaikan kesan yang sangat bahagia (dari anak-anak). Anak-anak dengan senang hati menghasilkan karya yang lebih kreatif dan terinspirasi untuk lebih berkreasi lagi,” ucap Wali Kelas 5 SDN 2 Nanggalamekar, Senin (31/07/26).
Kelompok 12 KKNM berharap semangat literasi yang tumbuh dari kegiatan ini tidak berhenti di kelas 5 SDN 2 Nanggalamekar saja, melainkan dapat terus menyebar ke sekolah-sekolah lain di sekitar desa.
Karena, menumbuhkan kecintaan pada buku sejak dini adalah upaya bersama yang perlu dijaga oleh guru, orang tua, dan masyarakat.
Mahasiswa:
1, 120310230022, Lizzy Magdalena Roito, Manajemen, 2, 120310230052, Bagus Ahnaf Priambodo, Manajemen, 3, 120404230011, Maulaya Nisrina Azzaidah Salsabila, Pemasaran Digital, 4, 140310240003, Choirinnisa Ayu Kusumawati, Fisika, 5, 140310240011, Irvan Iesmail, Fisika, 6, 140410230054, Adisa Syafa Azzahra, Biologi, 7, 170410240058, Muhammad Farhan Ali, Ilmu Pemerintahan, 8, 180110230013, Kay Tiara Florencia, Sastra Indonesia, 9, 180910230072, Naura Firdausy Anbar, Sastra Arab, , 10, 180910230081, Fatih Athaya Khalish Airza, Sastra Arab, 11, 190110240146, Dianatari Khoirunissa Iesmail, Psikologi, 12, 210310240021, Danish Aqeela Saputra, Hubungan Masyarakat, 13, 210610240086, Kendra Luvena Cintanayla, Jurnalistik, 14, 210810230045, Nurlaila Nasywa Kamilah, Perpustakaan dan Sains Informasi, 15, 230204230079, Syamil Basayev, Pariwisata Bahari, 16, 240110230007, Nibras Damayanti, Teknik Pertanian, 17, 280204240018, Muhammad Aouriel Ghifari, Administrasi Pemerintahan, 18, 280504240030, Puteri Zahfarina Azalia Hartadi, Bahasa dan Budaya Tiongkok, , 19, 280904240006, Rosalia Bayucefya, Manajemen Produksi Media
Dari Halaman Buku ke Topeng: 15 Anak SDN 2 Nanggalamekar Belajar Literasi Lewat Kreativitas
- Kelompok 12 Desa Nanggalamekar KKNM Universitas Padjadjaran
- Nanggalamekar, Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat
- Dr. Endah Wulandari, S.T.P., M.Si
- Juli · 2025/2026 Ganjil
- 78 mahasiswa
4) Quality Education
Baca deskripsi
Nanggalamekar - Pada hari Jumat, 24 Juli 2026, kelompok 12 KKNM Universitas Padjadjaran mengadakan perlombaan Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan di Kelas 5 SDN 2 Nanggalamekar. Kegiatan ini didatangi oleh beberapa Perangkat desa Nanggalamekar serta Relima Cianjur yang ikut serta meramaikan hari itu.
Sesuai dengan namanya, perlombaan Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan meminta para murid untuk membuat suatu karya dari isi buku bacaan yang difasilitasi anggota-anggota kelompok 12, yaitu buku berjudul “Riang-Riang Topeng Dlancang”.
Perlombaan Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan ini bertujuan untuk melatih kemampuan murid dalam menyimak dan memahami isi cerita sekaligus menghasilkan sebuah karya yang mengembangkan kreativitas mereka.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dari perwakilan KKNM sebagai fasilitator yang membacakan isi buku secara nyaring. Kemudian mereka mengajak para murid untuk menyimak dan memahami isi cerita dari buku tersebut.
Dalam sesi membaca buku ini, para siswa dan juga fasilitator mendiskusikan isi bacaan serta menyusun tahapan pembuatan proyek berdasarkan cerita yang didapatkan dari bukunya.
Setelah menyusun tahapan, para murid mulai membuat proyek berupa topeng sesuai tahapan yang telah mereka susun. Kegiatan ini mengasah keterampilan murid dalam menggambar, mewarnai, dan juga menggunting sesuai dengan bentuk topeng yang mereka inginkan.
Melihat hasil-hasil yang diciptakan oleh para murid kelas 5, terlihat bahwa mereka berhasil menerapkan informasi yang diperoleh dari isi buku bacaan menjadi sebuah karya. Mereka juga sangat antusias selama pengerjaan proyek ini dan hasil-hasil karya mereka sangat variatif dan menunjukkan kreativitas mereka masing-masing.
Para murid juga semakin terdorong setelah mendapatkan hadiah-hadiah berdasarkan penilaian hasil karya mereka. Sekitar lima hari setelah kegiatan ini dilaksanakan, beberapa anggota kelompok 12 KKNM kembali ke SDN 2 Nanggalamekar untuk menanyakan kesan pesan para murid mengenai perlombaan ini.
“Seru banget, aku buat topeng dan aku jadi bisa menggambar,” sebut Zahra saat ditanyakan tentang kesan pesan perlombaan Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan, Rabu (29/07/26).
Dengan diadakannya kegiatan ini, kelompok 12 KKNM menerapkan SDG ke-4 yaitu Pendidikan Berkualitas atau Quality Education. Sesuai dengan tujuan SDG ini, perlombaan Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan menyediakan wadah agar murid-murid dapat meraih kesempatan belajar yang sama rata seperti SD di desa lain. Mereka juga memiliki kesempatan untuk menggunakan dan mendapatkan peralatan berkreasi yang lebih lengkap karena disediakan oleh Perpustakaan Nasional RI.
“Saya menyampaikan kesan yang sangat bahagia (dari anak-anak). Anak-anak dengan senang hati menghasilkan karya yang lebih kreatif dan terinspirasi untuk lebih berkreasi lagi,” ucap Wali Kelas 5 SDN 2 Nanggalamekar, Senin (31/07/26).
Kelompok 12 KKNM berharap semangat literasi yang tumbuh dari kegiatan ini tidak berhenti di kelas 5 SDN 2 Nanggalamekar saja, melainkan dapat terus menyebar ke sekolah-sekolah lain di sekitar desa.
Karena, menumbuhkan kecintaan pada buku sejak dini adalah upaya bersama yang perlu dijaga oleh guru, orang tua, dan masyarakat.
Mahasiswa:
1, 120310230022, Lizzy Magdalena Roito, Manajemen, 2, 120310230052, Bagus Ahnaf Priambodo, Manajemen, 3, 120404230011, Maulaya Nisrina Azzaidah Salsabila, Pemasaran Digital, 4, 140310240003, Choirinnisa Ayu Kusumawati, Fisika, 5, 140310240011, Irvan Iesmail, Fisika, 6, 140410230054, Adisa Syafa Azzahra, Biologi, 7, 170410240058, Muhammad Farhan Ali, Ilmu Pemerintahan, 8, 180110230013, Kay Tiara Florencia, Sastra Indonesia, 9, 180910230072, Naura Firdausy Anbar, Sastra Arab, , 10, 180910230081, Fatih Athaya Khalish Airza, Sastra Arab, 11, 190110240146, Dianatari Khoirunissa Iesmail, Psikologi, 12, 210310240021, Danish Aqeela Saputra, Hubungan Masyarakat, 13, 210610240086, Kendra Luvena Cintanayla, Jurnalistik, 14, 210810230045, Nurlaila Nasywa Kamilah, Perpustakaan dan Sains Informasi, 15, 230204230079, Syamil Basayev, Pariwisata Bahari, 16, 240110230007, Nibras Damayanti, Teknik Pertanian, 17, 280204240018, Muhammad Aouriel Ghifari, Administrasi Pemerintahan, 18, 280504240030, Puteri Zahfarina Azalia Hartadi, Bahasa dan Budaya Tiongkok, , 19, 280904240006, Rosalia Bayucefya, Manajemen Produksi Media
Jejak Langkah Kelompok 73 KKN Unpad Mendorong Kemandirian Desa Banjarsari
- Kelompok 73
- BANJARSARI, SUKARESIK, TASIMALAYA, JAWA BARAT
- Dr. Tatang Suparman, M.Hum.
- Agustus · 2024/2025 Ganjil
- 63 mahasiswa
1) No Poverty
3) Good Health and Well-being
4) Quality Education
6) Clean Water and Sanitation
8) Decent Work and Economic Growth
12) Responsible Consumption and Production
Baca deskripsi
BANJARSARI, TASIKMALAYA – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Padjadjaran (Unpad) Kelompok 73 secara resmi menyelesaikan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Banjarsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya. Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Tatang Suparman, M.Hum., sebanyak 20 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu berkolaborasi secara holistik dan partisipatif sepanjang 10 Juli hingga 10 Agustus 2026. Seluruh program kerja difokuskan pada tiga pilar pemberdayaan utama—Penanggulangan Kemiskinan, Penguatan Literasi Informasi, dan Pengelolaan Sampah—guna mendorong kemandirian sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat pedesaan secara berkelanjutan.
Subkelompok Penanggulangan Kemiskinan yang diketuai oleh Gabriella Ulina Surbakti bersama anggota Elfan Rizky Maulana, Raffi Valerian Darmawan, Zhafira Aura Pradipta, Alya Zahra, Fachri Aziz, dan Arestio Alderan memfokuskan kegiatannya pada penguatan ketahanan finansial keluarga dan modernisasi usaha mikro desa. Berdasarkan analisis situasi, mayoritas warga Desa Banjarsari berprofesi sebagai petani dan pedagang kecil yang belum mengelola keuangan secara terencana, serta rentan terhadap ancaman pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi online. Untuk mengatasi persoalan tersebut, tim menggelar sosialisasi literasi keuangan bagi pengurus dan anggota PKK Desa Banjarsari di Balai Desa pada Senin, 20 Juli 2026. Melalui pendekatan andragogi dan simulasi alokasi anggaran (rumus 50-20-20-10), ibu-ibu rumah tangga dibekali keterampilan mengelola kas harian serta kewaspadaan terhadap penipuan finansial digital. Paralel dengan itu, budaya menabung sejak dini ditanamkan kepada siswa-siswi sekolah dasar di MI Muhara dan SDN Purwaasih melalui workshop pembuatan celengan daur ulang dan sosialisasi perencanaan keuangan sederhana. Selain literasi finansial keluarga, subkelompok ini menaruh perhatian besar pada optimalisasi potensi ekonomi lokal melalui pendampingan digitalisasi dan rebranding 7 UMKM pilihan di Desa Banjarsari. Sejak akhir Juli hingga awal Agustus 2026, mahasiswa turun langsung memberikan pendampingan one-on-one kepada para pelaku usaha kelontong, makanan lokal, dan jasa. Tim memfasilitasi pembuatan identitas visual yang profesional, mulai dari perancangan logo, poster promosi, katalog produk digital, hingga pembuatan dan penataan profil akun bisnis Instagram. Tidak hanya itu, tim KKN 73 juga membantu penyusunan kriteria serta pembukaan lowongan kerja bagi UMKM yang membutuhkan tambahan tenaga kerja. Rangkaian pendampingan ini diakhiri dengan penyerahan aset digital secara resmi pada 5 Agustus 2026, yang membekali para pemilik usaha dengan strategi pemasaran modern agar mampu memperluas jangkauan pasar secara mandiri dan berkelanjutan.
Subkelompok Literasi Informasi yang dipimpin oleh Alma Shafifa Dilsari bersama Zalfa Nabilah, Nisrina Hasna Fathinah, Nurul Alma Ashofi, Syifa Rahayu, dan Najwanoor Syakinah berfokus membenahi manajemen perpustakaan desa dan menghidupkan budaya literasi pada anak-anak. Kehadiran Taman Bacaan Masyarakat (TBM) KHAS Banjarsari sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal karena 1.000 buku bantuan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) belum terdata dan terkelola dengan baik. Sejak pertengahan Juli 2026, tim mahasiswa melakukan pembenahan manajemen fisik dan administrasi TBM secara menyeluruh. Pengolahan koleksi dilakukan melalui penyetempelan identitas kepemilikan, klasifikasi teknis Dewey Decimal Classification (DDC 813), serta penempelan label nomor panggil dan selotip warna pada punggung buku untuk memudahkan penjajaran (shelving). Tim juga menyusun buku induk inventarisasi, buku daftar pengunjung, serta buku peminjaman guna memastikan akuntabilitas pengelolaan TBM KHAS Banjarsari ke depan. Setelah infrastruktur perpustakaan tertata rapi, subkelompok ini menggalakkan berbagai program interaktif untuk meningkatkan minat baca siswa di RA KHAS Banjarsari, PAUD Ananda, SDN Banjarsari, SDN Purwaasih, dan MI Muhara. Berbagai metode pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) diterapkan, seperti sesi Read Aloud (membaca nyaring), ulasan buku bergambar, proyek melukis kreatif berdasarkan cerita buku, serta kunjungan membaca langsung ke TBM. Puncak dari rangkaian kegiatan literasi ini adalah penyelenggaraan Lomba Menulis Cerita Pendek tingkat desa bagi siswa-siswi kelas 4 hingga 6 SD/MI yang berlangsung hingga awal Agustus 2026. Sebanyak 30 karya cerita pendek berhasil dikumpulkan dan dinilai, di mana para pemenang diumumkan pada 4 Agustus 2026 dan mendapatkan penghargaan berupa alat tulis serta buku bacaan. Rangkaian program ini terbukti tidak hanya menghidupkan kembali fungsi TBM KHAS Banjarsari sebagai pusat belajar masyarakat, tetapi juga menanamkan kecintaan membaca dan mengekspresikan gagasan sejak usia dini.
Subkelompok Pengelolaan Sampah yang diketuai oleh Ni Luh De Rimayani Wigunasuari bersama Zuyyana Sarah, Tierra Ersa Ramadhan, Syifana Hilmi Muthmainnah, Reikasyah Keishi Luthfikar Gunawan, Mohammad Raihanfallah Wirakusumah, dan Nasya Salsabila Zakia Rahma mendedikasikan pengabdiannya untuk menyelesaikan tantangan sanitasi dan pengelolaan limbah pemukiman. Meskipun area pemukiman warga secara umum terlihat bersih, kebiasaan memilah sampah organik dan anorganik di tingkat rumah tangga belum terbentuk, serta pembakaran sampah di pekarangan rumah masih marak akibat alur pengangkutan sampah desa ke TPS yang belum tersistematis. Menanggapi tantangan ini, tim menggelar sosialisasi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan pembuatan ecobricks di sekolah-sekolah mitra seperti MI Muhara dan SDN Purwaasih pada 21–22 Juli 2026. Puluhan botol plastik bekas yang telah dipadatkan oleh para siswa kemudian dirakit menjadi barang berdaya guna, seperti rak buku dan tempat alat tulis kelas. Selain itu, tim mengedukasi pemanfaatan limbah anorganik melalui pembuatan kerajinan gantungan kunci dari tutup botol plastik yang didaur ulang. Untuk mengatasi permasalahan sampah organik di tingkat rumah tangga dan kebersihan wilayah secara luas, subkelompok ini merancang dua langkah strategis utama. Pertama, tim menyelenggarakan sosialisasi pembuatan wadah komposter anaerob dan aerob dari galon air bekas pada Selasa, 28 Juli 2026, di GOR Desa Banjarsari. Para ibu rumah tangga dilatih mengolah sampah dapur menjadi pupuk organik cair dan padat menggunakan bantuan bioaktivator EM4. Kedua, tim mengadakan Forum Diskusi Partisipatif (Focus Group Discussion/FGD) mengenai pengelolaan sistem sampah wilayah yang dilaksanakan secara bergantian di Masjid Al-Istiqomah (Wilayah Banjarsari), Masjid Baitussalam (Wilayah Muhara), dan Lapangan Voli Sandaan (Wilayah Sandaan) hingga 1 Agustus 2026. Forum ini sukses mempertemukan warga, tokoh masyarakat, dan perangkat desa untuk merumuskan kesepakatan bersama terkait perbaikan rute, jadwal pengangkutan, serta pembiayaan iuran sampah tingkat RT/RW. Rangkaian inovasi dan forum warga ini berhasil meletakkan pondasi kesadaran kolektif demi terciptanya lingkungan Desa Banjarsari yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 73 Universitas Padjadjaran di Desa Banjarsari telah membuktikan bahwa kolaborasi berbasis pengabdian mahasiswa dan partisipasi aktif warga mampu memberikan dampak positif yang nyata dan menyeluruh. Melalui keterpaduan program penguatan ketahanan finansial keluarga dan modernisasi UMKM, penataan manajemen perpustakaan desa dan pembinaan minat baca anak, serta inovasi pengolahan limbah dan penataan sistem pengangkutan sampah wilayah, mahasiswa KKN 73 tidak hanya menyelesaikan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga meletakkan pondasi penting bagi kemandirian desa. Harapannya, seluruh aset pengetahuan, manajemen TBM yang tertata, identitas visual UMKM yang profesional, serta kesepakatan kolektif pengelolaan sampah yang telah terbangun dapat terus dijaga, dikembangkan, dan dilanjutkan secara mandiri oleh pemerintah desa dan seluruh lapisan masyarakat Desa Banjarsari ke depan.
Mahasiswa:
Nama Lengkap/, NPM, Jurusan, Najwanoor Syakinah, 210310240058, HUMAS, Reikasyah Keishi Luthfikar Gunawan, 190110240069, Psikologi, Zalfa Nabilah, 240110230009, Teknik Pertanian, Zuyyana Sarah, 230204230009, Pariwisata Bahari, Elfan Rizky Maulana, 21031024501, Hubungan Masyarakat, Ni Luh De Rimayani Wigunasuari, 190110240101, Psikologi, Gabriella Ulina Surbakti, 120310230045, Manajemen, Alma Shafifa Dilsari, 180110230093, Sastra Indonesia, Syifa Rahayu, 180910230056, Sastra Arab, Nisrina Hasna Fathinah, 140410230011, Biologi, Zhafira Aura Pradipta, 170410230034, Ilmu Pemerintahan, Mohammad Raihanfallah W., 280504240022, Bahasa Budaya Tiongk, Arestio Alderan, 120310230046, Manajemen, Raffi Valerian, 120310230058, Manajemen, Tierra Ersa Ramadhan, 140310240021, Fisika, Syifana Hilmi Muthmainnah, 240310230056, Teknologi Industri Pertanian, Nasya Salsabila Zakia Rahma, 280904240119, Manajemen Produksi Media, Nurul Alma Ashofi, 210810230044, Perpustakaan dan Sains Informasi, Alya Zahra, 170510240018, Antropologi, Fachri Aziz, 280904240117, Manajemen Produksi Media
Jejak Langkah Kelompok 73 KKN Unpad Mendorong Kemandirian Desa Banjarsari
- Kelompok 73
- BANJARSARI, SUKARESIK, TASIMALAYA, JAWA BARAT
- Dr. Tatang Suparman, M.Hum.
- Agustus · 2024/2025 Ganjil
- 63 mahasiswa
1) No Poverty
3) Good Health and Well-being
4) Quality Education
6) Clean Water and Sanitation
8) Decent Work and Economic Growth
12) Responsible Consumption and Production
Baca deskripsi
BANJARSARI, TASIKMALAYA – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Padjadjaran (Unpad) Kelompok 73 secara resmi menyelesaikan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Banjarsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya. Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Tatang Suparman, M.Hum., sebanyak 20 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu berkolaborasi secara holistik dan partisipatif sepanjang 10 Juli hingga 10 Agustus 2026. Seluruh program kerja difokuskan pada tiga pilar pemberdayaan utama—Penanggulangan Kemiskinan, Penguatan Literasi Informasi, dan Pengelolaan Sampah—guna mendorong kemandirian sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat pedesaan secara berkelanjutan.
Subkelompok Penanggulangan Kemiskinan yang diketuai oleh Gabriella Ulina Surbakti bersama anggota Elfan Rizky Maulana, Raffi Valerian Darmawan, Zhafira Aura Pradipta, Alya Zahra, Fachri Aziz, dan Arestio Alderan memfokuskan kegiatannya pada penguatan ketahanan finansial keluarga dan modernisasi usaha mikro desa. Berdasarkan analisis situasi, mayoritas warga Desa Banjarsari berprofesi sebagai petani dan pedagang kecil yang belum mengelola keuangan secara terencana, serta rentan terhadap ancaman pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi online. Untuk mengatasi persoalan tersebut, tim menggelar sosialisasi literasi keuangan bagi pengurus dan anggota PKK Desa Banjarsari di Balai Desa pada Senin, 20 Juli 2026. Melalui pendekatan andragogi dan simulasi alokasi anggaran (rumus 50-20-20-10), ibu-ibu rumah tangga dibekali keterampilan mengelola kas harian serta kewaspadaan terhadap penipuan finansial digital. Paralel dengan itu, budaya menabung sejak dini ditanamkan kepada siswa-siswi sekolah dasar di MI Muhara dan SDN Purwaasih melalui workshop pembuatan celengan daur ulang dan sosialisasi perencanaan keuangan sederhana. Selain literasi finansial keluarga, subkelompok ini menaruh perhatian besar pada optimalisasi potensi ekonomi lokal melalui pendampingan digitalisasi dan rebranding 7 UMKM pilihan di Desa Banjarsari. Sejak akhir Juli hingga awal Agustus 2026, mahasiswa turun langsung memberikan pendampingan one-on-one kepada para pelaku usaha kelontong, makanan lokal, dan jasa. Tim memfasilitasi pembuatan identitas visual yang profesional, mulai dari perancangan logo, poster promosi, katalog produk digital, hingga pembuatan dan penataan profil akun bisnis Instagram. Tidak hanya itu, tim KKN 73 juga membantu penyusunan kriteria serta pembukaan lowongan kerja bagi UMKM yang membutuhkan tambahan tenaga kerja. Rangkaian pendampingan ini diakhiri dengan penyerahan aset digital secara resmi pada 5 Agustus 2026, yang membekali para pemilik usaha dengan strategi pemasaran modern agar mampu memperluas jangkauan pasar secara mandiri dan berkelanjutan.
Subkelompok Literasi Informasi yang dipimpin oleh Alma Shafifa Dilsari bersama Zalfa Nabilah, Nisrina Hasna Fathinah, Nurul Alma Ashofi, Syifa Rahayu, dan Najwanoor Syakinah berfokus membenahi manajemen perpustakaan desa dan menghidupkan budaya literasi pada anak-anak. Kehadiran Taman Bacaan Masyarakat (TBM) KHAS Banjarsari sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal karena 1.000 buku bantuan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) belum terdata dan terkelola dengan baik. Sejak pertengahan Juli 2026, tim mahasiswa melakukan pembenahan manajemen fisik dan administrasi TBM secara menyeluruh. Pengolahan koleksi dilakukan melalui penyetempelan identitas kepemilikan, klasifikasi teknis Dewey Decimal Classification (DDC 813), serta penempelan label nomor panggil dan selotip warna pada punggung buku untuk memudahkan penjajaran (shelving). Tim juga menyusun buku induk inventarisasi, buku daftar pengunjung, serta buku peminjaman guna memastikan akuntabilitas pengelolaan TBM KHAS Banjarsari ke depan. Setelah infrastruktur perpustakaan tertata rapi, subkelompok ini menggalakkan berbagai program interaktif untuk meningkatkan minat baca siswa di RA KHAS Banjarsari, PAUD Ananda, SDN Banjarsari, SDN Purwaasih, dan MI Muhara. Berbagai metode pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) diterapkan, seperti sesi Read Aloud (membaca nyaring), ulasan buku bergambar, proyek melukis kreatif berdasarkan cerita buku, serta kunjungan membaca langsung ke TBM. Puncak dari rangkaian kegiatan literasi ini adalah penyelenggaraan Lomba Menulis Cerita Pendek tingkat desa bagi siswa-siswi kelas 4 hingga 6 SD/MI yang berlangsung hingga awal Agustus 2026. Sebanyak 30 karya cerita pendek berhasil dikumpulkan dan dinilai, di mana para pemenang diumumkan pada 4 Agustus 2026 dan mendapatkan penghargaan berupa alat tulis serta buku bacaan. Rangkaian program ini terbukti tidak hanya menghidupkan kembali fungsi TBM KHAS Banjarsari sebagai pusat belajar masyarakat, tetapi juga menanamkan kecintaan membaca dan mengekspresikan gagasan sejak usia dini.
Subkelompok Pengelolaan Sampah yang diketuai oleh Ni Luh De Rimayani Wigunasuari bersama Zuyyana Sarah, Tierra Ersa Ramadhan, Syifana Hilmi Muthmainnah, Reikasyah Keishi Luthfikar Gunawan, Mohammad Raihanfallah Wirakusumah, dan Nasya Salsabila Zakia Rahma mendedikasikan pengabdiannya untuk menyelesaikan tantangan sanitasi dan pengelolaan limbah pemukiman. Meskipun area pemukiman warga secara umum terlihat bersih, kebiasaan memilah sampah organik dan anorganik di tingkat rumah tangga belum terbentuk, serta pembakaran sampah di pekarangan rumah masih marak akibat alur pengangkutan sampah desa ke TPS yang belum tersistematis. Menanggapi tantangan ini, tim menggelar sosialisasi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan pembuatan ecobricks di sekolah-sekolah mitra seperti MI Muhara dan SDN Purwaasih pada 21–22 Juli 2026. Puluhan botol plastik bekas yang telah dipadatkan oleh para siswa kemudian dirakit menjadi barang berdaya guna, seperti rak buku dan tempat alat tulis kelas. Selain itu, tim mengedukasi pemanfaatan limbah anorganik melalui pembuatan kerajinan gantungan kunci dari tutup botol plastik yang didaur ulang. Untuk mengatasi permasalahan sampah organik di tingkat rumah tangga dan kebersihan wilayah secara luas, subkelompok ini merancang dua langkah strategis utama. Pertama, tim menyelenggarakan sosialisasi pembuatan wadah komposter anaerob dan aerob dari galon air bekas pada Selasa, 28 Juli 2026, di GOR Desa Banjarsari. Para ibu rumah tangga dilatih mengolah sampah dapur menjadi pupuk organik cair dan padat menggunakan bantuan bioaktivator EM4. Kedua, tim mengadakan Forum Diskusi Partisipatif (Focus Group Discussion/FGD) mengenai pengelolaan sistem sampah wilayah yang dilaksanakan secara bergantian di Masjid Al-Istiqomah (Wilayah Banjarsari), Masjid Baitussalam (Wilayah Muhara), dan Lapangan Voli Sandaan (Wilayah Sandaan) hingga 1 Agustus 2026. Forum ini sukses mempertemukan warga, tokoh masyarakat, dan perangkat desa untuk merumuskan kesepakatan bersama terkait perbaikan rute, jadwal pengangkutan, serta pembiayaan iuran sampah tingkat RT/RW. Rangkaian inovasi dan forum warga ini berhasil meletakkan pondasi kesadaran kolektif demi terciptanya lingkungan Desa Banjarsari yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 73 Universitas Padjadjaran di Desa Banjarsari telah membuktikan bahwa kolaborasi berbasis pengabdian mahasiswa dan partisipasi aktif warga mampu memberikan dampak positif yang nyata dan menyeluruh. Melalui keterpaduan program penguatan ketahanan finansial keluarga dan modernisasi UMKM, penataan manajemen perpustakaan desa dan pembinaan minat baca anak, serta inovasi pengolahan limbah dan penataan sistem pengangkutan sampah wilayah, mahasiswa KKN 73 tidak hanya menyelesaikan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga meletakkan pondasi penting bagi kemandirian desa. Harapannya, seluruh aset pengetahuan, manajemen TBM yang tertata, identitas visual UMKM yang profesional, serta kesepakatan kolektif pengelolaan sampah yang telah terbangun dapat terus dijaga, dikembangkan, dan dilanjutkan secara mandiri oleh pemerintah desa dan seluruh lapisan masyarakat Desa Banjarsari ke depan.
Mahasiswa:
Nama Lengkap/, NPM, Jurusan, Najwanoor Syakinah, 210310240058, HUMAS, Reikasyah Keishi Luthfikar Gunawan, 190110240069, Psikologi, Zalfa Nabilah, 240110230009, Teknik Pertanian, Zuyyana Sarah, 230204230009, Pariwisata Bahari, Elfan Rizky Maulana, 21031024501, Hubungan Masyarakat, Ni Luh De Rimayani Wigunasuari, 190110240101, Psikologi, Gabriella Ulina Surbakti, 120310230045, Manajemen, Alma Shafifa Dilsari, 180110230093, Sastra Indonesia, Syifa Rahayu, 180910230056, Sastra Arab, Nisrina Hasna Fathinah, 140410230011, Biologi, Zhafira Aura Pradipta, 170410230034, Ilmu Pemerintahan, Mohammad Raihanfallah W., 280504240022, Bahasa Budaya Tiongk, Arestio Alderan, 120310230046, Manajemen, Raffi Valerian, 120310230058, Manajemen, Tierra Ersa Ramadhan, 140310240021, Fisika, Syifana Hilmi Muthmainnah, 240310230056, Teknologi Industri Pertanian, Nasya Salsabila Zakia Rahma, 280904240119, Manajemen Produksi Media, Nurul Alma Ashofi, 210810230044, Perpustakaan dan Sains Informasi, Alya Zahra, 170510240018, Antropologi, Fachri Aziz, 280904240117, Manajemen Produksi Media
KKN Tematik Literaai
- Kelompok 29
- Sagara, Cibalong, Garut, Jawa Barat
- Didah STR, M. Keb
- Juli · 2025/2026 Genap
- 37 mahasiswa
4) Quality Education
8) Decent Work and Economic Growth
9) Industry
Innovation and Infrastructure
Baca deskripsi
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 29 Universitas Padjadjaran di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, berfokus pada tiga pilar utama pemberdayaan masyarakat, yaitu pengentasan kemiskinan, literasi informasi, dan pengelolaan sampah. Seluruh program dirancang melalui pendekatan antardisiplin ilmu untuk memberikan solusi yang tepat guna, berkesinambungan, serta relevan dengan kebutuhan konkret warga pesisir. Pada subtema Pengentasan Kemiskinan, program difokuskan pada edukasi literasi keuangan dan penguatan self-control. Kegiatan menyasar anak-anak usia 5–10 tahun melalui penyampaian materi interaktif, drama interaktif pengenalan uang dan prioritas kebutuhan vs. keinginan, serta praktik menghias celengan untuk membiasakan menabung sejak dini. Bagi masyarakat umum, dilaksanakan sosialisasi dan diskusi terbuka mengenai perencanaan serta pengelolaan keuangan rumah tangga agar warga dapat mengambil keputusan finansial yang lebih terencana dalam kehidupan sehari-hari. Pada subtema Literasi Informasi, kegiatan menerapkan pendekatan play-based learning (pembelajaran berbasis bermain) untuk menumbuhkan minat baca anak secara intrinsik. Program ini meliputi kegiatan membaca nyaring (read-aloud), cerdas mengulas buku, pembuatan proyek karya berbasis bacaan di sekolah dasar, menulis cerita kreatif, hingga pelaksanaan Apresiasi Literasi Tingkat Desa. Selain itu, dilakukan pula pengorganisasian, pembenahan, serta inventarisasi koleksi buku di Taman Baca Masyarakat (TBM) Desa Sagara guna menyediakan ruang baca yang lebih kondusif dan mudah diakses. Pada subtema Pengelolaan Sampah, dilakukan intervensi fisik dan sistemik di kawasan Pantai Cijeruk menggunakan kerangka kerja Lean Management untuk mengeliminasi pemborosan (waste) penumpukan dan pengangkutan sampah. Sebagai solusi teknologi tepat guna, dibangun sebuah insinerator sederhana berbahan bata ringan (hebel) yang isolatif dan tahan panas. Alat ini mampu mencapai suhu pembakaran optimal (800–1000°C) sehingga pembakaran berlangsung mendekati sempurna (complete combustion), menekan emisi asap secara signifikan dibanding open burning, serta mampu mengolah sampah hingga kapasitas harian 20 rumah tangga per siklus.
Mahasiswa:
1. GRAVILA YOKU_110110233005_Akuntansi, , 2. Naufal Aditya Basuki_120310230082_Manajemen, , 3. ANCHELLYNA ANGEL SANERARO OP_120310237001_Manajemen, , 4. M. Umar Said Abdurrahman_140310240058_Ilmu Fisika, , 5. Nadya Aulia Safira_140410230042_Ilmu Biologi, , 6. Muhammad Faiz Dwi Sakti_170410230033_Ilmu Pemerintahan, , 7. RAIHAN BAGUS AZIS SYAHPUTRA_180110230079_Sastra Indonesia, , 8. Florencia_180410230054_Sastra Inggris, , 9. RIZQI SYABANI_180910230080_Sastra Arab, , 10. Putri Aulia Sa'Diyyah_190110240020_Ilmu Psikologi, , 11. Dwini Defrina Azzahra_190110240129_Ilmu Psikologi, , 12. Viola Imanuela Sharon Magilia Ama Kii_210310240007_Hubungan Masyarakat, , 13. Jasmine Aramintana Arya_210610240085_Jurnalistik, , 14. Syifa Syabhani Jodi_210810230059_Perpustakaan dan Sains Informasi, , 15. AKHMAD AFWAN_230204230024_Pariwisata Bahari, , 16. Rezita Aurelia Arinda_240110230074_Teknik Pertanian, , 17. Diartanan Alghifari Ihsan_240310230020_Teknologi Industri Pertanian, , 18. Nisrina Syuja Susanto Putri Tiu_280504240014_Budaya dan Bahasa Tiongkok, , 19. Humaira Azizah_280904240040_Manajemen Produksi Media
KKN Tematik Literaai
- Kelompok 29
- Sagara, Cibalong, Garut, Jawa Barat
- Didah STR, M. Keb
- Juli · 2025/2026 Genap
- 37 mahasiswa
4) Quality Education
8) Decent Work and Economic Growth
9) Industry
Innovation and Infrastructure
Baca deskripsi
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 29 Universitas Padjadjaran di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, berfokus pada tiga pilar utama pemberdayaan masyarakat, yaitu pengentasan kemiskinan, literasi informasi, dan pengelolaan sampah. Seluruh program dirancang melalui pendekatan antardisiplin ilmu untuk memberikan solusi yang tepat guna, berkesinambungan, serta relevan dengan kebutuhan konkret warga pesisir. Pada subtema Pengentasan Kemiskinan, program difokuskan pada edukasi literasi keuangan dan penguatan self-control. Kegiatan menyasar anak-anak usia 5–10 tahun melalui penyampaian materi interaktif, drama interaktif pengenalan uang dan prioritas kebutuhan vs. keinginan, serta praktik menghias celengan untuk membiasakan menabung sejak dini. Bagi masyarakat umum, dilaksanakan sosialisasi dan diskusi terbuka mengenai perencanaan serta pengelolaan keuangan rumah tangga agar warga dapat mengambil keputusan finansial yang lebih terencana dalam kehidupan sehari-hari. Pada subtema Literasi Informasi, kegiatan menerapkan pendekatan play-based learning (pembelajaran berbasis bermain) untuk menumbuhkan minat baca anak secara intrinsik. Program ini meliputi kegiatan membaca nyaring (read-aloud), cerdas mengulas buku, pembuatan proyek karya berbasis bacaan di sekolah dasar, menulis cerita kreatif, hingga pelaksanaan Apresiasi Literasi Tingkat Desa. Selain itu, dilakukan pula pengorganisasian, pembenahan, serta inventarisasi koleksi buku di Taman Baca Masyarakat (TBM) Desa Sagara guna menyediakan ruang baca yang lebih kondusif dan mudah diakses. Pada subtema Pengelolaan Sampah, dilakukan intervensi fisik dan sistemik di kawasan Pantai Cijeruk menggunakan kerangka kerja Lean Management untuk mengeliminasi pemborosan (waste) penumpukan dan pengangkutan sampah. Sebagai solusi teknologi tepat guna, dibangun sebuah insinerator sederhana berbahan bata ringan (hebel) yang isolatif dan tahan panas. Alat ini mampu mencapai suhu pembakaran optimal (800–1000°C) sehingga pembakaran berlangsung mendekati sempurna (complete combustion), menekan emisi asap secara signifikan dibanding open burning, serta mampu mengolah sampah hingga kapasitas harian 20 rumah tangga per siklus.
Mahasiswa:
1. GRAVILA YOKU_110110233005_Akuntansi, , 2. Naufal Aditya Basuki_120310230082_Manajemen, , 3. ANCHELLYNA ANGEL SANERARO OP_120310237001_Manajemen, , 4. M. Umar Said Abdurrahman_140310240058_Ilmu Fisika, , 5. Nadya Aulia Safira_140410230042_Ilmu Biologi, , 6. Muhammad Faiz Dwi Sakti_170410230033_Ilmu Pemerintahan, , 7. RAIHAN BAGUS AZIS SYAHPUTRA_180110230079_Sastra Indonesia, , 8. Florencia_180410230054_Sastra Inggris, , 9. RIZQI SYABANI_180910230080_Sastra Arab, , 10. Putri Aulia Sa'Diyyah_190110240020_Ilmu Psikologi, , 11. Dwini Defrina Azzahra_190110240129_Ilmu Psikologi, , 12. Viola Imanuela Sharon Magilia Ama Kii_210310240007_Hubungan Masyarakat, , 13. Jasmine Aramintana Arya_210610240085_Jurnalistik, , 14. Syifa Syabhani Jodi_210810230059_Perpustakaan dan Sains Informasi, , 15. AKHMAD AFWAN_230204230024_Pariwisata Bahari, , 16. Rezita Aurelia Arinda_240110230074_Teknik Pertanian, , 17. Diartanan Alghifari Ihsan_240310230020_Teknologi Industri Pertanian, , 18. Nisrina Syuja Susanto Putri Tiu_280504240014_Budaya dan Bahasa Tiongkok, , 19. Humaira Azizah_280904240040_Manajemen Produksi Media
KKN Tematik Literaai
- Kelompok 29
- Sagara, Cibalong, Garut, Jawa Barat
- Didah STR, M. Keb
- Juli · 2025/2026 Genap
- 37 mahasiswa
2) Zero Hunger
4) Quality Education
8) Decent Work and Economic Growth
9) Industry
Innovation and Infrastructure
Baca deskripsi
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 29 Universitas Padjadjaran di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, berfokus pada tiga pilar utama pemberdayaan masyarakat, yaitu pengentasan kemiskinan, literasi informasi, dan pengelolaan sampah. Seluruh program dirancang melalui pendekatan antardisiplin ilmu untuk memberikan solusi yang tepat guna, berkesinambungan, serta relevan dengan kebutuhan konkret warga pesisir. Pada subtema Pengentasan Kemiskinan, program difokuskan pada edukasi literasi keuangan dan penguatan self-control. Kegiatan menyasar anak-anak usia 5–10 tahun melalui penyampaian materi interaktif, drama interaktif pengenalan uang dan prioritas kebutuhan vs. keinginan, serta praktik menghias celengan untuk membiasakan menabung sejak dini. Bagi masyarakat umum, dilaksanakan sosialisasi dan diskusi terbuka mengenai perencanaan serta pengelolaan keuangan rumah tangga agar warga dapat mengambil keputusan finansial yang lebih terencana dalam kehidupan sehari-hari. Pada subtema Literasi Informasi, kegiatan menerapkan pendekatan play-based learning (pembelajaran berbasis bermain) untuk menumbuhkan minat baca anak secara intrinsik. Program ini meliputi kegiatan membaca nyaring (read-aloud), cerdas mengulas buku, pembuatan proyek karya berbasis bacaan di sekolah dasar, menulis cerita kreatif, hingga pelaksanaan Apresiasi Literasi Tingkat Desa. Selain itu, dilakukan pula pengorganisasian, pembenahan, serta inventarisasi koleksi buku di Taman Baca Masyarakat (TBM) Desa Sagara guna menyediakan ruang baca yang lebih kondusif dan mudah diakses. Pada subtema Pengelolaan Sampah, dilakukan intervensi fisik dan sistemik di kawasan Pantai Cijeruk menggunakan kerangka kerja Lean Management untuk mengeliminasi pemborosan (waste) penumpukan dan pengangkutan sampah. Sebagai solusi teknologi tepat guna, dibangun sebuah insinerator sederhana berbahan bata ringan (hebel) yang isolatif dan tahan panas. Alat ini mampu mencapai suhu pembakaran optimal (800–1000°C) sehingga pembakaran berlangsung mendekati sempurna (complete combustion), menekan emisi asap secara signifikan dibanding open burning, serta mampu mengolah sampah hingga kapasitas harian 20 rumah tangga per siklus.
Mahasiswa:
1. GRAVILA YOKU_110110233005_Akuntansi, , 2. Naufal Aditya Basuki_120310230082_Manajemen, , 3. ANCHELLYNA ANGEL SANERARO OP_120310237001_Manajemen, , 4. M. Umar Said Abdurrahman_140310240058_Ilmu Fisika, , 5. Nadya Aulia Safira_140410230042_Ilmu Biologi, , 6. Muhammad Faiz Dwi Sakti_170410230033_Ilmu Pemerintahan, , 7. RAIHAN BAGUS AZIS SYAHPUTRA_180110230079_Sastra Indonesia, , 8. Florencia_180410230054_Sastra Inggris, , 9. RIZQI SYABANI_180910230080_Sastra Arab, , 10. Putri Aulia Sa'Diyyah_190110240020_Ilmu Psikologi, , 11. Dwini Defrina Azzahra_190110240129_Ilmu Psikologi, , 12. Viola Imanuela Sharon Magilia Ama Kii_210310240007_Hubungan Masyarakat, , 13. Jasmine Aramintana Arya_210610240085_Jurnalistik, , 14. Syifa Syabhani Jodi_210810230059_Perpustakaan dan Sains Informasi, , 15. AKHMAD AFWAN_230204230024_Pariwisata Bahari, , 16. Rezita Aurelia Arinda_240110230074_Teknik Pertanian, , 17. Diartanan Alghifari Ihsan_240310230020_Teknologi Industri Pertanian, , 18. Nisrina Syuja Susanto Putri Tiu_280504240014_Budaya dan Bahasa Tiongkok, , 19. Humaira Azizah_280904240040_Manajemen Produksi Media
Sosialisasi Pengelolaan Sampah kepada Masyarakat Desa Mekarjaya
- KKN 60 Mekarjaya
- Mekarjaya, Padakembang, Tasikmalaya, Jawa Barat
- Dr, Kusnandar, S.Sos., M.Si.
- Agustus · 2024/2025 Ganjil
- 19 mahasiswa
3) Good Health and Well-being
11) Sustainable Cities and Communities
12) Responsible Consumption and Production
17) Partnerships for the Goals
Baca deskripsi
6 Agustus 2026 — Kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat Desa Mekarjaya mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan kolaborasi bersama KKN IAILM Suryalaya. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan perangkat desa, BUMDes Mekarjaya, Perwakilan RT selaku masyarakat setempat. Edukasi yang diberikan mengenai kondisi dan urgensi pengelolaan sampah, dampak penumpukan serta pembuangan sampah sembarangan terhadap lingkungan dan kesehatan, serta pentingnya menghindari pembakaran sampah secara terbuka. Masyarakat diperkenalkan dengan jenis-jenis sampah, yaitu organik, anorganik, dan B3, beserta cara pengelolaannya. Materi juga mencakup penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menggunakan kembali barang yang masih layak, serta mendaur ulang sampah.
Sebagai tindak lanjut, masyarakat diperkenalkan pada alur pengelolaan sampah Desa Mekarjaya, yang dimulai dari pemilahan sampah di rumah, pengumpulan sesuai jadwal atau ketentuan menuju TPS desa, hingga pengelolaan lebih lanjut oleh pengurus atau unit desa. Melalui kegiatan ini dapat terlihat dengan terlaksananya sosialisasi dan tersampaikannya edukasi mengenai pemilahan, serta pengelolaan sampah kepada masyarakat. Kegiatan ini juga mendorong masyarakat untuk mulai membiasakan pemilahan sampah secara mandiri dan mengikuti alur pengelolaan sampah yang telah ditetapkan Desa Mekarjaya. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi, tetapi juga membangun kesadaran dan motivasi masyarakat untuk berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, sesuai dengan visi pengelolaan sampah yang disampaikan dalam materi.
Mahasiswa:
120204230010 Muhammad Naufal Khadafi, 120404230029 Muhammad Hanif Rizqia Marsa, 140310240022 Fathya Dea Ramadhani, 140410230084 Livia Putri Shafina, 170410230026 Gloria Stevanie Nauli Sianipar, 170510240003 Keren Yosephine Abigail Simanjuntak, 180110230092 Novia Resti Ramadhany, 180510230005 Keyra Alsya Vabrian, 180710230024 Sugih Mukti Arisandi, 180910230017 Rahmi Deswanti, 190110240134 Laudiva Zahira Shafa Ravinsky, 210310240004 Muhammad Faishal Akmal, 210310240063 Fatimah Az Zahra, 210610240023 Felicia Ramya Anindita, 210610240030 Muhammad Hafiz Thamrin, 210810230011 Malika Aulia Iffahanusatya, 230204230007 Jyulita nur kusnadi, 280904240057 Putri Ayomi Dwi Oktaviani, 280904240123 Mohammad Suhail Abdul Hakim
