Gallery aksi sosial

Galeri Aksi Sosial Unpad

Menampilkan 447 kegiatan

KKN Unpad

Pengelolaan Perpustakaan

  • KKN 51 Universitas Padjajaran
  • Ciawi, Ciawi, Tasikmalaya, Jawa Barat
  • Dr. Elnovani Lusiana, S.Sos., M.Si
  • Juli · 2024/2025 Ganjil
  • 20 mahasiswa
Ikon SDG 1 1) No Poverty Ikon SDG 4 4) Quality Education Ikon SDG 10 10) Reduced Inequality Ikon SDG 11 11) Sustainable Cities and Communities Ikon SDG 12 12) Responsible Consumption and Production Ikon SDG 17 17) Partnerships for the Goals
Baca deskripsi

Program Kerja Pengelolaan Perpustakaan SDN 3 Ciawi

Perpustakaan sekolah merupakan salah satu sarana pendidikan yang memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran dan meningkatkan budaya literasi peserta didik. Seiring berkembangnya paradigma pendidikan, perpustakaan tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat penyimpanan koleksi buku, melainkan telah bertransformasi menjadi ruang belajar yang interaktif, inklusif, serta menjadi pusat aktivitas literasi yang mampu mendorong kreativitas, rasa ingin tahu, dan kebiasaan membaca masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan perpustakaan yang tertata dengan baik menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya lingkungan belajar yang berkualitas. Program kerja Pengelolaan Perpustakaan yang dilaksanakan oleh Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Padjadjaran Kelompok 51 di SDN 3 Ciawi merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas layanan perpustakaan sekolah. Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Surat Keputusan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Program Bantuan Bahan Bacaan Bermutu Tahun 2025. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Agama Republik Indonesia, serta The Asian Foundation dalam upaya memperkuat budaya literasi di berbagai daerah di Indonesia. Melalui program nasional tersebut, bantuan bahan bacaan bermutu disalurkan kepada berbagai lembaga literasi di Indonesia, seperti perpustakaan desa, perpustakaan kelurahan, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), serta perpustakaan rumah ibadah. Setiap penerima bantuan memperoleh koleksi buku bacaan bermutu, rak buku, serta pendampingan teknis dalam pengelolaan perpustakaan. Kehadiran bantuan tersebut tentu memerlukan pengelolaan yang baik agar koleksi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat maupun peserta didik. Atas dasar itulah Tim KKN Universitas Padjadjaran berupaya mendukung optimalisasi fungsi perpustakaan di SDN 3 Ciawi melalui serangkaian kegiatan penataan dan pengelolaan perpustakaan secara sistematis. Pelaksanaan program diawali dengan tahap koordinasi bersama pihak sekolah dan pengelola perpustakaan. Pada tahap ini dilakukan komunikasi mengenai kondisi perpustakaan, kebutuhan yang diperlukan, serta penyelarasan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan selama program berlangsung. Setelah koordinasi dilakukan, tim melaksanakan observasi secara menyeluruh terhadap kondisi perpustakaan menggunakan lembar observasi yang disusun berdasarkan pedoman dari Perpustakaan Nasional. Observasi tersebut mencakup berbagai aspek, antara lain kondisi ruangan, kelengkapan sarana dan prasarana, penerimaan koleksi bantuan, keberadaan administrasi perpustakaan, hingga kondisi fisik koleksi buku. Hasil observasi kemudian menjadi dasar dalam menentukan prioritas kegiatan yang akan dilaksanakan. Tahapan berikutnya adalah penataan ruang perpustakaan agar lebih nyaman, bersih, dan menarik bagi peserta didik. Penataan dilakukan dengan membersihkan ruangan, mengatur kembali posisi rak buku agar lebih mudah diakses, memperbaiki sirkulasi ruang baca, serta menata area membaca sehingga memberikan suasana yang kondusif untuk belajar. Selain itu, tim juga menambahkan dekorasi sederhana yang bersifat edukatif dan ramah anak dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ekonomis namun tetap menarik secara visual. Penataan ruang ini diharapkan mampu meningkatkan minat siswa untuk datang ke perpustakaan dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Selain penataan ruang, kegiatan utama lainnya adalah inventarisasi seluruh koleksi buku yang dimiliki perpustakaan. Inventarisasi dilakukan secara sistematis dengan mencatat identitas setiap buku ke dalam buku inventaris maupun dokumen digital menggunakan Microsoft Excel. Informasi yang dicatat meliputi nomor inventaris, judul buku, nama pengarang, penerbit, tahun terbit, jumlah eksemplar, subjek, sumber perolehan, serta tanggal pencatatan. Kegiatan inventarisasi ini bertujuan menciptakan administrasi perpustakaan yang lebih tertib sehingga memudahkan pengelolaan, pendataan, maupun pengawasan terhadap koleksi buku di masa mendatang. Setelah seluruh koleksi berhasil diinventarisasi, kegiatan dilanjutkan dengan proses penjajaran koleksi atau *shelving*. Pada tahap ini, buku-buku disusun kembali ke dalam rak berdasarkan sistem klasifikasi, nomor panggil, tingkat keterbacaan, serta jenjang usia pembaca. Penyusunan koleksi secara sistematis bertujuan mempermudah siswa maupun guru dalam menemukan buku yang dibutuhkan. Selain memberikan kemudahan akses informasi, penataan koleksi yang baik juga mampu meningkatkan efisiensi pelayanan perpustakaan dan menjaga kondisi fisik buku agar tetap terawat. Program kerja Pengelolaan Perpustakaan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 20–21 Juli 2026 di SDN 3 Ciawi. Kegiatan diawali dengan persiapan internal tim berupa pembagian tugas, penyiapan alat dan dokumen inventarisasi, serta briefing teknis mengenai alur pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya dilakukan koordinasi singkat dengan pihak sekolah sebelum memasuki sesi utama berupa inventarisasi koleksi, penataan ruang perpustakaan, pelabelan buku apabila diperlukan, serta penyusunan kembali koleksi ke dalam rak sesuai klasifikasinya. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan, tim melakukan evaluasi hasil pekerjaan, membersihkan area perpustakaan, dan memastikan seluruh fasilitas kembali tertata dengan baik. Melalui pelaksanaan program ini diharapkan tercipta perpustakaan sekolah yang lebih tertata, nyaman, dan mudah diakses oleh seluruh warga sekolah. Selain menghasilkan data inventaris koleksi yang lebih rapi dan terdokumentasi dengan baik, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan perpustakaan serta mendorong peningkatan budaya membaca di lingkungan SDN 3 Ciawi. Dalam jangka panjang, perpustakaan diharapkan dapat berfungsi secara optimal sebagai pusat literasi sekolah, ruang belajar mandiri, sekaligus wahana pengembangan pengetahuan, kreativitas, dan karakter peserta didik.

Mahasiswa:

Salisa Ahla Putri (140310240078) dari FMIPA, Sajid Dhiyaurrahman Djunaedy (170210230045) dari FISIP, Mochammad Hegel Saputra (120104230091) dari FEB, Faid Azmi Khaizuran (120404230001) dari FEB, Sahna Dwi Ningrum (140410230021) dari FMIPA, Dwie Shinta Nurlita (170410230048) dari FISIP, Astri Nuraini (170510240011) dari FISIP, Vina Aprilia Nurrohmah (180110230036) dari FIB, Ilham Makhna Akbar (180510230007) dari FIB, Putri Maria Salam (180510230046) dari FIB, Haya' Nuraini (180910230095) dari FIB, Nafisah Salsabila (190110240013) dari FIKOM, Freya Aishya Khatami (210310240089) dari FIKOM, Rafly Salman Ferdiana (210610230005) dari FIKOM, Makayla Karaisha Atmaja (210610240024) dari FIKOM, Gwina Raquel Theresia (210810230030) dari FIKOM, Azzahra Okta Nabila (230204230040) dari FKIP, Lutfiyah Nur Azizah (240310230044) dari FTIP, Aisya Nazhiira (280904240066) dari Sekolah Vokasi, Haiqa Delonix Farid (280904240124) dari Sekolah Vokasi

KKN Unpad

Pengelolaan Perpustakaan

  • KKN 51 Universitas Padjajaran
  • Ciawi, Ciawi, Tasikmalaya, Jawa Barat
  • Dr. Elnovani Lusiana, S.Sos., M.Si
  • Juli · 2024/2025 Ganjil
  • 20 mahasiswa
Ikon SDG 1 1) No Poverty Ikon SDG 4 4) Quality Education Ikon SDG 10 10) Reduced Inequality Ikon SDG 11 11) Sustainable Cities and Communities Ikon SDG 12 12) Responsible Consumption and Production Ikon SDG 17 17) Partnerships for the Goals
Baca deskripsi

Program Kerja Pengelolaan Perpustakaan SDN 3 Ciawi

Perpustakaan sekolah merupakan salah satu sarana pendidikan yang memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran dan meningkatkan budaya literasi peserta didik. Seiring berkembangnya paradigma pendidikan, perpustakaan tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat penyimpanan koleksi buku, melainkan telah bertransformasi menjadi ruang belajar yang interaktif, inklusif, serta menjadi pusat aktivitas literasi yang mampu mendorong kreativitas, rasa ingin tahu, dan kebiasaan membaca masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan perpustakaan yang tertata dengan baik menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya lingkungan belajar yang berkualitas. Program kerja Pengelolaan Perpustakaan yang dilaksanakan oleh Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Padjadjaran Kelompok 51 di SDN 3 Ciawi merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas layanan perpustakaan sekolah. Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Surat Keputusan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Program Bantuan Bahan Bacaan Bermutu Tahun 2025. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Agama Republik Indonesia, serta The Asian Foundation dalam upaya memperkuat budaya literasi di berbagai daerah di Indonesia. Melalui program nasional tersebut, bantuan bahan bacaan bermutu disalurkan kepada berbagai lembaga literasi di Indonesia, seperti perpustakaan desa, perpustakaan kelurahan, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), serta perpustakaan rumah ibadah. Setiap penerima bantuan memperoleh koleksi buku bacaan bermutu, rak buku, serta pendampingan teknis dalam pengelolaan perpustakaan. Kehadiran bantuan tersebut tentu memerlukan pengelolaan yang baik agar koleksi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat maupun peserta didik. Atas dasar itulah Tim KKN Universitas Padjadjaran berupaya mendukung optimalisasi fungsi perpustakaan di SDN 3 Ciawi melalui serangkaian kegiatan penataan dan pengelolaan perpustakaan secara sistematis. Pelaksanaan program diawali dengan tahap koordinasi bersama pihak sekolah dan pengelola perpustakaan. Pada tahap ini dilakukan komunikasi mengenai kondisi perpustakaan, kebutuhan yang diperlukan, serta penyelarasan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan selama program berlangsung. Setelah koordinasi dilakukan, tim melaksanakan observasi secara menyeluruh terhadap kondisi perpustakaan menggunakan lembar observasi yang disusun berdasarkan pedoman dari Perpustakaan Nasional. Observasi tersebut mencakup berbagai aspek, antara lain kondisi ruangan, kelengkapan sarana dan prasarana, penerimaan koleksi bantuan, keberadaan administrasi perpustakaan, hingga kondisi fisik koleksi buku. Hasil observasi kemudian menjadi dasar dalam menentukan prioritas kegiatan yang akan dilaksanakan. Tahapan berikutnya adalah penataan ruang perpustakaan agar lebih nyaman, bersih, dan menarik bagi peserta didik. Penataan dilakukan dengan membersihkan ruangan, mengatur kembali posisi rak buku agar lebih mudah diakses, memperbaiki sirkulasi ruang baca, serta menata area membaca sehingga memberikan suasana yang kondusif untuk belajar. Selain itu, tim juga menambahkan dekorasi sederhana yang bersifat edukatif dan ramah anak dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ekonomis namun tetap menarik secara visual. Penataan ruang ini diharapkan mampu meningkatkan minat siswa untuk datang ke perpustakaan dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Selain penataan ruang, kegiatan utama lainnya adalah inventarisasi seluruh koleksi buku yang dimiliki perpustakaan. Inventarisasi dilakukan secara sistematis dengan mencatat identitas setiap buku ke dalam buku inventaris maupun dokumen digital menggunakan Microsoft Excel. Informasi yang dicatat meliputi nomor inventaris, judul buku, nama pengarang, penerbit, tahun terbit, jumlah eksemplar, subjek, sumber perolehan, serta tanggal pencatatan. Kegiatan inventarisasi ini bertujuan menciptakan administrasi perpustakaan yang lebih tertib sehingga memudahkan pengelolaan, pendataan, maupun pengawasan terhadap koleksi buku di masa mendatang. Setelah seluruh koleksi berhasil diinventarisasi, kegiatan dilanjutkan dengan proses penjajaran koleksi atau *shelving*. Pada tahap ini, buku-buku disusun kembali ke dalam rak berdasarkan sistem klasifikasi, nomor panggil, tingkat keterbacaan, serta jenjang usia pembaca. Penyusunan koleksi secara sistematis bertujuan mempermudah siswa maupun guru dalam menemukan buku yang dibutuhkan. Selain memberikan kemudahan akses informasi, penataan koleksi yang baik juga mampu meningkatkan efisiensi pelayanan perpustakaan dan menjaga kondisi fisik buku agar tetap terawat. Program kerja Pengelolaan Perpustakaan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 20–21 Juli 2026 di SDN 3 Ciawi. Kegiatan diawali dengan persiapan internal tim berupa pembagian tugas, penyiapan alat dan dokumen inventarisasi, serta briefing teknis mengenai alur pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya dilakukan koordinasi singkat dengan pihak sekolah sebelum memasuki sesi utama berupa inventarisasi koleksi, penataan ruang perpustakaan, pelabelan buku apabila diperlukan, serta penyusunan kembali koleksi ke dalam rak sesuai klasifikasinya. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan, tim melakukan evaluasi hasil pekerjaan, membersihkan area perpustakaan, dan memastikan seluruh fasilitas kembali tertata dengan baik. Melalui pelaksanaan program ini diharapkan tercipta perpustakaan sekolah yang lebih tertata, nyaman, dan mudah diakses oleh seluruh warga sekolah. Selain menghasilkan data inventaris koleksi yang lebih rapi dan terdokumentasi dengan baik, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan perpustakaan serta mendorong peningkatan budaya membaca di lingkungan SDN 3 Ciawi. Dalam jangka panjang, perpustakaan diharapkan dapat berfungsi secara optimal sebagai pusat literasi sekolah, ruang belajar mandiri, sekaligus wahana pengembangan pengetahuan, kreativitas, dan karakter peserta didik.

Mahasiswa:

Salisa Ahla Putri (140310240078) dari FMIPA, Sajid Dhiyaurrahman Djunaedy (170210230045) dari FISIP, Mochammad Hegel Saputra (120104230091) dari FEB, Faid Azmi Khaizuran (120404230001) dari FEB, Sahna Dwi Ningrum (140410230021) dari FMIPA, Dwie Shinta Nurlita (170410230048) dari FISIP, Astri Nuraini (170510240011) dari FISIP, Vina Aprilia Nurrohmah (180110230036) dari FIB, Ilham Makhna Akbar (180510230007) dari FIB, Putri Maria Salam (180510230046) dari FIB, Haya' Nuraini (180910230095) dari FIB, Nafisah Salsabila (190110240013) dari FIKOM, Freya Aishya Khatami (210310240089) dari FIKOM, Rafly Salman Ferdiana (210610230005) dari FIKOM, Makayla Karaisha Atmaja (210610240024) dari FIKOM, Gwina Raquel Theresia (210810230030) dari FIKOM, Azzahra Okta Nabila (230204230040) dari FKIP, Lutfiyah Nur Azizah (240310230044) dari FTIP, Aisya Nazhiira (280904240066) dari Sekolah Vokasi, Haiqa Delonix Farid (280904240124) dari Sekolah Vokasi

KKN Unpad

Pengelolaan Perpustakaan

  • KKN 51 Universitas Padjajaran
  • Ciawi, Ciawi, Tasikmalaya, Jawa Barat
  • Dr. Elnovani Lusiana, S.Sos., M.Si
  • Juli · 2024/2025 Ganjil
  • 20 mahasiswa
Ikon SDG 1 1) No Poverty Ikon SDG 4 4) Quality Education Ikon SDG 10 10) Reduced Inequality Ikon SDG 11 11) Sustainable Cities and Communities Ikon SDG 12 12) Responsible Consumption and Production Ikon SDG 17 17) Partnerships for the Goals
Baca deskripsi

Program Kerja Pengelolaan Perpustakaan SDN 3 Ciawi

Perpustakaan sekolah merupakan salah satu sarana pendidikan yang memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran dan meningkatkan budaya literasi peserta didik. Seiring berkembangnya paradigma pendidikan, perpustakaan tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat penyimpanan koleksi buku, melainkan telah bertransformasi menjadi ruang belajar yang interaktif, inklusif, serta menjadi pusat aktivitas literasi yang mampu mendorong kreativitas, rasa ingin tahu, dan kebiasaan membaca masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan perpustakaan yang tertata dengan baik menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya lingkungan belajar yang berkualitas. Program kerja Pengelolaan Perpustakaan yang dilaksanakan oleh Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Padjadjaran Kelompok 51 di SDN 3 Ciawi merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas layanan perpustakaan sekolah. Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Surat Keputusan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Program Bantuan Bahan Bacaan Bermutu Tahun 2025. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Agama Republik Indonesia, serta The Asian Foundation dalam upaya memperkuat budaya literasi di berbagai daerah di Indonesia. Melalui program nasional tersebut, bantuan bahan bacaan bermutu disalurkan kepada berbagai lembaga literasi di Indonesia, seperti perpustakaan desa, perpustakaan kelurahan, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), serta perpustakaan rumah ibadah. Setiap penerima bantuan memperoleh koleksi buku bacaan bermutu, rak buku, serta pendampingan teknis dalam pengelolaan perpustakaan. Kehadiran bantuan tersebut tentu memerlukan pengelolaan yang baik agar koleksi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat maupun peserta didik. Atas dasar itulah Tim KKN Universitas Padjadjaran berupaya mendukung optimalisasi fungsi perpustakaan di SDN 3 Ciawi melalui serangkaian kegiatan penataan dan pengelolaan perpustakaan secara sistematis. Pelaksanaan program diawali dengan tahap koordinasi bersama pihak sekolah dan pengelola perpustakaan. Pada tahap ini dilakukan komunikasi mengenai kondisi perpustakaan, kebutuhan yang diperlukan, serta penyelarasan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan selama program berlangsung. Setelah koordinasi dilakukan, tim melaksanakan observasi secara menyeluruh terhadap kondisi perpustakaan menggunakan lembar observasi yang disusun berdasarkan pedoman dari Perpustakaan Nasional. Observasi tersebut mencakup berbagai aspek, antara lain kondisi ruangan, kelengkapan sarana dan prasarana, penerimaan koleksi bantuan, keberadaan administrasi perpustakaan, hingga kondisi fisik koleksi buku. Hasil observasi kemudian menjadi dasar dalam menentukan prioritas kegiatan yang akan dilaksanakan. Tahapan berikutnya adalah penataan ruang perpustakaan agar lebih nyaman, bersih, dan menarik bagi peserta didik. Penataan dilakukan dengan membersihkan ruangan, mengatur kembali posisi rak buku agar lebih mudah diakses, memperbaiki sirkulasi ruang baca, serta menata area membaca sehingga memberikan suasana yang kondusif untuk belajar. Selain itu, tim juga menambahkan dekorasi sederhana yang bersifat edukatif dan ramah anak dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ekonomis namun tetap menarik secara visual. Penataan ruang ini diharapkan mampu meningkatkan minat siswa untuk datang ke perpustakaan dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Selain penataan ruang, kegiatan utama lainnya adalah inventarisasi seluruh koleksi buku yang dimiliki perpustakaan. Inventarisasi dilakukan secara sistematis dengan mencatat identitas setiap buku ke dalam buku inventaris maupun dokumen digital menggunakan Microsoft Excel. Informasi yang dicatat meliputi nomor inventaris, judul buku, nama pengarang, penerbit, tahun terbit, jumlah eksemplar, subjek, sumber perolehan, serta tanggal pencatatan. Kegiatan inventarisasi ini bertujuan menciptakan administrasi perpustakaan yang lebih tertib sehingga memudahkan pengelolaan, pendataan, maupun pengawasan terhadap koleksi buku di masa mendatang. Setelah seluruh koleksi berhasil diinventarisasi, kegiatan dilanjutkan dengan proses penjajaran koleksi atau *shelving*. Pada tahap ini, buku-buku disusun kembali ke dalam rak berdasarkan sistem klasifikasi, nomor panggil, tingkat keterbacaan, serta jenjang usia pembaca. Penyusunan koleksi secara sistematis bertujuan mempermudah siswa maupun guru dalam menemukan buku yang dibutuhkan. Selain memberikan kemudahan akses informasi, penataan koleksi yang baik juga mampu meningkatkan efisiensi pelayanan perpustakaan dan menjaga kondisi fisik buku agar tetap terawat. Program kerja Pengelolaan Perpustakaan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 20–21 Juli 2026 di SDN 3 Ciawi. Kegiatan diawali dengan persiapan internal tim berupa pembagian tugas, penyiapan alat dan dokumen inventarisasi, serta briefing teknis mengenai alur pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya dilakukan koordinasi singkat dengan pihak sekolah sebelum memasuki sesi utama berupa inventarisasi koleksi, penataan ruang perpustakaan, pelabelan buku apabila diperlukan, serta penyusunan kembali koleksi ke dalam rak sesuai klasifikasinya. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan, tim melakukan evaluasi hasil pekerjaan, membersihkan area perpustakaan, dan memastikan seluruh fasilitas kembali tertata dengan baik. Melalui pelaksanaan program ini diharapkan tercipta perpustakaan sekolah yang lebih tertata, nyaman, dan mudah diakses oleh seluruh warga sekolah. Selain menghasilkan data inventaris koleksi yang lebih rapi dan terdokumentasi dengan baik, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan perpustakaan serta mendorong peningkatan budaya membaca di lingkungan SDN 3 Ciawi. Dalam jangka panjang, perpustakaan diharapkan dapat berfungsi secara optimal sebagai pusat literasi sekolah, ruang belajar mandiri, sekaligus wahana pengembangan pengetahuan, kreativitas, dan karakter peserta didik.

Mahasiswa:

Salisa Ahla Putri (140310240078) dari FMIPA, Sajid Dhiyaurrahman Djunaedy (170210230045) dari FISIP, Mochammad Hegel Saputra (120104230091) dari FEB, Faid Azmi Khaizuran (120404230001) dari FEB, Sahna Dwi Ningrum (140410230021) dari FMIPA, Dwie Shinta Nurlita (170410230048) dari FISIP, Astri Nuraini (170510240011) dari FISIP, Vina Aprilia Nurrohmah (180110230036) dari FIB, Ilham Makhna Akbar (180510230007) dari FIB, Putri Maria Salam (180510230046) dari FIB, Haya' Nuraini (180910230095) dari FIB, Nafisah Salsabila (190110240013) dari FIKOM, Freya Aishya Khatami (210310240089) dari FIKOM, Rafly Salman Ferdiana (210610230005) dari FIKOM, Makayla Karaisha Atmaja (210610240024) dari FIKOM, Gwina Raquel Theresia (210810230030) dari FIKOM, Azzahra Okta Nabila (230204230040) dari FKIP, Lutfiyah Nur Azizah (240310230044) dari FTIP, Aisya Nazhiira (280904240066) dari Sekolah Vokasi, Haiqa Delonix Farid (280904240124) dari Sekolah Vokasi

KKN Unpad

Membangun Masyarakat Singaparna yang Inovatif, Literat dan Berdaya.

  • Kelompok 66 KKN Tematik 2026
  • Singasari, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat
  • SAMSON CMS
  • Agustus · 2025/2026 Genap
  • 1 mahasiswa
Ikon SDG 1 1) No Poverty Ikon SDG 4 4) Quality Education Ikon SDG 8 8) Decent Work and Economic Growth
Baca deskripsi

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan sosialisasi dan koordinasi secara daring melalui Zoom Meeting dengan mengusung tema "Dari Ide Menjadi Aksi: Membangun Masyarakat Singaparna yang Inovatif, Literat, dan Berdaya." Kegiatan ini diikuti oleh dosen pembimbing, perangkat Pemerintah Kecamatan Singaparna, tokoh masyarakat, pemuda dan organisasi kepemudaan, pelaku UMKM, kelompok masyarakat, kader pemberdayaan masyarakat, penggerak ekonomi lokal, serta masyarakat umum dan Mahasiswa KKN sebagai bentuk mendukung pelaksanaan program kerja yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan dilaksanakan secara daring di wilayah Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Acara diawali dengan pembukaan oleh panitia, dilanjutkan sambutan dari pihak kecamatan dan narasumber, kemudian penyampaian materi oleh: Pak Asep M. Tamam, Pak Ade Setiadi, ST. M.Si, dan M. Aqshel Revinzky N., diskusi, serta sesi tanya jawab.

Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh informasi dan pemahaman mengenai pentingnya kolaborasi dalam menciptakan program-program yang inovatif, literat, serta mendorong pemberdayaan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara mahasiswa KKN, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan berbagai ide menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan inovasi, literat serta membangun masyarakat Kecamatan Singaparna yang lebih mandiri, kreatif, dan berdaya sesuai dengan tema.

Ditulis oleh: Indri Maria H. dan Gracia Zefanya

Mahasiswa:

Ridwan Kausar — Kordes — 170510240013 — Antropologi; Muhammad Azka Thoriq — Wakordes — 120310230006 — Management; Indri Maria Hutajulu — Sekretaris — 230204230083 — Pariwisata Bahari; Gracia Zefanya — Bendahara — 180110230007 — Sastra Indonesia; 5. Siti Zahra — Koord. Program Literasi — 210810230012 — Perpustakaan dan Sains Informasi; Siti Eliza Febrianti — Koord. Program Sampah — 210310240041 — Hubungan Masyarakat; Axel Nathanael — Koord. Program Kemiskinan — 190110240055 — Psikologi; Khansa Humaira Adhari — PDD — 140310240068 — Fisika; Aisha Nurul Azkia — PDD — 170510240040 — Antropologi; Salsabila Julia Apsari — PDD — 140410230070 — Biologi; Muhammad Mursyalatul Fajar Setiawan — PDD — 280904240058 — Manajemen Produksi Media; Zyvuelta Chiry Jingga — Acara — 180910230045 — Sastra Arab; Kayla Fathimia Azzahra — Acara — 190110240003 — Psikologi; Azkia Miladia Gusman — Acara — 280904240005 — Manajemen Produksi Media; Aknes Gresela Sruwally — Humas — 170310237001 — Kesejahteraan Sosial; Nadira Ayu Maharani — Humas — 170410230024 — Ilmu Pemerintahan; Talla Ayatullah — Humas — 210310240020 — Hubungan Masyarakat

KKN Unpad

Membangun Masyarakat Singaparna yang Inovatif, Literat dan Berdaya

  • Kelompok 66 KKN Tematik 2026
  • Singasari, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat
  • SAMSON CMS
  • Juli · 2025/2026 Genap
  • 1 mahasiswa
Ikon SDG 4 4) Quality Education Ikon SDG 8 8) Decent Work and Economic Growth
Baca deskripsi

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan sosialisasi dan koordinasi secara daring melalui Zoom Meeting dengan mengusung tema "Dari Ide Menjadi Aksi: Membangun Masyarakat Singaparna yang Inovatif, Literat, dan Berdaya." Kegiatan ini diikuti oleh dosen pembimbing, perangkat Pemerintah Kecamatan Singaparna, tokoh masyarakat, pemuda dan organisasi kepemudaan, pelaku UMKM, kelompok masyarakat, kader pemberdayaan masyarakat, penggerak ekonomi lokal, serta masyarakat umum dan Mahasiswa KKN sebagai bentuk mendukung pelaksanaan program kerja yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan dilaksanakan secara daring di wilayah Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Acara diawali dengan pembukaan oleh panitia, dilanjutkan sambutan dari pihak kecamatan dan narasumber, kemudian penyampaian materi oleh: Pak Asep M. Tamam, Pak Ade Setiadi, ST. M.Si, dan M. Aqshel Revinzky N., diskusi, serta sesi tanya jawab.

Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh informasi dan pemahaman mengenai pentingnya kolaborasi dalam menciptakan program-program yang inovatif, literat, serta mendorong pemberdayaan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara mahasiswa KKN, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan berbagai ide menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan inovasi, literat serta membangun masyarakat Kecamatan Singaparna yang lebih mandiri, kreatif, dan berdaya sesuai dengan tema.

Ditulis oleh: Indri Maria H. dan Gracia Zefanya

Mahasiswa:

Ridwan Kausar — Kordes — 170510240013 — Antropologi; Muhammad Azka Thoriq — Wakordes — 120310230006 — Management; Indri Maria Hutajulu — Sekretaris — 230204230083 — Pariwisata Bahari; Gracia Zefanya — Bendahara — 180110230007 — Sastra Indonesia; 5. Siti Zahra — Koord. Program Literasi — 210810230012 — Perpustakaan dan Sains Informasi; Siti Eliza Febrianti — Koord. Program Sampah — 210310240041 — Hubungan Masyarakat; Axel Nathanael — Koord. Program Kemiskinan — 190110240055 — Psikologi; Khansa Humaira Adhari — PDD — 140310240068 — Fisika; Aisha Nurul Azkia — PDD — 170510240040 — Antropologi; Salsabila Julia Apsari — PDD — 140410230070 — Biologi; Muhammad Mursyalatul Fajar Setiawan — PDD — 280904240058 — Manajemen Produksi Media; Zyvuelta Chiry Jingga — Acara — 180910230045 — Sastra Arab; Kayla Fathimia Azzahra — Acara — 190110240003 — Psikologi; Azkia Miladia Gusman — Acara — 280904240005 — Manajemen Produksi Media; Aknes Gresela Sruwally — Humas — 170310237001 — Kesejahteraan Sosial; Nadira Ayu Maharani — Humas — 170410230024 — Ilmu Pemerintahan; Talla Ayatullah — Humas — 210310240020 — Hubungan Masyarakat

KKN Unpad

Pembuatan Incinerator Sederhana sebagai Alternatif Pengolahan Pembakaran Sampah Minim Asap dan Polusi di Desa Cisarua

  • Kelompok 43 Desa Cisarua
  • Cisarua, Nagrak, Sukabumi, Jawa Barat
  • Faoziah Ulfah Fatmawati S.E., M.Si.
  • Juli · 2024/2025 Ganjil
  • 7 mahasiswa
Ikon SDG 13 13) Climate Action
Baca deskripsi

Sukabumi, 26 Juli 2026 - Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 43 Universitas Padjadjaran melaksanakan program pembuatan incinerator sederhana di Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Program ini merupakan salah satu upaya mahasiswa dalam memberikan solusi terhadap permasalahan pengelolaan sampah yang masih dihadapi masyarakat, khususnya akibat keterbatasan layanan pengangkutan sampah di beberapa wilayah desa.

Incinerator sederhana dibangun sebagai alternatif sarana pembakaran sampah yang lebih terkendali dibandingkan praktik pembakaran sampah secara terbuka yang masih umum dilakukan masyarakat. Dengan sistem pembakaran yang lebih tertutup, incinerator diharapkan mampu mengurangi penyebaran asap secara langsung serta menjadi contoh penerapan pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan Desa Cisarua.

Proses pembangunan incinerator dilaksanakan melalui koordinasi dengan Pemerintah Desa Cisarua dan melibatkan partisipasi masyarakat setempat. Keterlibatan warga dalam setiap tahapan kegiatan diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki sehingga sarana yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dipelihara secara berkelanjutan.
Tidak hanya membangun fasilitas, mahasiswa KKN 43 juga menyelenggarakan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah yang baik. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah, pengurangan sampah sejak dari sumbernya, serta penanganan akhir yang lebih bertanggung jawab. Sebagai media edukasi, mahasiswa membagikan brosur yang berisi informasi mengenai pengelolaan sampah dan penggunaan incinerator sederhana.

Melalui program ini, Kelompok KKN 43 Universitas Padjadjaran berharap incinerator sederhana dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung pengelolaan sampah di Desa Cisarua. Selain menyediakan sarana pembakaran yang lebih terkendali, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pengelolaan sampah yang lebih tertib, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengurangi dampak negatif pembakaran sampah secara terbuka terhadap kesehatan dan lingkungan.

Mahasiswa:

Herky Putra Ferdyana , Nazwa Nafisha Januariska , Risma Nurhalisa, Salman Basit Ahmad , Rizkya Amaliah , Widya Putri Pramesti , Farrasah Yasmin Irmawan

KKN Unpad

Pembuatan Incinerator Sederhana sebagai Alternatif Pengolahan Pembakaran Sampah Minim Asap dan Polusi di Desa Cisarua

  • Kelompok 43 Desa Cisarua
  • Cisarua, Nagrak, Sukabumi, Jawa Barat
  • Faoziah Ulfah Fatmawati S.E., M.Si.
  • Juli · 2024/2025 Ganjil
  • 7 mahasiswa
Ikon SDG 13 13) Climate Action
Baca deskripsi

Sukabumi, 26 Juli 2026 - Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 43 Universitas Padjadjaran melaksanakan program pembuatan incinerator sederhana di Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Program ini merupakan salah satu upaya mahasiswa dalam memberikan solusi terhadap permasalahan pengelolaan sampah yang masih dihadapi masyarakat, khususnya akibat keterbatasan layanan pengangkutan sampah di beberapa wilayah desa.

Incinerator sederhana dibangun sebagai alternatif sarana pembakaran sampah yang lebih terkendali dibandingkan praktik pembakaran sampah secara terbuka yang masih umum dilakukan masyarakat. Dengan sistem pembakaran yang lebih tertutup, incinerator diharapkan mampu mengurangi penyebaran asap secara langsung serta menjadi contoh penerapan pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan Desa Cisarua.

Proses pembangunan incinerator dilaksanakan melalui koordinasi dengan Pemerintah Desa Cisarua dan melibatkan partisipasi masyarakat setempat. Keterlibatan warga dalam setiap tahapan kegiatan diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki sehingga sarana yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dipelihara secara berkelanjutan.
Tidak hanya membangun fasilitas, mahasiswa KKN 43 juga menyelenggarakan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah yang baik. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah, pengurangan sampah sejak dari sumbernya, serta penanganan akhir yang lebih bertanggung jawab. Sebagai media edukasi, mahasiswa membagikan brosur yang berisi informasi mengenai pengelolaan sampah dan penggunaan incinerator sederhana.

Melalui program ini, Kelompok KKN 43 Universitas Padjadjaran berharap incinerator sederhana dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung pengelolaan sampah di Desa Cisarua. Selain menyediakan sarana pembakaran yang lebih terkendali, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pengelolaan sampah yang lebih tertib, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengurangi dampak negatif pembakaran sampah secara terbuka terhadap kesehatan dan lingkungan.

Mahasiswa:

Herky Putra Ferdyana , Nazwa Nafisha Januariska , Risma Nurhalisa, Salman Basit Ahmad , Rizkya Amaliah , Widya Putri Pramesti , Farrasah Yasmin Irmawan

KKN Unpad

Pembuatan Incinerator Sederhana sebagai Alternatif Pengolahan Pembakaran Sampah Minim Asap dan Polusi di Desa Cisarua

  • Kelompok 43 Desa Cisarua
  • Cisarua, Nagrak, Sukabumi, Jawa Barat
  • Faoziah Ulfah Fatmawati S.E., M.Si.
  • Juli · 2024/2025 Ganjil
  • 7 mahasiswa
Ikon SDG 13 13) Climate Action
Baca deskripsi

Sukabumi, 26 Juli 2026 - Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 43 Universitas Padjadjaran melaksanakan program pembuatan incinerator sederhana di Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Program ini merupakan salah satu upaya mahasiswa dalam memberikan solusi terhadap permasalahan pengelolaan sampah yang masih dihadapi masyarakat, khususnya akibat keterbatasan layanan pengangkutan sampah di beberapa wilayah desa.

Incinerator sederhana dibangun sebagai alternatif sarana pembakaran sampah yang lebih terkendali dibandingkan praktik pembakaran sampah secara terbuka yang masih umum dilakukan masyarakat. Dengan sistem pembakaran yang lebih tertutup, incinerator diharapkan mampu mengurangi penyebaran asap secara langsung serta menjadi contoh penerapan pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan Desa Cisarua.

Proses pembangunan incinerator dilaksanakan melalui koordinasi dengan Pemerintah Desa Cisarua dan melibatkan partisipasi masyarakat setempat. Keterlibatan warga dalam setiap tahapan kegiatan diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki sehingga sarana yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dipelihara secara berkelanjutan.
Tidak hanya membangun fasilitas, mahasiswa KKN 43 juga menyelenggarakan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah yang baik. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah, pengurangan sampah sejak dari sumbernya, serta penanganan akhir yang lebih bertanggung jawab. Sebagai media edukasi, mahasiswa membagikan brosur yang berisi informasi mengenai pengelolaan sampah dan penggunaan incinerator sederhana.

Melalui program ini, Kelompok KKN 43 Universitas Padjadjaran berharap incinerator sederhana dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung pengelolaan sampah di Desa Cisarua. Selain menyediakan sarana pembakaran yang lebih terkendali, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pengelolaan sampah yang lebih tertib, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengurangi dampak negatif pembakaran sampah secara terbuka terhadap kesehatan dan lingkungan.

Mahasiswa:

Herky Putra Ferdyana , Nazwa Nafisha Januariska , Risma Nurhalisa, Salman Basit Ahmad , Rizkya Amaliah , Widya Putri Pramesti , Farrasah Yasmin Irmawan

KKN Unpad

Pembuatan Incinerator Sederhana sebagai Alternatif Pengolahan Pembakaran Sampah Minim Asap dan Polusi di Desa Cisarua

  • Kelompok 43 Desa Cisarua
  • Cisarua, Nagrak, Sukabumi, Jawa Barat
  • Faoziah Ulfah Fatmawati S.E., M.Si.
  • Juli · 2024/2025 Ganjil
  • 7 mahasiswa
Ikon SDG 13 13) Climate Action
Baca deskripsi

Sukabumi, 26 Juli 2026 - Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 43 Universitas Padjadjaran melaksanakan program pembuatan incinerator sederhana di Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Program ini merupakan salah satu upaya mahasiswa dalam memberikan solusi terhadap permasalahan pengelolaan sampah yang masih dihadapi masyarakat, khususnya akibat keterbatasan layanan pengangkutan sampah di beberapa wilayah desa.

Incinerator sederhana dibangun sebagai alternatif sarana pembakaran sampah yang lebih terkendali dibandingkan praktik pembakaran sampah secara terbuka yang masih umum dilakukan masyarakat. Dengan sistem pembakaran yang lebih tertutup, incinerator diharapkan mampu mengurangi penyebaran asap secara langsung serta menjadi contoh penerapan pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan Desa Cisarua.

Proses pembangunan incinerator dilaksanakan melalui koordinasi dengan Pemerintah Desa Cisarua dan melibatkan partisipasi masyarakat setempat. Keterlibatan warga dalam setiap tahapan kegiatan diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki sehingga sarana yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dipelihara secara berkelanjutan.
Tidak hanya membangun fasilitas, mahasiswa KKN 43 juga menyelenggarakan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah yang baik. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah, pengurangan sampah sejak dari sumbernya, serta penanganan akhir yang lebih bertanggung jawab. Sebagai media edukasi, mahasiswa membagikan brosur yang berisi informasi mengenai pengelolaan sampah dan penggunaan incinerator sederhana.

Melalui program ini, Kelompok KKN 43 Universitas Padjadjaran berharap incinerator sederhana dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung pengelolaan sampah di Desa Cisarua. Selain menyediakan sarana pembakaran yang lebih terkendali, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pengelolaan sampah yang lebih tertib, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengurangi dampak negatif pembakaran sampah secara terbuka terhadap kesehatan dan lingkungan.

Mahasiswa:

Herky Putra Ferdyana , Nazwa Nafisha Januariska , Risma Nurhalisa, Salman Basit Ahmad , Rizkya Amaliah , Widya Putri Pramesti , Farrasah Yasmin Irmawan