Galeri Aksi Sosial Unpad
Menampilkan 447 kegiatan
Aksi Nyata Kelompok 32 KKNM Universitas Padjadjaran dalam Mengusung Perubahan di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut
- Kelompok 32
- Mekarjaya, Cikajang, Garut, Jawa Barat
- Dr. Yuniarti S.Pi., M.Si
- Juli · 2025/2026 Genap
- 19 mahasiswa
1) No Poverty
4) Quality Education
8) Decent Work and Economic Growth
11) Sustainable Cities and Communities
12) Responsible Consumption and Production
Baca deskripsi
Garut, Agustus 2026. Pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) Tematik Universitas Padjadjaran periode Juli - Agustus 2026 telah berhasil diikuti dan diramaikan oleh 74 kelompok yang disebar ke empat kabupaten sekaligus yaitu Sukabumi, Garut, Tasik, dan Cianjur. Melalui program KKNM ini, Unpad mengajak para mahasiswa untuk terjun langsung dalam mempelajari situasi desa serta keresahan para masyarakat terutama dalam tiga subtema yang telah disesuaikan oleh Universitas Padjadjaran, yaitu Pengelolaan Sampah, Literasi Informasi, dan Penanggulangan Kemiskinan.
Salah satu dari kelompok tersebut adalah kelompok KKN 32 yang berlokasi di Kabupaten Garut, khususnya pada Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang. Kelompok 32 memulai kegiatan KKN melalui tahap observasi dan persiapan untuk mempelajari bagaimana situasi dari Desa Mekarjaya guna mengidentifikasi permasalahan yang berkaitan dengan tiga subtema yang telah diberikan. Setelah melakukan tahap observasi dan identifikasi, kelompok KKN 32 mulai merancang serangkaian program kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan yang tentu saja bersinggungan dengan tiga subtema yang telah dipaparkan sebelumnya.
Pada subkelompok Pengelolaan Sampah, para perangkat desa sekaligus masyarakat setempat mengaku bahwa permasalahan pengelolaan sampah di Desa Mekarjaya masih sulit untuk ditangani, penyebabnya ialah Tempat Pembuangan Akhir yang jauh serta kurangnya kesadaran/edukasi warga dalam mengelola dan memilah sampah organik dan anorganik. Sesuai dengan itu, Kelompok KKN 32 melalui subtema pengelolaan sampah mengadakan program kerja berupa Workshop Pembuatan Komposter yang berhasil dihadiri oleh 56 Ibu Rumah Tangga Dusun 1, Desa Mekarjaya.
Workshop ini diadakan di SDN 3 Mekarjaya pada 3 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB, tepat setelah para warga terutama Ibu Rumah Tangga menyelesaikan kegiatan mereka di kebun masing-masing. Pada kegiatan workshop ini, para IRT diajak untuk memahami pentingnya memilah sampah melalui salindia edukasi yang dipaparkan oleh Tim Living Lab Magnifik yang dinaungi oleh Pusat Studi Komunikasi Lingkungan Universitas Padjadjaran selaku narasumber. Tak hanya itu, praktik pembuatan, penggunaan serta perawatan alat komposter juga dijelaskan secara rinci oleh Tim Living Lab Magnifik. Acara ini diakhiri dengan pemberian tiga alat komposter secara gratis kepada warga yang beruntung dengan harapan mampu dimanfaatkan secara berkelanjutan sekaligus menjadi contoh nyata bagi warga lain untuk dipraktikkan dalam mengelola sampah organik rumah tangga.
Selanjutnya, dalam usaha meningkatkan minat baca dan mengasah imajinasi sejak usia dini, subkelompok Literasi Informasi menggiatkan program kerja Membaca Nyaring yang diadakan setiap Senin dan Rabu pagi selama masa KKN dengan sasaran para siswa/i kelas 2 SDN 2 Mekarjaya. Melalui program kerja ini, beberapa anggota kelompok KKN 32 membantu subkelompok Literasi Informasi sebagai fasilitator atau pendamping anak-anak kelas 2 SDN 2 Mekarjaya yang telah dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mempermudah jalannya kegiatan membaca nyaring. Para fasilitator diberikan kesempatan untuk memilih satu buku fiksi bergambar yang akan dibacakan kepada siswa/i dengan intonasi dan permainan ekspresi yang hidup, meniru gambar serta onomatope dalam buku tersebut, serta mengajak anak untuk berinteraksi dan berdiskusi ringan mengenai isi cerita.
Pada akhir sesi, penanggungjawab dari subkelompok Literasi Informasi memanfaatkan waktu yang tersisa dengan meminta beberapa anak untuk menceritakan kembali isi dari buku yang telah dibacakan untuk melatih kepercayaan diri dan keberanian dari para siswa/i. Tak hanya itu, para pendamping kelompok yang telah ditugaskan sebelumnya juga diharuskan mengisi penilaian pada tiap anak yang telah didampingi guna mengetahui kemampuan dari masing-masing siswa/i kelas 2 SDN 2 Mekarjaya dalam program kerja membaca nyaring.
Terakhir, GEMILANG UMKM atau sebuah akronim dari Gerakan Melek Digital dan Pemasaran UMKM hadir sebagai program kerja dari subtema penanggulangan kemiskinan untuk membantu para pelaku UMKM di Desa Mekarjaya, yaitu Moring Alvin Putra, Ceuceu Cake, dan Singlong dalam memanfaatkan kemajuan teknologi dalam mempromosikan produk usaha mereka melalui dunia digital. Bersama program kerja ini, subkelompok penanggulangan kemiskinan memberikan pendampingan khusus melalui beberapa tahapan kegiatan yang dilaksanakan selama masa KKN yaitu 10 Juli - 11 Agustus 2026.
Pada minggu pertama dan kedua, proker ini fokus menelaah dan mengidentifikasi seputar UMKM serta persoalan para pelaku usaha mikro yang berada di Dusun 1, Desa Mekarjaya, tahap ini menuntun subkelompok penanggulangan kemiskinan menemukan sasaran UMKM untuk program kerja mereka yaitu Moring Alvin Putra, Ceuceu cake, dan Singlong yang masih memerlukan dukungan dan bantuan dalam hal penjenamaan (branding) dan promosi dengan pemanfaatan media digital. Setelah proses riset dan pemetaan masalah UMKM selesai, pada minggu ketiga dan keempat, subkelompok penanggulangan kemiskinan mulai fokus pada pengembangan sekaligus penyerahan output yang berupa standing banner, NIB, kelas content visual, logo terbaru, dan output pendukung lainnya sesuai dengan kebutuhan tiap UMKM. Proker ini mendapat dukungan penuh serta respons yang positif dari para pelaku UMKM.
“Hatur nhun kanggo mahasiswa UNPAD Sumedang kanggo sdya elmu perdagangan sareng cendramatana TI Kawit kartu nama stiker. Poster, banner, sertifikat, QRIS, NIB, foto kenang kenangan sareng anu snesna oge mudah mudahan kapayuna Moring Alvin Putra tiasa lancar maju usahana.” Tulis salah satu pelaku usaha mikro yaitu pemilik Moring Alvin Putra pada status WhatsApp yang beliau bagikan sebagai bentuk terima kasih kepada mahasiswa UNPAD.
Selain tiga program kerja yang telah dipaparkan dari masing-masing subtema di atas, kelompok KKN 32 sebenarnya masih memiliki program-program kerja lain yang tak kalah bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat, seperti workshop pengenalan ecobrick, kerja bakti bersama, penghijauan, inventarisasi buku perpustakaan, workshop menulis cerita berbasis buku, pengenalan Puskesos dan Dinsos, serta program kerja lain yang telah terlaksana hingga akhir masa KKN. Proker-proker yang telah terlaksana dengan baik dan penuh dedikasi diharapkan mampu menjadi dorongan bagi masyarakat Desa Mekarjaya untuk terus melanjutkan apa yang telah diberikan oleh kelompok KKN 32 Universitas Padjadjaran, besar harapan untuk melihat Desa Mekarjaya semakin merekah dengan cara mereka sendiri di masa depan.
Mahasiswa:
Alindya Rahma Ardaneshwara 120104230050, Marsha Aulia Zulkia 120310230072, Achmad Syarif Maulana 140310240072, Najwa Audina Tanra 140410230057, Najma Muzalfah 180110230031, Salmanzaki Azizi 180110230056, Clarannisa Kharisma Putri 180410230001, Nursyifa Zahra Kamila 190110240107, Ghania Afrin Fazila 190110240156, Cynthia Aisha Rafa 210310240091, Pri Manda Barus 210610240034, Alya Fitri Rahmadhani 210610240054, Clarissa Najla Putri Daulay 210810230022, Aghnya Nur Rahman 230204230002, Fhasya Salsa Febyola 240110230013, Muhammad Luthfi Nurmansyah 240310230061, Syafiqa Dianissa Salsabila 280504240048, Abizar Febryan 280904240013, Inaya Tabina Ramadhanti 280904240042.
Aksi Nyata Kelompok 32 KKNM Universitas Padjadjaran dalam Mengusung Perubahan di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut
- Kelompok 32
- Mekarjaya, Cikajang, Garut, Jawa Barat
- Dr. Yuniarti S.Pi., M.Si
- Juli · 2025/2026 Genap
- 19 mahasiswa
1) No Poverty
4) Quality Education
8) Decent Work and Economic Growth
11) Sustainable Cities and Communities
12) Responsible Consumption and Production
Baca deskripsi
Garut, Agustus 2026. Pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) Tematik Universitas Padjadjaran periode Juli - Agustus 2026 telah berhasil diikuti dan diramaikan oleh 74 kelompok yang disebar ke empat kabupaten sekaligus yaitu Sukabumi, Garut, Tasik, dan Cianjur. Melalui program KKNM ini, Unpad mengajak para mahasiswa untuk terjun langsung dalam mempelajari situasi desa serta keresahan para masyarakat terutama dalam tiga subtema yang telah disesuaikan oleh Universitas Padjadjaran, yaitu Pengelolaan Sampah, Literasi Informasi, dan Penanggulangan Kemiskinan.
Salah satu dari kelompok tersebut adalah kelompok KKN 32 yang berlokasi di Kabupaten Garut, khususnya pada Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang. Kelompok 32 memulai kegiatan KKN melalui tahap observasi dan persiapan untuk mempelajari bagaimana situasi dari Desa Mekarjaya guna mengidentifikasi permasalahan yang berkaitan dengan tiga subtema yang telah diberikan. Setelah melakukan tahap observasi dan identifikasi, kelompok KKN 32 mulai merancang serangkaian program kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan yang tentu saja bersinggungan dengan tiga subtema yang telah dipaparkan sebelumnya.
Pada subkelompok Pengelolaan Sampah, para perangkat desa sekaligus masyarakat setempat mengaku bahwa permasalahan pengelolaan sampah di Desa Mekarjaya masih sulit untuk ditangani, penyebabnya ialah Tempat Pembuangan Akhir yang jauh serta kurangnya kesadaran/edukasi warga dalam mengelola dan memilah sampah organik dan anorganik. Sesuai dengan itu, Kelompok KKN 32 melalui subtema pengelolaan sampah mengadakan program kerja berupa Workshop Pembuatan Komposter yang berhasil dihadiri oleh 56 Ibu Rumah Tangga Dusun 1, Desa Mekarjaya.
Workshop ini diadakan di SDN 3 Mekarjaya pada 3 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB, tepat setelah para warga terutama Ibu Rumah Tangga menyelesaikan kegiatan mereka di kebun masing-masing. Pada kegiatan workshop ini, para IRT diajak untuk memahami pentingnya memilah sampah melalui salindia edukasi yang dipaparkan oleh Tim Living Lab Magnifik yang dinaungi oleh Pusat Studi Komunikasi Lingkungan Universitas Padjadjaran selaku narasumber. Tak hanya itu, praktik pembuatan, penggunaan serta perawatan alat komposter juga dijelaskan secara rinci oleh Tim Living Lab Magnifik. Acara ini diakhiri dengan pemberian tiga alat komposter secara gratis kepada warga yang beruntung dengan harapan mampu dimanfaatkan secara berkelanjutan sekaligus menjadi contoh nyata bagi warga lain untuk dipraktikkan dalam mengelola sampah organik rumah tangga.
Selanjutnya, dalam usaha meningkatkan minat baca dan mengasah imajinasi sejak usia dini, subkelompok Literasi Informasi menggiatkan program kerja Membaca Nyaring yang diadakan setiap Senin dan Rabu pagi selama masa KKN dengan sasaran para siswa/i kelas 2 SDN 2 Mekarjaya. Melalui program kerja ini, beberapa anggota kelompok KKN 32 membantu subkelompok Literasi Informasi sebagai fasilitator atau pendamping anak-anak kelas 2 SDN 2 Mekarjaya yang telah dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mempermudah jalannya kegiatan membaca nyaring. Para fasilitator diberikan kesempatan untuk memilih satu buku fiksi bergambar yang akan dibacakan kepada siswa/i dengan intonasi dan permainan ekspresi yang hidup, meniru gambar serta onomatope dalam buku tersebut, serta mengajak anak untuk berinteraksi dan berdiskusi ringan mengenai isi cerita.
Pada akhir sesi, penanggungjawab dari subkelompok Literasi Informasi memanfaatkan waktu yang tersisa dengan meminta beberapa anak untuk menceritakan kembali isi dari buku yang telah dibacakan untuk melatih kepercayaan diri dan keberanian dari para siswa/i. Tak hanya itu, para pendamping kelompok yang telah ditugaskan sebelumnya juga diharuskan mengisi penilaian pada tiap anak yang telah didampingi guna mengetahui kemampuan dari masing-masing siswa/i kelas 2 SDN 2 Mekarjaya dalam program kerja membaca nyaring.
Terakhir, GEMILANG UMKM atau sebuah akronim dari Gerakan Melek Digital dan Pemasaran UMKM hadir sebagai program kerja dari subtema penanggulangan kemiskinan untuk membantu para pelaku UMKM di Desa Mekarjaya, yaitu Moring Alvin Putra, Ceuceu Cake, dan Singlong dalam memanfaatkan kemajuan teknologi dalam mempromosikan produk usaha mereka melalui dunia digital. Bersama program kerja ini, subkelompok penanggulangan kemiskinan memberikan pendampingan khusus melalui beberapa tahapan kegiatan yang dilaksanakan selama masa KKN yaitu 10 Juli - 11 Agustus 2026.
Pada minggu pertama dan kedua, proker ini fokus menelaah dan mengidentifikasi seputar UMKM serta persoalan para pelaku usaha mikro yang berada di Dusun 1, Desa Mekarjaya, tahap ini menuntun subkelompok penanggulangan kemiskinan menemukan sasaran UMKM untuk program kerja mereka yaitu Moring Alvin Putra, Ceuceu cake, dan Singlong yang masih memerlukan dukungan dan bantuan dalam hal penjenamaan (branding) dan promosi dengan pemanfaatan media digital. Setelah proses riset dan pemetaan masalah UMKM selesai, pada minggu ketiga dan keempat, subkelompok penanggulangan kemiskinan mulai fokus pada pengembangan sekaligus penyerahan output yang berupa standing banner, NIB, kelas content visual, logo terbaru, dan output pendukung lainnya sesuai dengan kebutuhan tiap UMKM. Proker ini mendapat dukungan penuh serta respons yang positif dari para pelaku UMKM.
“Hatur nhun kanggo mahasiswa UNPAD Sumedang kanggo sdya elmu perdagangan sareng cendramatana TI Kawit kartu nama stiker. Poster, banner, sertifikat, QRIS, NIB, foto kenang kenangan sareng anu snesna oge mudah mudahan kapayuna Moring Alvin Putra tiasa lancar maju usahana.” Tulis salah satu pelaku usaha mikro yaitu pemilik Moring Alvin Putra pada status WhatsApp yang beliau bagikan sebagai bentuk terima kasih kepada mahasiswa UNPAD.
Selain tiga program kerja yang telah dipaparkan dari masing-masing subtema di atas, kelompok KKN 32 sebenarnya masih memiliki program-program kerja lain yang tak kalah bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat, seperti workshop pengenalan ecobrick, kerja bakti bersama, penghijauan, inventarisasi buku perpustakaan, workshop menulis cerita berbasis buku, pengenalan Puskesos dan Dinsos, serta program kerja lain yang telah terlaksana hingga akhir masa KKN. Proker-proker yang telah terlaksana dengan baik dan penuh dedikasi diharapkan mampu menjadi dorongan bagi masyarakat Desa Mekarjaya untuk terus melanjutkan apa yang telah diberikan oleh kelompok KKN 32 Universitas Padjadjaran, besar harapan untuk melihat Desa Mekarjaya semakin merekah dengan cara mereka sendiri di masa depan.
Mahasiswa:
Alindya Rahma Ardaneshwara 120104230050, Marsha Aulia Zulkia 120310230072, Achmad Syarif Maulana 140310240072, Najwa Audina Tanra 140410230057, Najma Muzalfah 180110230031, Salmanzaki Azizi 180110230056, Clarannisa Kharisma Putri 180410230001, Nursyifa Zahra Kamila 190110240107, Ghania Afrin Fazila 190110240156, Cynthia Aisha Rafa 210310240091, Pri Manda Barus 210610240034, Alya Fitri Rahmadhani 210610240054, Clarissa Najla Putri Daulay 210810230022, Aghnya Nur Rahman 230204230002, Fhasya Salsa Febyola 240110230013, Muhammad Luthfi Nurmansyah 240310230061, Syafiqa Dianissa Salsabila 280504240048, Abizar Febryan 280904240013, Inaya Tabina Ramadhanti 280904240042.
Aksi Nyata Kelompok 32 KKNM Universitas Padjadjaran dalam Mengusung Perubahan di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut
- Kelompok 32
- Mekarjaya, Cikajang, Garut, Jawa Barat
- Dr. Yuniarti S.Pi., M.Si
- Juli · 2025/2026 Genap
- 19 mahasiswa
1) No Poverty
4) Quality Education
8) Decent Work and Economic Growth
11) Sustainable Cities and Communities
12) Responsible Consumption and Production
Baca deskripsi
Garut, Agustus 2026. Pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) Tematik Universitas Padjadjaran periode Juli - Agustus 2026 telah berhasil diikuti dan diramaikan oleh 74 kelompok yang disebar ke empat kabupaten sekaligus yaitu Sukabumi, Garut, Tasik, dan Cianjur. Melalui program KKNM ini, Unpad mengajak para mahasiswa untuk terjun langsung dalam mempelajari situasi desa serta keresahan para masyarakat terutama dalam tiga subtema yang telah disesuaikan oleh Universitas Padjadjaran, yaitu Pengelolaan Sampah, Literasi Informasi, dan Penanggulangan Kemiskinan.
Salah satu dari kelompok tersebut adalah kelompok KKN 32 yang berlokasi di Kabupaten Garut, khususnya pada Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang. Kelompok 32 memulai kegiatan KKN melalui tahap observasi dan persiapan untuk mempelajari bagaimana situasi dari Desa Mekarjaya guna mengidentifikasi permasalahan yang berkaitan dengan tiga subtema yang telah diberikan. Setelah melakukan tahap observasi dan identifikasi, kelompok KKN 32 mulai merancang serangkaian program kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan yang tentu saja bersinggungan dengan tiga subtema yang telah dipaparkan sebelumnya.
Pada subkelompok Pengelolaan Sampah, para perangkat desa sekaligus masyarakat setempat mengaku bahwa permasalahan pengelolaan sampah di Desa Mekarjaya masih sulit untuk ditangani, penyebabnya ialah Tempat Pembuangan Akhir yang jauh serta kurangnya kesadaran/edukasi warga dalam mengelola dan memilah sampah organik dan anorganik. Sesuai dengan itu, Kelompok KKN 32 melalui subtema pengelolaan sampah mengadakan program kerja berupa Workshop Pembuatan Komposter yang berhasil dihadiri oleh 56 Ibu Rumah Tangga Dusun 1, Desa Mekarjaya.
Workshop ini diadakan di SDN 3 Mekarjaya pada 3 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB, tepat setelah para warga terutama Ibu Rumah Tangga menyelesaikan kegiatan mereka di kebun masing-masing. Pada kegiatan workshop ini, para IRT diajak untuk memahami pentingnya memilah sampah melalui salindia edukasi yang dipaparkan oleh Tim Living Lab Magnifik yang dinaungi oleh Pusat Studi Komunikasi Lingkungan Universitas Padjadjaran selaku narasumber. Tak hanya itu, praktik pembuatan, penggunaan serta perawatan alat komposter juga dijelaskan secara rinci oleh Tim Living Lab Magnifik. Acara ini diakhiri dengan pemberian tiga alat komposter secara gratis kepada warga yang beruntung dengan harapan mampu dimanfaatkan secara berkelanjutan sekaligus menjadi contoh nyata bagi warga lain untuk dipraktikkan dalam mengelola sampah organik rumah tangga.
Selanjutnya, dalam usaha meningkatkan minat baca dan mengasah imajinasi sejak usia dini, subkelompok Literasi Informasi menggiatkan program kerja Membaca Nyaring yang diadakan setiap Senin dan Rabu pagi selama masa KKN dengan sasaran para siswa/i kelas 2 SDN 2 Mekarjaya. Melalui program kerja ini, beberapa anggota kelompok KKN 32 membantu subkelompok Literasi Informasi sebagai fasilitator atau pendamping anak-anak kelas 2 SDN 2 Mekarjaya yang telah dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mempermudah jalannya kegiatan membaca nyaring. Para fasilitator diberikan kesempatan untuk memilih satu buku fiksi bergambar yang akan dibacakan kepada siswa/i dengan intonasi dan permainan ekspresi yang hidup, meniru gambar serta onomatope dalam buku tersebut, serta mengajak anak untuk berinteraksi dan berdiskusi ringan mengenai isi cerita.
Pada akhir sesi, penanggungjawab dari subkelompok Literasi Informasi memanfaatkan waktu yang tersisa dengan meminta beberapa anak untuk menceritakan kembali isi dari buku yang telah dibacakan untuk melatih kepercayaan diri dan keberanian dari para siswa/i. Tak hanya itu, para pendamping kelompok yang telah ditugaskan sebelumnya juga diharuskan mengisi penilaian pada tiap anak yang telah didampingi guna mengetahui kemampuan dari masing-masing siswa/i kelas 2 SDN 2 Mekarjaya dalam program kerja membaca nyaring.
Terakhir, GEMILANG UMKM atau sebuah akronim dari Gerakan Melek Digital dan Pemasaran UMKM hadir sebagai program kerja dari subtema penanggulangan kemiskinan untuk membantu para pelaku UMKM di Desa Mekarjaya, yaitu Moring Alvin Putra, Ceuceu Cake, dan Singlong dalam memanfaatkan kemajuan teknologi dalam mempromosikan produk usaha mereka melalui dunia digital. Bersama program kerja ini, subkelompok penanggulangan kemiskinan memberikan pendampingan khusus melalui beberapa tahapan kegiatan yang dilaksanakan selama masa KKN yaitu 10 Juli - 11 Agustus 2026.
Pada minggu pertama dan kedua, proker ini fokus menelaah dan mengidentifikasi seputar UMKM serta persoalan para pelaku usaha mikro yang berada di Dusun 1, Desa Mekarjaya, tahap ini menuntun subkelompok penanggulangan kemiskinan menemukan sasaran UMKM untuk program kerja mereka yaitu Moring Alvin Putra, Ceuceu cake, dan Singlong yang masih memerlukan dukungan dan bantuan dalam hal penjenamaan (branding) dan promosi dengan pemanfaatan media digital. Setelah proses riset dan pemetaan masalah UMKM selesai, pada minggu ketiga dan keempat, subkelompok penanggulangan kemiskinan mulai fokus pada pengembangan sekaligus penyerahan output yang berupa standing banner, NIB, kelas content visual, logo terbaru, dan output pendukung lainnya sesuai dengan kebutuhan tiap UMKM. Proker ini mendapat dukungan penuh serta respons yang positif dari para pelaku UMKM.
“Hatur nhun kanggo mahasiswa UNPAD Sumedang kanggo sdya elmu perdagangan sareng cendramatana TI Kawit kartu nama stiker. Poster, banner, sertifikat, QRIS, NIB, foto kenang kenangan sareng anu snesna oge mudah mudahan kapayuna Moring Alvin Putra tiasa lancar maju usahana.” Tulis salah satu pelaku usaha mikro yaitu pemilik Moring Alvin Putra pada status WhatsApp yang beliau bagikan sebagai bentuk terima kasih kepada mahasiswa UNPAD.
Selain tiga program kerja yang telah dipaparkan dari masing-masing subtema di atas, kelompok KKN 32 sebenarnya masih memiliki program-program kerja lain yang tak kalah bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat, seperti workshop pengenalan ecobrick, kerja bakti bersama, penghijauan, inventarisasi buku perpustakaan, workshop menulis cerita berbasis buku, pengenalan Puskesos dan Dinsos, serta program kerja lain yang telah terlaksana hingga akhir masa KKN. Proker-proker yang telah terlaksana dengan baik dan penuh dedikasi diharapkan mampu menjadi dorongan bagi masyarakat Desa Mekarjaya untuk terus melanjutkan apa yang telah diberikan oleh kelompok KKN 32 Universitas Padjadjaran, besar harapan untuk melihat Desa Mekarjaya semakin merekah dengan cara mereka sendiri di masa depan.
Mahasiswa:
Alindya Rahma Ardaneshwara 120104230050, Marsha Aulia Zulkia 120310230072, Achmad Syarif Maulana 140310240072, Najwa Audina Tanra 140410230057, Najma Muzalfah 180110230031, Salmanzaki Azizi 180110230056, Clarannisa Kharisma Putri 180410230001, Nursyifa Zahra Kamila 190110240107, Ghania Afrin Fazila 190110240156, Cynthia Aisha Rafa 210310240091, Pri Manda Barus 210610240034, Alya Fitri Rahmadhani 210610240054, Clarissa Najla Putri Daulay 210810230022, Aghnya Nur Rahman 230204230002, Fhasya Salsa Febyola 240110230013, Muhammad Luthfi Nurmansyah 240310230061, Syafiqa Dianissa Salsabila 280504240048, Abizar Febryan 280904240013, Inaya Tabina Ramadhanti 280904240042.
Aksi Nyata Kelompok 32 KKNM Universitas Padjadjaran dalam Mengusung Perubahan di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut
- Kelompok 32
- Mekarjaya, Cikajang, Garut, Jawa Barat
- Dr. Yuniarti S.Pi., M.Si
- Juli · 2025/2026 Genap
- 19 mahasiswa
1) No Poverty
4) Quality Education
8) Decent Work and Economic Growth
11) Sustainable Cities and Communities
12) Responsible Consumption and Production
Baca deskripsi
Garut, Agustus 2026. Pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) Tematik Universitas Padjadjaran periode Juli - Agustus 2026 telah berhasil diikuti dan diramaikan oleh 74 kelompok yang disebar ke empat kabupaten sekaligus yaitu Sukabumi, Garut, Tasik, dan Cianjur. Melalui program KKNM ini, Unpad mengajak para mahasiswa untuk terjun langsung dalam mempelajari situasi desa serta keresahan para masyarakat terutama dalam tiga subtema yang telah disesuaikan oleh Universitas Padjadjaran, yaitu Pengelolaan Sampah, Literasi Informasi, dan Penanggulangan Kemiskinan.
Salah satu dari kelompok tersebut adalah kelompok KKN 32 yang berlokasi di Kabupaten Garut, khususnya pada Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang. Kelompok 32 memulai kegiatan KKN melalui tahap observasi dan persiapan untuk mempelajari bagaimana situasi dari Desa Mekarjaya guna mengidentifikasi permasalahan yang berkaitan dengan tiga subtema yang telah diberikan. Setelah melakukan tahap observasi dan identifikasi, kelompok KKN 32 mulai merancang serangkaian program kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan yang tentu saja bersinggungan dengan tiga subtema yang telah dipaparkan sebelumnya.
Pada subkelompok Pengelolaan Sampah, para perangkat desa sekaligus masyarakat setempat mengaku bahwa permasalahan pengelolaan sampah di Desa Mekarjaya masih sulit untuk ditangani, penyebabnya ialah Tempat Pembuangan Akhir yang jauh serta kurangnya kesadaran/edukasi warga dalam mengelola dan memilah sampah organik dan anorganik. Sesuai dengan itu, Kelompok KKN 32 melalui subtema pengelolaan sampah mengadakan program kerja berupa Workshop Pembuatan Komposter yang berhasil dihadiri oleh 56 Ibu Rumah Tangga Dusun 1, Desa Mekarjaya.
Workshop ini diadakan di SDN 3 Mekarjaya pada 3 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB, tepat setelah para warga terutama Ibu Rumah Tangga menyelesaikan kegiatan mereka di kebun masing-masing. Pada kegiatan workshop ini, para IRT diajak untuk memahami pentingnya memilah sampah melalui salindia edukasi yang dipaparkan oleh Tim Living Lab Magnifik yang dinaungi oleh Pusat Studi Komunikasi Lingkungan Universitas Padjadjaran selaku narasumber. Tak hanya itu, praktik pembuatan, penggunaan serta perawatan alat komposter juga dijelaskan secara rinci oleh Tim Living Lab Magnifik. Acara ini diakhiri dengan pemberian tiga alat komposter secara gratis kepada warga yang beruntung dengan harapan mampu dimanfaatkan secara berkelanjutan sekaligus menjadi contoh nyata bagi warga lain untuk dipraktikkan dalam mengelola sampah organik rumah tangga.
Selanjutnya, dalam usaha meningkatkan minat baca dan mengasah imajinasi sejak usia dini, subkelompok Literasi Informasi menggiatkan program kerja Membaca Nyaring yang diadakan setiap Senin dan Rabu pagi selama masa KKN dengan sasaran para siswa/i kelas 2 SDN 2 Mekarjaya. Melalui program kerja ini, beberapa anggota kelompok KKN 32 membantu subkelompok Literasi Informasi sebagai fasilitator atau pendamping anak-anak kelas 2 SDN 2 Mekarjaya yang telah dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mempermudah jalannya kegiatan membaca nyaring. Para fasilitator diberikan kesempatan untuk memilih satu buku fiksi bergambar yang akan dibacakan kepada siswa/i dengan intonasi dan permainan ekspresi yang hidup, meniru gambar serta onomatope dalam buku tersebut, serta mengajak anak untuk berinteraksi dan berdiskusi ringan mengenai isi cerita.
Pada akhir sesi, penanggungjawab dari subkelompok Literasi Informasi memanfaatkan waktu yang tersisa dengan meminta beberapa anak untuk menceritakan kembali isi dari buku yang telah dibacakan untuk melatih kepercayaan diri dan keberanian dari para siswa/i. Tak hanya itu, para pendamping kelompok yang telah ditugaskan sebelumnya juga diharuskan mengisi penilaian pada tiap anak yang telah didampingi guna mengetahui kemampuan dari masing-masing siswa/i kelas 2 SDN 2 Mekarjaya dalam program kerja membaca nyaring.
Terakhir, GEMILANG UMKM atau sebuah akronim dari Gerakan Melek Digital dan Pemasaran UMKM hadir sebagai program kerja dari subtema penanggulangan kemiskinan untuk membantu para pelaku UMKM di Desa Mekarjaya, yaitu Moring Alvin Putra, Ceuceu Cake, dan Singlong dalam memanfaatkan kemajuan teknologi dalam mempromosikan produk usaha mereka melalui dunia digital. Bersama program kerja ini, subkelompok penanggulangan kemiskinan memberikan pendampingan khusus melalui beberapa tahapan kegiatan yang dilaksanakan selama masa KKN yaitu 10 Juli - 11 Agustus 2026.
Pada minggu pertama dan kedua, proker ini fokus menelaah dan mengidentifikasi seputar UMKM serta persoalan para pelaku usaha mikro yang berada di Dusun 1, Desa Mekarjaya, tahap ini menuntun subkelompok penanggulangan kemiskinan menemukan sasaran UMKM untuk program kerja mereka yaitu Moring Alvin Putra, Ceuceu cake, dan Singlong yang masih memerlukan dukungan dan bantuan dalam hal penjenamaan (branding) dan promosi dengan pemanfaatan media digital. Setelah proses riset dan pemetaan masalah UMKM selesai, pada minggu ketiga dan keempat, subkelompok penanggulangan kemiskinan mulai fokus pada pengembangan sekaligus penyerahan output yang berupa standing banner, NIB, kelas content visual, logo terbaru, dan output pendukung lainnya sesuai dengan kebutuhan tiap UMKM. Proker ini mendapat dukungan penuh serta respons yang positif dari para pelaku UMKM.
“Hatur nhun kanggo mahasiswa UNPAD Sumedang kanggo sdya elmu perdagangan sareng cendramatana TI Kawit kartu nama stiker. Poster, banner, sertifikat, QRIS, NIB, foto kenang kenangan sareng anu snesna oge mudah mudahan kapayuna Moring Alvin Putra tiasa lancar maju usahana.” Tulis salah satu pelaku usaha mikro yaitu pemilik Moring Alvin Putra pada status WhatsApp yang beliau bagikan sebagai bentuk terima kasih kepada mahasiswa UNPAD.
Selain tiga program kerja yang telah dipaparkan dari masing-masing subtema di atas, kelompok KKN 32 sebenarnya masih memiliki program-program kerja lain yang tak kalah bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat, seperti workshop pengenalan ecobrick, kerja bakti bersama, penghijauan, inventarisasi buku perpustakaan, workshop menulis cerita berbasis buku, pengenalan Puskesos dan Dinsos, serta program kerja lain yang telah terlaksana hingga akhir masa KKN. Proker-proker yang telah terlaksana dengan baik dan penuh dedikasi diharapkan mampu menjadi dorongan bagi masyarakat Desa Mekarjaya untuk terus melanjutkan apa yang telah diberikan oleh kelompok KKN 32 Universitas Padjadjaran, besar harapan untuk melihat Desa Mekarjaya semakin merekah dengan cara mereka sendiri di masa depan.
Mahasiswa:
Alindya Rahma Ardaneshwara 120104230050, Marsha Aulia Zulkia 120310230072, Achmad Syarif Maulana 140310240072, Najwa Audina Tanra 140410230057, Najma Muzalfah 180110230031, Salmanzaki Azizi 180110230056, Clarannisa Kharisma Putri 180410230001, Nursyifa Zahra Kamila 190110240107, Ghania Afrin Fazila 190110240156, Cynthia Aisha Rafa 210310240091, Pri Manda Barus 210610240034, Alya Fitri Rahmadhani 210610240054, Clarissa Najla Putri Daulay 210810230022, Aghnya Nur Rahman 230204230002, Fhasya Salsa Febyola 240110230013, Muhammad Luthfi Nurmansyah 240310230061, Syafiqa Dianissa Salsabila 280504240048, Abizar Febryan 280904240013, Inaya Tabina Ramadhanti 280904240042.
Edukasi Multi-jenjang pada Siswa sebagai Strategi Akar Kemiskinan Struktural di Desa Jayagiri
- Kelompok KKN 20
- Jayagiri, Sindangbarang, Cianjur, Jawa Barat
- Dr. Wahya, M.Hum.
- Juli · 2024/2025 Ganjil
- 5 mahasiswa
1) No Poverty
5) Gender Equality
Baca deskripsi
Program Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat oleh Kelompok KKN 20 Universitas Padjadjaran tahun 2026 mengangkat judul "Edukasi Multi-Jenjang pada Siswa sebagai Strategi Intervensi Akar Kemiskinan Struktural di Desa Jayagiri". Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Jayagiri, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan fokus utama pada sub-tema penanggulangan kemiskinan. Program ini dirancang untuk merespons permasalahan kemiskinan multidimensional di Cianjur Selatan yang tidak hanya dipicu oleh tingginya pengangguran dan ketergantungan pada sektor pertanian, tetapi juga oleh kerentanan sosial pada kelompok remaja. Kerentanan tersebut meliputi risiko putus sekolah, pernikahan dini, penyalahgunaan NAPZA, serta maraknya jeratan judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) yang berpotensi melanggengkan rantai kemiskinan antargenerasi.
Sebagai intervensi strategis, kegiatan ini mengusung pendekatan preventif melalui edukasi di berbagai jenjang sekolah. Tujuan utamanya adalah membentengi para siswa dari perilaku destruktif yang merusak masa depan finansial, sekaligus meningkatkan literasi keuangan dasar, motivasi belajar, serta kesiapan karir dan perguruan tinggi. Berlandaskan pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, program ini berupaya menggeser paradigma pengabdian masyarakat dari sekadar bantuan fisik sementara menjadi edukasi pemberdayaan yang berdampak jangka panjang.
Rangkaian pelaksanaan diawali pada pertengahan Juli 2026 melalui tahap pemetaan situasi bersama Perangkat Desa Jayagiri serta survei ke sekolah-sekolah sasaran. Pada tingkat Sekolah Dasar (SDN Budibakti dan SDN Santosa), tim KKN berkolaborasi dengan sub-tema literasi untuk mengenalkan media digital bookbot guna memfasilitasi kegiatan membaca nyaring, sekaligus mengadakan sesi sharing mengenai motivasi pendidikan dan cita-cita setelah lulus SD.
Puncak program berlangsung pada awal Agustus 2026 melalui sosialisasi interaktif di tingkat menengah:
- Di SMKN 1 Sindangbarang (kelas 10 dan 11), materi difokuskan pada bahaya serta risiko finansial dari judol dan pinjol, dampak penyalahgunaan NAPZA, serta wawasan dunia perkuliahan dan persiapan karir.
- Di SMPN 5 Sindangbarang (kelas 7, 8, dan 9), edukasi ditekankan pada bahaya pernikahan dini serta pentingnya menuntaskan program wajib belajar 12 tahun.
Seluruh sesi sosialisasi ditutup dengan Focus Group Discussion (FGD) interaktif dalam kelompok-kelompok kecil yang didampingi mentor agar para siswa dapat mendalami materi dan berdiskusi secara lebih personal.
Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan motivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan serta menghindari risiko sosial-ekonomi. Agar dampak edukasi berkesinambungan, program ini merekomendasikan sekolah untuk mengintegrasikan materi pencegahan tersebut ke dalam bimbingan konseling, serta mengimbau pemerintah desa dan para orang tua untuk terus mendukung program wajib belajar 12 tahun demi memutus rantai kemiskinan di Desa Jayagiri.
Mahasiswa:
1. Christhabell Lucreshia Shinequa Faustine (140410230093) Biologi, 2. Fakhri Abdillah Al-Mufid (180910230054) Sastra Arab, 3. Nabila Paras Ayu (120310233021) Manajemen, 4. Riffangga Prawiguna Kurniawan (110110220399) Hukum, 5. Syamsa Aulia (180910230019) Sastra Arab
Edukasi Multi-jenjang pada Siswa sebagai Strategi Akar Kemiskinan Struktural di Desa Jayagiri
- Kelompok KKN 20
- Jayagiri, Sindangbarang, Cianjur, Jawa Barat
- Dr. Wahya, M.Hum.
- Juli · 2024/2025 Ganjil
- 5 mahasiswa
1) No Poverty
5) Gender Equality
Baca deskripsi
Program Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat oleh Kelompok KKN 20 Universitas Padjadjaran tahun 2026 mengangkat judul "Edukasi Multi-Jenjang pada Siswa sebagai Strategi Intervensi Akar Kemiskinan Struktural di Desa Jayagiri". Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Jayagiri, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan fokus utama pada sub-tema penanggulangan kemiskinan. Program ini dirancang untuk merespons permasalahan kemiskinan multidimensional di Cianjur Selatan yang tidak hanya dipicu oleh tingginya pengangguran dan ketergantungan pada sektor pertanian, tetapi juga oleh kerentanan sosial pada kelompok remaja. Kerentanan tersebut meliputi risiko putus sekolah, pernikahan dini, penyalahgunaan NAPZA, serta maraknya jeratan judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) yang berpotensi melanggengkan rantai kemiskinan antargenerasi.
Sebagai intervensi strategis, kegiatan ini mengusung pendekatan preventif melalui edukasi di berbagai jenjang sekolah. Tujuan utamanya adalah membentengi para siswa dari perilaku destruktif yang merusak masa depan finansial, sekaligus meningkatkan literasi keuangan dasar, motivasi belajar, serta kesiapan karir dan perguruan tinggi. Berlandaskan pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, program ini berupaya menggeser paradigma pengabdian masyarakat dari sekadar bantuan fisik sementara menjadi edukasi pemberdayaan yang berdampak jangka panjang.
Rangkaian pelaksanaan diawali pada pertengahan Juli 2026 melalui tahap pemetaan situasi bersama Perangkat Desa Jayagiri serta survei ke sekolah-sekolah sasaran. Pada tingkat Sekolah Dasar (SDN Budibakti dan SDN Santosa), tim KKN berkolaborasi dengan sub-tema literasi untuk mengenalkan media digital bookbot guna memfasilitasi kegiatan membaca nyaring, sekaligus mengadakan sesi sharing mengenai motivasi pendidikan dan cita-cita setelah lulus SD.
Puncak program berlangsung pada awal Agustus 2026 melalui sosialisasi interaktif di tingkat menengah:
- Di SMKN 1 Sindangbarang (kelas 10 dan 11), materi difokuskan pada bahaya serta risiko finansial dari judol dan pinjol, dampak penyalahgunaan NAPZA, serta wawasan dunia perkuliahan dan persiapan karir.
- Di SMPN 5 Sindangbarang (kelas 7, 8, dan 9), edukasi ditekankan pada bahaya pernikahan dini serta pentingnya menuntaskan program wajib belajar 12 tahun.
Seluruh sesi sosialisasi ditutup dengan Focus Group Discussion (FGD) interaktif dalam kelompok-kelompok kecil yang didampingi mentor agar para siswa dapat mendalami materi dan berdiskusi secara lebih personal.
Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan motivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan serta menghindari risiko sosial-ekonomi. Agar dampak edukasi berkesinambungan, program ini merekomendasikan sekolah untuk mengintegrasikan materi pencegahan tersebut ke dalam bimbingan konseling, serta mengimbau pemerintah desa dan para orang tua untuk terus mendukung program wajib belajar 12 tahun demi memutus rantai kemiskinan di Desa Jayagiri.
Mahasiswa:
1. Christhabell Lucreshia Shinequa Faustine (140410230093) Biologi, 2. Fakhri Abdillah Al-Mufid (180910230054) Sastra Arab, 3. Nabila Paras Ayu (120310233021) Manajemen, 4. Riffangga Prawiguna Kurniawan (110110220399) Hukum, 5. Syamsa Aulia (180910230019) Sastra Arab
Lentera (Langkah Sehat dan Edukasi Kreatif) Oleh Kelompok KKN 70
- Kelompok KKN 70
- Banyuresmi, Sukahening, Tasikmalaya, Jawa Barat
- Ir. Yogina Lestari Ayu Situmorang, S. T., M. T.
- Agustus · 2024/2025 Ganjil
- 1 mahasiswa
1) No Poverty
4) Quality Education
8) Decent Work and Economic Growth
12) Responsible Consumption and Production
Baca deskripsi
Lentera (Langkah Sehat dan Edukasi Kreatif) Oleh Kelompok KKN 70 merupakan program kerja gabungan dari ketiga Sub-Kelompok yang berguna sebagai Main Event dengan inti acara ini diawali dengan Fun Walk yang dilakukan oleh seluruh desa Banyuresmi dan juga terdapat workshop pengenalan Incinerator dari sub kelompok sampah dan pematerian seperti edukasi mengenai 5r (Reduce, Reuse, Recycle, Replant, Replace) dan juga pengenalan syarat syarat pembangunan TPA, untuk sub kemiskinan terdapat workshop mengenai arang yang terbuat dari sekam padi (kulit padi), dan juga terdapat edukasi pembuatan Qris, pembuatan Whatsapp Business, pengenalan e-commerce dan juga menabung, untuk sub Literasi dan informasi berguna sebagai Awarding pemenang lomba yang diadakan untuk anak-anak SD dan juga ada door prize untuk peserta yang mengikuti Fun Walk
Mahasiswa:
Keyakka Sakayya Wisala Kondang (SV’24) (Manajemen Produksi Media)Aurel Avrilia (FEB’23) (Manajemen)Fadhilla Nur Haya Sari (dhilla) (FISIP’24) (Antropologi)Tuti Aulia Mulyani (FMIPA'24) (Fisika)Latifah Qonita (FIB'23) (Sastra Indonesia)Annisa (caca) (FTIP’23) (Teknik Pertanian)Fisca Putri Rahdiana (FISIP'23) (Ilmu Pemerintahan)Krista Andrea Listiani (FMIPA'23) (Biologi)Jasmine Indyanti Taqiyyah (FTIP'23) (Teknologi Industri Pertanian)Refina Nur Febrianti (FPIK'23) (Pariwisata Bahari)Ernanda Khoirotun Nisa' (FIKOM'23) (Perpustakaan dan Sains Informasi) Afiya Raisya Muthmainnah (FIKOM'24) (Hubungan Masyarakat)Azzar Amri Maulana (FIKOM'24) (Hubungan Masyarakat)Keyla Revala Avrilyani (FIB'23) (Sastra Arab)Abdurrahman Musa Ali Kusuma (FAPSI'24) (Psikologi)Batara Nugraha Raksadilaga Tana (FISIP'24) (Antropologi)Rausyan Fikri Suwandiman (FEB'23) (Manajemen)Daffa Pradhitan Susanton (FTIP’23) (Teknik Pertanian)
Lentera (Langkah Sehat dan Edukasi Kreatif) Oleh Kelompok KKN 70
- Kelompok KKN 70
- Banyuresmi, Sukahening, Tasikmalaya, Jawa Barat
- Ir. Yogina Lestari Ayu Situmorang, S. T., M. T.
- Agustus · 2024/2025 Ganjil
- 1 mahasiswa
1) No Poverty
4) Quality Education
8) Decent Work and Economic Growth
12) Responsible Consumption and Production
Baca deskripsi
Lentera (Langkah Sehat dan Edukasi Kreatif) Oleh Kelompok KKN 70 merupakan program kerja gabungan dari ketiga Sub-Kelompok yang berguna sebagai Main Event dengan inti acara ini diawali dengan Fun Walk yang dilakukan oleh seluruh desa Banyuresmi dan juga terdapat workshop pengenalan Incinerator dari sub kelompok sampah dan pematerian seperti edukasi mengenai 5r (Reduce, Reuse, Recycle, Replant, Replace) dan juga pengenalan syarat syarat pembangunan TPA, untuk sub kemiskinan terdapat workshop mengenai arang yang terbuat dari sekam padi (kulit padi), dan juga terdapat edukasi pembuatan Qris, pembuatan Whatsapp Business, pengenalan e-commerce dan juga menabung, untuk sub Literasi dan informasi berguna sebagai Awarding pemenang lomba yang diadakan untuk anak-anak SD dan juga ada door prize untuk peserta yang mengikuti Fun Walk
Mahasiswa:
Keyakka Sakayya Wisala Kondang (SV’24) (Manajemen Produksi Media)Aurel Avrilia (FEB’23) (Manajemen)Fadhilla Nur Haya Sari (dhilla) (FISIP’24) (Antropologi)Tuti Aulia Mulyani (FMIPA'24) (Fisika)Latifah Qonita (FIB'23) (Sastra Indonesia)Annisa (caca) (FTIP’23) (Teknik Pertanian)Fisca Putri Rahdiana (FISIP'23) (Ilmu Pemerintahan)Krista Andrea Listiani (FMIPA'23) (Biologi)Jasmine Indyanti Taqiyyah (FTIP'23) (Teknologi Industri Pertanian)Refina Nur Febrianti (FPIK'23) (Pariwisata Bahari)Ernanda Khoirotun Nisa' (FIKOM'23) (Perpustakaan dan Sains Informasi) Afiya Raisya Muthmainnah (FIKOM'24) (Hubungan Masyarakat)Azzar Amri Maulana (FIKOM'24) (Hubungan Masyarakat)Keyla Revala Avrilyani (FIB'23) (Sastra Arab)Abdurrahman Musa Ali Kusuma (FAPSI'24) (Psikologi)Batara Nugraha Raksadilaga Tana (FISIP'24) (Antropologi)Rausyan Fikri Suwandiman (FEB'23) (Manajemen)Daffa Pradhitan Susanton (FTIP’23) (Teknik Pertanian)
Lentera (Langkah Sehat dan Edukasi Kreatif) Oleh Kelompok KKN 70
- Kelompok KKN 70
- Banyuresmi, Sukahening, Tasikmalaya, Jawa Barat
- Ir. Yogina Lestari Ayu Situmorang, S. T., M. T.
- Agustus · 2024/2025 Ganjil
- 1 mahasiswa
1) No Poverty
4) Quality Education
8) Decent Work and Economic Growth
12) Responsible Consumption and Production
Baca deskripsi
Lentera (Langkah Sehat dan Edukasi Kreatif) Oleh Kelompok KKN 70 merupakan program kerja gabungan dari ketiga Sub-Kelompok yang berguna sebagai Main Event dengan inti acara ini diawali dengan Fun Walk yang dilakukan oleh seluruh desa Banyuresmi dan juga terdapat workshop pengenalan Incinerator dari sub kelompok sampah dan pematerian seperti edukasi mengenai 5r (Reduce, Reuse, Recycle, Replant, Replace) dan juga pengenalan syarat syarat pembangunan TPA, untuk sub kemiskinan terdapat workshop mengenai arang yang terbuat dari sekam padi (kulit padi), dan juga terdapat edukasi pembuatan Qris, pembuatan Whatsapp Business, pengenalan e-commerce dan juga menabung, untuk sub Literasi dan informasi berguna sebagai Awarding pemenang lomba yang diadakan untuk anak-anak SD dan juga ada door prize untuk peserta yang mengikuti Fun Walk
Mahasiswa:
Keyakka Sakayya Wisala Kondang (SV’24) (Manajemen Produksi Media)Aurel Avrilia (FEB’23) (Manajemen)Fadhilla Nur Haya Sari (dhilla) (FISIP’24) (Antropologi)Tuti Aulia Mulyani (FMIPA'24) (Fisika)Latifah Qonita (FIB'23) (Sastra Indonesia)Annisa (caca) (FTIP’23) (Teknik Pertanian)Fisca Putri Rahdiana (FISIP'23) (Ilmu Pemerintahan)Krista Andrea Listiani (FMIPA'23) (Biologi)Jasmine Indyanti Taqiyyah (FTIP'23) (Teknologi Industri Pertanian)Refina Nur Febrianti (FPIK'23) (Pariwisata Bahari)Ernanda Khoirotun Nisa' (FIKOM'23) (Perpustakaan dan Sains Informasi) Afiya Raisya Muthmainnah (FIKOM'24) (Hubungan Masyarakat)Azzar Amri Maulana (FIKOM'24) (Hubungan Masyarakat)Keyla Revala Avrilyani (FIB'23) (Sastra Arab)Abdurrahman Musa Ali Kusuma (FAPSI'24) (Psikologi)Batara Nugraha Raksadilaga Tana (FISIP'24) (Antropologi)Rausyan Fikri Suwandiman (FEB'23) (Manajemen)Daffa Pradhitan Susanton (FTIP’23) (Teknik Pertanian)
