Galeri Aksi Sosial Unpad
Menampilkan 447 kegiatan
Pelaksanaan Program KKN pada Bidang Literasi, Pengelolaan Sampah, dan Pengentasan Kemiskinan
- 42
- Sasagaran, Kebon Pedes, Sukabumi, Jawa Barat
- Dr. Nandang Nursaleh,S.S.,SPd.,M.A
- Juli · 2025/2026 Genap
- 1 mahasiswa
1) No Poverty
Baca deskripsi
Dimulai dari Sub Proker Literasi yang dengan program kerja Membaca Nyaring dan Mengulas Buku di tiga tempat, Yaspimida, SDN Cikaret, dan SDN Sasagaran dengan memanfaatkan barang barang yang dibekali oleh Perpusnas. Serta mengadakan lomba Mengulas Buku bersama dua sekolah, SDN Cikaret, dan SDN Sadagaran yang diselenggarakan di Kantor Desa Sasagaran sebagai Main Event dari Sub Proker Literasi, serta mengadakan evaluasi bersama Kepala Desa dan seluruh Perangkat Desa. Dilanjut dengan Sub Proker Pengentasan Kemiskinan yang diawali dengan kunjungan ke Kantor Desa untuk bertemu Bu Susi selaku pihak yang mengurus terkait warga yang kurang mampu untuk diminta data warga warga yang kurang mampu, lalu dilanjut dengan pembekalan mengenai Decil langsung dari Bu Susi dan juga pihak PKH Puskesos. Dilanjut dengan kunjungan ke Kadus, Pa Ramdan untuk meminta bantuan untuk bertemu 4 RT di Desa Sasagaran, beberapa hari kemudian melakukan kunjungan ke 4 RT untuk meminta data warga warga yang kurang mampu untuk diberikan bantuan sosial. Sebagai Main Event dari Sub Proker Pengentasan Kemiskinan seluruh kelompok KKN 42 mengadakan bagi bagi bantuan sosial kepada warga warga yang sudah di data di setiap RT di Desa Sasagaran. Diakhiri dengan Sub Proker Pengelolaan Sampah, di awali dengan Kerja Bakti bersama Karang Taruna dan warga warga di Cikaret di TPU Cikaret, dilanjutkan dengan pencarian ide ide untuk Sub Proker Pengelolaan Sampah yaitu untuk membuat tong sampah sebanyak 3 tong, palang himbauan membuang sampah sebanyak 1 palang, dan membuat poster sebanyak 2 buah untuk di tempatkan di lokasi Wisata Jembatan Gantung Prima Jantake, Desa Sasagaran, kemudian melakukan kegiatan Kerja Bakti di Jembatan Gantung Prima Jantake dengan mengajak Kepala Desa, Perangkat Desa, Karang Taruna, dan warga warga Desa Sasagaran, dan juga mengumumkan akan adanya lomba membuat video tentang pengelolaan sampah di lokasi wisata Jembatan Gantung Prima Jantake yang sudah kelompok Sub Proker Pengelolaan Sampah sebagai bagian dari Main Event. Sebagai Main Event kelompok KKN 42 mengadakan sosialisasi di Kantor Desa kepada Karang Taruna dan warga warga, serta mengumumkan pemenang dari lomba membuat video tentang pengelolaan sampah.
Mahasiswa:
1. 18014230023 - Adinda Mariam Ramadhani Diansyah2. 190110240140 - Adinda Sarita Anggraeni3. 210610240001 - Azzahra Nurfitriyani4. 140310240045 - Daffa Saptadi Ramadhan5. 120104230003 - Dela Natasari6. 140410230034 - Ferend Eunike 7. 210410240056 - Filhaq Nazzih Auladi 8. 210810230039 - Irma Nurrobiatus Sa'adah9. 210310240050 - Josephine Gavrila Archita10. 180110237001 - Martince Ansowe Asmuruf11. 190110240108 - Michelle Karina Pramudito12. 280904240094 - Muhammad Zahri Al Khairi13. 180510230044 - Nayla Cintya Fabhirahayu14. 140110230002 - Naina Aulia Nurlita15. 180410230095 - Quashi Landhini Athaariqi16. 240110230046 - Rachellya Putri Siregar17. 210610240074 - Raffael Nadhef Mutawwaf18. 230210230026 - Refana Zalfa Sausan 19. 120404230031 - Samuel Parluhutan Tobing20. 280904240064 - Safirra Octariza21. 120110230104 - Samuel Partogi Abidathan Simanjuntak
Parakanhonje Berdaya: Sinergi Literasi, Pengentasan Kemiskinan, dan Pengelolaan Sampah dalam KKN Tematik Literasi Kelompok 47 Universitas Padjadjaran
- KKNM Kelompok 47 Desa Parakanhonje
- Parakanhonje, Bantarkalong, Tasikmalaya, Jawa Barat
- Nuning Kurniasih, S.Sos., M.Hum
- Juli · 2024/2025 Ganjil
- 1 mahasiswa
1) No Poverty
Baca deskripsi
Parakanhonje Berdaya: Sinergi Literasi, Pengentasan Kemiskinan, dan Pengelolaan Sampah dalam KKN Tematik Literasi Kelompok 47 Universitas Padjadjaran
Selama kurun waktu 10 Juli hingga 11 Agustus 2026, dua puluh satu mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Kelompok 47 Universitas Padjadjaran yang terbagi ke dalam tiga sub-kelompok (Literasi, Penanggulangan Kemiskinan, dan Pengelolaan Sampah) turun langsung ke tiga dusun di Desa Parakanhonje, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, guna menjawab tiga persoalan yang saling berkaitan di desa tersebut: Taman Bacaan Masyarakat yang telah lumpuh sejak bangunannya runtuh pada 2021, angka kemiskinan ekstrem Kabupaten Tasikmalaya yang tercatat sebagai salah satu yang tertinggi di Jawa Barat (1,68%), serta kebiasaan warga membakar dan membuang sampah ke Sungai (bahkan hingga 60% rumah tangga) akibat belum tersedianya sistem pengelolaan yang memadai.
Ketiga persoalan itu digarap dengan pendekatan partisipatif yang serupa: observasi lapangan, koordinasi dengan pemerintah desa dan mitra eksternal, lalu sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada warga. Sub-Kelompok Literasi menghidupkan kembali Pojok Baca DCT di PAUD Miftahul Huda dan mengajak sekitar 30 siswa SD mengikuti kegiatan membaca nyaring serta cerdas mengulas buku, hingga berpuncak pada Lomba CERDAS! yang diikuti 45 anak, sembari menegaskan dalam laporannya bahwa “permasalahan utama di Desa Parakanhonje bukan semata-mata rendahnya minat baca, melainkan terbatasnya akses terhadap ruang dan kegiatan literasi” (Sub-Kelompok Literasi, 2026).
Sub-Kelompok Penanggulangan Kemiskinan menyasar Dusun Sumbersari melalui reaktivasi Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) yang dihadiri 53 warga, pelatihan budi daya pisang Cavendish bersama UPTD-BPP untuk 23 petani, serta sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara door-to-door kepada sepuluh pelaku UMKM bersama Bank BJB, dengan simpulan bahwa “hambatan utama bukan terletak pada ketiadaan lembaga, melainkan pada kesenjangan informasi antara pemerintah desa dan masyarakat” (Sub-Kelompok Kemiskinan, 2026).
Sementara itu, Sub-Kelompok Pengelolaan Sampah memfokuskan tiga program yakni “Sampah Dipilah, Hidup pun Berkah”, “Jangan Nyampah, Dek!”, dan “Sampah Terpilah, Desa pun Bersih” di Dusun Ciomas dan sekitarnya, menjangkau puluhan ibu rumah tangga lewat workshop kerajinan dompet dari plastik bekas, 80 siswa SD dan madrasah melalui kegiatan Operasi Semut, hingga 113 warga dalam sosialisasi puncak menjelang beroperasinya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) desa, seraya menekankan pentingnya “membangun kesadaran kolektif dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya” (Sub-Kelompok Sampah, 2026).
Secara kolektif, ketiga program ini menjadi kontribusi nyata mahasiswa terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 1 Tanpa Kemiskinan melalui penguatan akses layanan sosial dan permodalan usaha, SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui revitalisasi ruang dan budaya literasi anak, serta SDG 11 Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan dan SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pembiasaan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga sebagai bekal menyambut sistem pengelolaan sampah terpadu desa.
Mahasiswa:
1. Muhammad Daffa Faisya Putra 120104230078 akuntansi perpajakan2. Muhamad Natsir Al Fikri 120404230003 pemasaran digital3. Naila Tiara Sapariani 140310240038 fisika4. Aditya Aji Rahmadi 140310240069 fisika5. Shalma Shalshabilla 170410230008 ilmu pemerintahan6. Farhani A'dila Tsania 170510240012 antropologi7. Siti Azzahra Tusaniyyah 180110230008 sastra indonesia8. Wafid Sabiq Khairy 180410230019 sastra inggris9. Ananda Lubna Khayla 180510230049 sastra prancis10. Mona Shalim 190110240038 Psikologi11. Larasati Dinar Setiadi 190110240168 Psikologi12. Dhea Febri Kharisma Wati 210310240037 h8ubungan masyarakat13. Wanda Aulia 210810230041 perpustakaan dan sains informasi14. Lu'lu Laia Shovy Amalia 210610240058 jurnalistik15. Muhammad rafli al ghifari 210610240070 jurnalistik16. Fatya Putri Kadita 230204230910 pariwisata bahari17. Fathimah Az-Zahra Nurhusna 240310230054 Teknologi Industri Pertanian18. Juliana Rahimi 280904240019 manajemen priduksi media19. Muchammad Nur Ilham 280904240024 manajemen produksi media20. Nayla Cecilia Suzanto 280204240027 administrasi pemerintahan21. Keisya Andhyra Yusrizal 280504240035 bahasa dab budaya tiobgkok
Parakanhonje Berdaya: Sinergi Literasi, Pengentasan Kemiskinan, dan Pengelolaan Sampah dalam KKN Tematik Literasi Kelompok 47 Universitas Padjadjaran
- KKNM Kelompok 47 Desa Parakanhonje
- Parakanhonje, Bantarkalong, Tasikmalaya, Jawa Barat
- Nuning Kurniasih, S.Sos., M.Hum
- Juli · 2024/2025 Ganjil
- 1 mahasiswa
1) No Poverty
Baca deskripsi
Parakanhonje Berdaya: Sinergi Literasi, Pengentasan Kemiskinan, dan Pengelolaan Sampah dalam KKN Tematik Literasi Kelompok 47 Universitas Padjadjaran
Selama kurun waktu 10 Juli hingga 11 Agustus 2026, dua puluh satu mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Kelompok 47 Universitas Padjadjaran yang terbagi ke dalam tiga sub-kelompok (Literasi, Penanggulangan Kemiskinan, dan Pengelolaan Sampah) turun langsung ke tiga dusun di Desa Parakanhonje, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, guna menjawab tiga persoalan yang saling berkaitan di desa tersebut: Taman Bacaan Masyarakat yang telah lumpuh sejak bangunannya runtuh pada 2021, angka kemiskinan ekstrem Kabupaten Tasikmalaya yang tercatat sebagai salah satu yang tertinggi di Jawa Barat (1,68%), serta kebiasaan warga membakar dan membuang sampah ke Sungai (bahkan hingga 60% rumah tangga) akibat belum tersedianya sistem pengelolaan yang memadai.
Ketiga persoalan itu digarap dengan pendekatan partisipatif yang serupa: observasi lapangan, koordinasi dengan pemerintah desa dan mitra eksternal, lalu sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada warga. Sub-Kelompok Literasi menghidupkan kembali Pojok Baca DCT di PAUD Miftahul Huda dan mengajak sekitar 30 siswa SD mengikuti kegiatan membaca nyaring serta cerdas mengulas buku, hingga berpuncak pada Lomba CERDAS! yang diikuti 45 anak, sembari menegaskan dalam laporannya bahwa “permasalahan utama di Desa Parakanhonje bukan semata-mata rendahnya minat baca, melainkan terbatasnya akses terhadap ruang dan kegiatan literasi” (Sub-Kelompok Literasi, 2026).
Sub-Kelompok Penanggulangan Kemiskinan menyasar Dusun Sumbersari melalui reaktivasi Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) yang dihadiri 53 warga, pelatihan budi daya pisang Cavendish bersama UPTD-BPP untuk 23 petani, serta sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara door-to-door kepada sepuluh pelaku UMKM bersama Bank BJB, dengan simpulan bahwa “hambatan utama bukan terletak pada ketiadaan lembaga, melainkan pada kesenjangan informasi antara pemerintah desa dan masyarakat” (Sub-Kelompok Kemiskinan, 2026).
Sementara itu, Sub-Kelompok Pengelolaan Sampah memfokuskan tiga program yakni “Sampah Dipilah, Hidup pun Berkah”, “Jangan Nyampah, Dek!”, dan “Sampah Terpilah, Desa pun Bersih” di Dusun Ciomas dan sekitarnya, menjangkau puluhan ibu rumah tangga lewat workshop kerajinan dompet dari plastik bekas, 80 siswa SD dan madrasah melalui kegiatan Operasi Semut, hingga 113 warga dalam sosialisasi puncak menjelang beroperasinya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) desa, seraya menekankan pentingnya “membangun kesadaran kolektif dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya” (Sub-Kelompok Sampah, 2026).
Secara kolektif, ketiga program ini menjadi kontribusi nyata mahasiswa terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 1 Tanpa Kemiskinan melalui penguatan akses layanan sosial dan permodalan usaha, SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui revitalisasi ruang dan budaya literasi anak, serta SDG 11 Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan dan SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pembiasaan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga sebagai bekal menyambut sistem pengelolaan sampah terpadu desa.
Mahasiswa:
1. Muhammad Daffa Faisya Putra 120104230078 akuntansi perpajakan2. Muhamad Natsir Al Fikri 120404230003 pemasaran digital3. Naila Tiara Sapariani 140310240038 fisika4. Aditya Aji Rahmadi 140310240069 fisika5. Shalma Shalshabilla 170410230008 ilmu pemerintahan6. Farhani A'dila Tsania 170510240012 antropologi7. Siti Azzahra Tusaniyyah 180110230008 sastra indonesia8. Wafid Sabiq Khairy 180410230019 sastra inggris9. Ananda Lubna Khayla 180510230049 sastra prancis10. Mona Shalim 190110240038 Psikologi11. Larasati Dinar Setiadi 190110240168 Psikologi12. Dhea Febri Kharisma Wati 210310240037 h8ubungan masyarakat13. Wanda Aulia 210810230041 perpustakaan dan sains informasi14. Lu'lu Laia Shovy Amalia 210610240058 jurnalistik15. Muhammad rafli al ghifari 210610240070 jurnalistik16. Fatya Putri Kadita 230204230910 pariwisata bahari17. Fathimah Az-Zahra Nurhusna 240310230054 Teknologi Industri Pertanian18. Juliana Rahimi 280904240019 manajemen priduksi media19. Muchammad Nur Ilham 280904240024 manajemen produksi media20. Nayla Cecilia Suzanto 280204240027 administrasi pemerintahan21. Keisya Andhyra Yusrizal 280504240035 bahasa dab budaya tiobgkok
Parakanhonje Berdaya: Sinergi Literasi, Pengentasan Kemiskinan, dan Pengelolaan Sampah dalam KKN Tematik Literasi Kelompok 47 Universitas Padjadjaran
- KKNM Kelompok 47 Desa Parakanhonje
- Parakanhonje, Bantarkalong, Tasikmalaya, Jawa Barat
- Nuning Kurniasih, S.Sos., M.Hum
- Juli · 2024/2025 Ganjil
- 1 mahasiswa
1) No Poverty
Baca deskripsi
Parakanhonje Berdaya: Sinergi Literasi, Pengentasan Kemiskinan, dan Pengelolaan Sampah dalam KKN Tematik Literasi Kelompok 47 Universitas Padjadjaran
Selama kurun waktu 10 Juli hingga 11 Agustus 2026, dua puluh satu mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Kelompok 47 Universitas Padjadjaran yang terbagi ke dalam tiga sub-kelompok (Literasi, Penanggulangan Kemiskinan, dan Pengelolaan Sampah) turun langsung ke tiga dusun di Desa Parakanhonje, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, guna menjawab tiga persoalan yang saling berkaitan di desa tersebut: Taman Bacaan Masyarakat yang telah lumpuh sejak bangunannya runtuh pada 2021, angka kemiskinan ekstrem Kabupaten Tasikmalaya yang tercatat sebagai salah satu yang tertinggi di Jawa Barat (1,68%), serta kebiasaan warga membakar dan membuang sampah ke Sungai (bahkan hingga 60% rumah tangga) akibat belum tersedianya sistem pengelolaan yang memadai.
Ketiga persoalan itu digarap dengan pendekatan partisipatif yang serupa: observasi lapangan, koordinasi dengan pemerintah desa dan mitra eksternal, lalu sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada warga. Sub-Kelompok Literasi menghidupkan kembali Pojok Baca DCT di PAUD Miftahul Huda dan mengajak sekitar 30 siswa SD mengikuti kegiatan membaca nyaring serta cerdas mengulas buku, hingga berpuncak pada Lomba CERDAS! yang diikuti 45 anak, sembari menegaskan dalam laporannya bahwa “permasalahan utama di Desa Parakanhonje bukan semata-mata rendahnya minat baca, melainkan terbatasnya akses terhadap ruang dan kegiatan literasi” (Sub-Kelompok Literasi, 2026).
Sub-Kelompok Penanggulangan Kemiskinan menyasar Dusun Sumbersari melalui reaktivasi Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) yang dihadiri 53 warga, pelatihan budi daya pisang Cavendish bersama UPTD-BPP untuk 23 petani, serta sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara door-to-door kepada sepuluh pelaku UMKM bersama Bank BJB, dengan simpulan bahwa “hambatan utama bukan terletak pada ketiadaan lembaga, melainkan pada kesenjangan informasi antara pemerintah desa dan masyarakat” (Sub-Kelompok Kemiskinan, 2026).
Sementara itu, Sub-Kelompok Pengelolaan Sampah memfokuskan tiga program yakni “Sampah Dipilah, Hidup pun Berkah”, “Jangan Nyampah, Dek!”, dan “Sampah Terpilah, Desa pun Bersih” di Dusun Ciomas dan sekitarnya, menjangkau puluhan ibu rumah tangga lewat workshop kerajinan dompet dari plastik bekas, 80 siswa SD dan madrasah melalui kegiatan Operasi Semut, hingga 113 warga dalam sosialisasi puncak menjelang beroperasinya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) desa, seraya menekankan pentingnya “membangun kesadaran kolektif dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya” (Sub-Kelompok Sampah, 2026).
Secara kolektif, ketiga program ini menjadi kontribusi nyata mahasiswa terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 1 Tanpa Kemiskinan melalui penguatan akses layanan sosial dan permodalan usaha, SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui revitalisasi ruang dan budaya literasi anak, serta SDG 11 Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan dan SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pembiasaan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga sebagai bekal menyambut sistem pengelolaan sampah terpadu desa.
Mahasiswa:
1. Muhammad Daffa Faisya Putra 120104230078 akuntansi perpajakan2. Muhamad Natsir Al Fikri 120404230003 pemasaran digital3. Naila Tiara Sapariani 140310240038 fisika4. Aditya Aji Rahmadi 140310240069 fisika5. Shalma Shalshabilla 170410230008 ilmu pemerintahan6. Farhani A'dila Tsania 170510240012 antropologi7. Siti Azzahra Tusaniyyah 180110230008 sastra indonesia8. Wafid Sabiq Khairy 180410230019 sastra inggris9. Ananda Lubna Khayla 180510230049 sastra prancis10. Mona Shalim 190110240038 Psikologi11. Larasati Dinar Setiadi 190110240168 Psikologi12. Dhea Febri Kharisma Wati 210310240037 h8ubungan masyarakat13. Wanda Aulia 210810230041 perpustakaan dan sains informasi14. Lu'lu Laia Shovy Amalia 210610240058 jurnalistik15. Muhammad rafli al ghifari 210610240070 jurnalistik16. Fatya Putri Kadita 230204230910 pariwisata bahari17. Fathimah Az-Zahra Nurhusna 240310230054 Teknologi Industri Pertanian18. Juliana Rahimi 280904240019 manajemen priduksi media19. Muchammad Nur Ilham 280904240024 manajemen produksi media20. Nayla Cecilia Suzanto 280204240027 administrasi pemerintahan21. Keisya Andhyra Yusrizal 280504240035 bahasa dab budaya tiobgkok
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGUATAN LAYANAN SOSIAL, LITERASI, DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN SAWAHGEDE
- Kelompok 06 KKN Unpad
- Sawahgede, Cianjur, Cianjur, Jawa Barat
- Dr. Rudi Saprudin Darwis, S. Sos, M.Si.
- Juli · 2025/2026 Genap
- 22 mahasiswa
1) No Poverty
4) Quality Education
6) Clean Water and Sanitation
11) Sustainable Cities and Communities
12) Responsible Consumption and Production
17) Partnerships for the Goals
Baca deskripsi
Kegiatan KKN di Kelurahan Sawahgede dilaksanakan sebagai upaya memperkuat kapasitas masyarakat dan kelembagaan lokal melalui tiga bidang utama, yaitu layanan sosial, literasi, dan pengelolaan lingkungan. Pada bidang layanan sosial, kegiatan diarahkan pada upgrading manajemen kelembagaan Puskesos untuk memperjelas fungsi, pembagian tugas, alur pelayanan, dan koordinasi lintas sektor. Pada bidang literasi, kegiatan difokuskan pada optimalisasi TBM Bumi Cikaracak dan pemanfaatan koleksi buku melalui berbagai aktivitas literasi yang menyasar anak usia SD hingga SMP
Pada bidang lingkungan, kegiatan diarahkan pada penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui Sawahgede Clean Action, Cilik Resik, dan Sawahgede Eco-Innovation. Rangkaian kegiatan mencakup aksi kebersihan lingkungan, edukasi pemilahan dan 3R, penyusunan buku panduan, penguatan kolaborasi komunitas, serta praktik pemanfaatan sampah. Keseluruhan kegiatan diarahkan untuk mengoptimalkan sumber daya dan kelembagaan yang telah tersedia di Kelurahan Sawahgede agar dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat setelah program KKN berakhir.
Mahasiswa:
Ariiq Akmal Luqman, Jocelyn Hana Frisyla Kalebos, Mulan Ina Tabitha pangaribuan, Emanuel Natanael, Kadek Marsyani, Subhan Saladin, Yohana Setyorini Pape Mala, Rachel Putriyessa Kathryn Romauli Ritonga, Kinar Laimaura, Atha Maryam Dermawan, Muhammad Hilmy Aiman Hakim, R. Luthfina Kharisma Ardhya Zahra, Nayla Nur Alifia Hanum, Luvsasha Jasmine Kamila Sastranegara, Zahra Fadilla Putri, Angga Ichsanul Dwi Putra Kesuma, ALIKA RAHMADIA AKLANA, Khansa Ibnu Fareli, Marshelia Valentine, Ivan Aldi Pramana, Gizzary Adrina Khinasih,
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGUATAN LAYANAN SOSIAL, LITERASI, DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN SAWAHGEDE
- Kelompok 06 KKN Unpad
- Sawahgede, Cianjur, Cianjur, Jawa Barat
- Dr. Rudi Saprudin Darwis, S. Sos, M.Si.
- Juli · 2025/2026 Genap
- 22 mahasiswa
1) No Poverty
4) Quality Education
6) Clean Water and Sanitation
11) Sustainable Cities and Communities
12) Responsible Consumption and Production
17) Partnerships for the Goals
Baca deskripsi
Kegiatan KKN di Kelurahan Sawahgede dilaksanakan sebagai upaya memperkuat kapasitas masyarakat dan kelembagaan lokal melalui tiga bidang utama, yaitu layanan sosial, literasi, dan pengelolaan lingkungan. Pada bidang layanan sosial, kegiatan diarahkan pada upgrading manajemen kelembagaan Puskesos untuk memperjelas fungsi, pembagian tugas, alur pelayanan, dan koordinasi lintas sektor. Pada bidang literasi, kegiatan difokuskan pada optimalisasi TBM Bumi Cikaracak dan pemanfaatan koleksi buku melalui berbagai aktivitas literasi yang menyasar anak usia SD hingga SMP
Pada bidang lingkungan, kegiatan diarahkan pada penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui Sawahgede Clean Action, Cilik Resik, dan Sawahgede Eco-Innovation. Rangkaian kegiatan mencakup aksi kebersihan lingkungan, edukasi pemilahan dan 3R, penyusunan buku panduan, penguatan kolaborasi komunitas, serta praktik pemanfaatan sampah. Keseluruhan kegiatan diarahkan untuk mengoptimalkan sumber daya dan kelembagaan yang telah tersedia di Kelurahan Sawahgede agar dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat setelah program KKN berakhir.
Mahasiswa:
Ariiq Akmal Luqman, Jocelyn Hana Frisyla Kalebos, Mulan Ina Tabitha pangaribuan, Emanuel Natanael, Kadek Marsyani, Subhan Saladin, Yohana Setyorini Pape Mala, Rachel Putriyessa Kathryn Romauli Ritonga, Kinar Laimaura, Atha Maryam Dermawan, Muhammad Hilmy Aiman Hakim, R. Luthfina Kharisma Ardhya Zahra, Nayla Nur Alifia Hanum, Luvsasha Jasmine Kamila Sastranegara, Zahra Fadilla Putri, Angga Ichsanul Dwi Putra Kesuma, ALIKA RAHMADIA AKLANA, Khansa Ibnu Fareli, Marshelia Valentine, Ivan Aldi Pramana, Gizzary Adrina Khinasih,
Parakanhonje Berdaya: Sinergi Literasi, Pengentasan Kemiskinan, dan Pengelolaan Sampah dalam KKN Tematik Literasi Kelompok 47 Universitas Padjadjaran
- KKNM Kelompok 47 Desa Parakanhonje
- Parakanhonje, Bantarkalong, Tasikmalaya, Jawa Barat
- Nuning Kurniasih, S.Sos., M.Hum
- Juli · 2025/2026 Genap
- 1 mahasiswa
1) No Poverty
4) Quality Education
11) Sustainable Cities and Communities
12) Responsible Consumption and Production
Baca deskripsi
Parakanhonje Berdaya: Sinergi Literasi, Pengentasan Kemiskinan, dan Pengelolaan Sampah dalam KKN Tematik Literasi Kelompok 47 Universitas Padjadjaran
Selama kurun waktu 10 Juli hingga 11 Agustus 2026, dua puluh satu mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Kelompok 47 Universitas Padjadjaran yang terbagi ke dalam tiga sub-kelompok (Literasi, Penanggulangan Kemiskinan, dan Pengelolaan Sampah) turun langsung ke tiga dusun di Desa Parakanhonje, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, guna menjawab tiga persoalan yang saling berkaitan di desa tersebut: Taman Bacaan Masyarakat yang telah lumpuh sejak bangunannya runtuh pada 2021, angka kemiskinan ekstrem Kabupaten Tasikmalaya yang tercatat sebagai salah satu yang tertinggi di Jawa Barat (1,68%), serta kebiasaan warga membakar dan membuang sampah ke Sungai (bahkan hingga 60% rumah tangga) akibat belum tersedianya sistem pengelolaan yang memadai.
Ketiga persoalan itu digarap dengan pendekatan partisipatif yang serupa: observasi lapangan, koordinasi dengan pemerintah desa dan mitra eksternal, lalu sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada warga. Sub-Kelompok Literasi menghidupkan kembali Pojok Baca DCT di PAUD Miftahul Huda dan mengajak sekitar 30 siswa SD mengikuti kegiatan membaca nyaring serta cerdas mengulas buku, hingga berpuncak pada Lomba CERDAS! yang diikuti 45 anak, sembari menegaskan dalam laporannya bahwa “permasalahan utama di Desa Parakanhonje bukan semata-mata rendahnya minat baca, melainkan terbatasnya akses terhadap ruang dan kegiatan literasi” (Sub-Kelompok Literasi, 2026).
Sub-Kelompok Penanggulangan Kemiskinan menyasar Dusun Sumbersari melalui reaktivasi Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) yang dihadiri 53 warga, pelatihan budi daya pisang Cavendish bersama UPTD-BPP untuk 23 petani, serta sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara door-to-door kepada sepuluh pelaku UMKM bersama Bank BJB, dengan simpulan bahwa “hambatan utama bukan terletak pada ketiadaan lembaga, melainkan pada kesenjangan informasi antara pemerintah desa dan masyarakat” (Sub-Kelompok Kemiskinan, 2026).
Sementara itu, Sub-Kelompok Pengelolaan Sampah memfokuskan tiga program yakni “Sampah Dipilah, Hidup pun Berkah”, “Jangan Nyampah, Dek!”, dan “Sampah Terpilah, Desa pun Bersih” di Dusun Ciomas dan sekitarnya, menjangkau puluhan ibu rumah tangga lewat workshop kerajinan dompet dari plastik bekas, 80 siswa SD dan madrasah melalui kegiatan Operasi Semut, hingga 113 warga dalam sosialisasi puncak menjelang beroperasinya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) desa, seraya menekankan pentingnya “membangun kesadaran kolektif dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya” (Sub-Kelompok Sampah, 2026).
Secara kolektif, ketiga program ini menjadi kontribusi nyata mahasiswa terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 1 Tanpa Kemiskinan melalui penguatan akses layanan sosial dan permodalan usaha, SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui revitalisasi ruang dan budaya literasi anak, serta SDG 11 Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan dan SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pembiasaan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga sebagai bekal menyambut sistem pengelolaan sampah terpadu desa.
Mahasiswa:
1. Muhammad Daffa Faisya Putra 120104230078 Akuntansi Perpajakan 2. Muhamad Natsir Al Fikri 120404230003 Pemasaran Digital3. Naila Tiara Sapariani 140310240038 Fisika 4. Aditya Aji Rahmadi 140310240069 Fisika5. Shalma Shalshabilla 170410230008 Ilmu Pemerintahan6. Farhani A'dila Tsania 170510240012 Antropologi7. Siti Azzahra Tusaniyyah 180110230008 Sastra Indonesia8. Wafid Sabiq Khairy 180410230019 Sastra Inggris9. Ananda Lubna Khayla 180510230049 Sastra Perancis10. Mona Shalim 190110240038 Psikologi11. Larasati Dinar Setiadi 190110240168 Psikologi12. Dhea Febri Kharisma Wati 210310240037 Hubungan Masyarakat13. Wanda Aulia 210810230041 Perpustakaan dan Sains Informasi14. Lu'lu Laia Shovy Amalia 210610240058 Jurnalistik15. Muhammad rafli al ghifari 210610240070 Jurnalistik16. Fatya Putri Kadita 230204230910 Pariwisata Bahari17. Fathimah Az-Zahra Nurhusna 240310230054 Teknologi Industri Pertanian18. Juliana Rahimi 280904240019 Manajemen Produksi Media19. Muchammad Nur Ilham 280904240024 Manajemen Produksi Media20. Nayla Cecilia Suzanto 280204240027 Administrasi Pemerintahan21. Keisya Andhyra Yusrizal 280504240035 Bahasa dan Budaya Tiongkok
Parakanhonje Berdaya: Sinergi Literasi, Pengentasan Kemiskinan, dan Pengelolaan Sampah dalam KKN Tematik Literasi Kelompok 47 Universitas Padjadjaran
- KKNM Kelompok 47 Desa Parakanhonje
- Parakanhonje, Bantarkalong, Tasikmalaya, Jawa Barat
- Nuning Kurniasih, S.Sos., M.Hum
- Juli · 2025/2026 Genap
- 1 mahasiswa
1) No Poverty
4) Quality Education
11) Sustainable Cities and Communities
12) Responsible Consumption and Production
Baca deskripsi
Parakanhonje Berdaya: Sinergi Literasi, Pengentasan Kemiskinan, dan Pengelolaan Sampah dalam KKN Tematik Literasi Kelompok 47 Universitas Padjadjaran
Selama kurun waktu 10 Juli hingga 11 Agustus 2026, dua puluh satu mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Kelompok 47 Universitas Padjadjaran yang terbagi ke dalam tiga sub-kelompok (Literasi, Penanggulangan Kemiskinan, dan Pengelolaan Sampah) turun langsung ke tiga dusun di Desa Parakanhonje, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, guna menjawab tiga persoalan yang saling berkaitan di desa tersebut: Taman Bacaan Masyarakat yang telah lumpuh sejak bangunannya runtuh pada 2021, angka kemiskinan ekstrem Kabupaten Tasikmalaya yang tercatat sebagai salah satu yang tertinggi di Jawa Barat (1,68%), serta kebiasaan warga membakar dan membuang sampah ke Sungai (bahkan hingga 60% rumah tangga) akibat belum tersedianya sistem pengelolaan yang memadai.
Ketiga persoalan itu digarap dengan pendekatan partisipatif yang serupa: observasi lapangan, koordinasi dengan pemerintah desa dan mitra eksternal, lalu sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada warga. Sub-Kelompok Literasi menghidupkan kembali Pojok Baca DCT di PAUD Miftahul Huda dan mengajak sekitar 30 siswa SD mengikuti kegiatan membaca nyaring serta cerdas mengulas buku, hingga berpuncak pada Lomba CERDAS! yang diikuti 45 anak, sembari menegaskan dalam laporannya bahwa “permasalahan utama di Desa Parakanhonje bukan semata-mata rendahnya minat baca, melainkan terbatasnya akses terhadap ruang dan kegiatan literasi” (Sub-Kelompok Literasi, 2026).
Sub-Kelompok Penanggulangan Kemiskinan menyasar Dusun Sumbersari melalui reaktivasi Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) yang dihadiri 53 warga, pelatihan budi daya pisang Cavendish bersama UPTD-BPP untuk 23 petani, serta sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara door-to-door kepada sepuluh pelaku UMKM bersama Bank BJB, dengan simpulan bahwa “hambatan utama bukan terletak pada ketiadaan lembaga, melainkan pada kesenjangan informasi antara pemerintah desa dan masyarakat” (Sub-Kelompok Kemiskinan, 2026).
Sementara itu, Sub-Kelompok Pengelolaan Sampah memfokuskan tiga program yakni “Sampah Dipilah, Hidup pun Berkah”, “Jangan Nyampah, Dek!”, dan “Sampah Terpilah, Desa pun Bersih” di Dusun Ciomas dan sekitarnya, menjangkau puluhan ibu rumah tangga lewat workshop kerajinan dompet dari plastik bekas, 80 siswa SD dan madrasah melalui kegiatan Operasi Semut, hingga 113 warga dalam sosialisasi puncak menjelang beroperasinya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) desa, seraya menekankan pentingnya “membangun kesadaran kolektif dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya” (Sub-Kelompok Sampah, 2026).
Secara kolektif, ketiga program ini menjadi kontribusi nyata mahasiswa terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 1 Tanpa Kemiskinan melalui penguatan akses layanan sosial dan permodalan usaha, SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui revitalisasi ruang dan budaya literasi anak, serta SDG 11 Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan dan SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pembiasaan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga sebagai bekal menyambut sistem pengelolaan sampah terpadu desa.
Mahasiswa:
1. Muhammad Daffa Faisya Putra 120104230078 Akuntansi Perpajakan 2. Muhamad Natsir Al Fikri 120404230003 Pemasaran Digital3. Naila Tiara Sapariani 140310240038 Fisika 4. Aditya Aji Rahmadi 140310240069 Fisika5. Shalma Shalshabilla 170410230008 Ilmu Pemerintahan6. Farhani A'dila Tsania 170510240012 Antropologi7. Siti Azzahra Tusaniyyah 180110230008 Sastra Indonesia8. Wafid Sabiq Khairy 180410230019 Sastra Inggris9. Ananda Lubna Khayla 180510230049 Sastra Perancis10. Mona Shalim 190110240038 Psikologi11. Larasati Dinar Setiadi 190110240168 Psikologi12. Dhea Febri Kharisma Wati 210310240037 Hubungan Masyarakat13. Wanda Aulia 210810230041 Perpustakaan dan Sains Informasi14. Lu'lu Laia Shovy Amalia 210610240058 Jurnalistik15. Muhammad rafli al ghifari 210610240070 Jurnalistik16. Fatya Putri Kadita 230204230910 Pariwisata Bahari17. Fathimah Az-Zahra Nurhusna 240310230054 Teknologi Industri Pertanian18. Juliana Rahimi 280904240019 Manajemen Produksi Media19. Muchammad Nur Ilham 280904240024 Manajemen Produksi Media20. Nayla Cecilia Suzanto 280204240027 Administrasi Pemerintahan21. Keisya Andhyra Yusrizal 280504240035 Bahasa dan Budaya Tiongkok
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGUATAN LAYANAN SOSIAL, LITERASI, DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN SAWAHGEDE
- Kelompok 06 KKN Unpad
- Sawahgede, Cianjur, Cianjur, Jawa Barat
- Dr. Rudi Saprudin Darwis, S. Sos, M.Si.
- Juli · 2025/2026 Genap
- 21 mahasiswa
1) No Poverty
4) Quality Education
6) Clean Water and Sanitation
11) Sustainable Cities and Communities
12) Responsible Consumption and Production
17) Partnerships for the Goals
Baca deskripsi
Kegiatan KKN di Kelurahan Sawahgede dilaksanakan sebagai upaya memperkuat kapasitas masyarakat dan kelembagaan lokal melalui tiga bidang utama, yaitu layanan sosial, literasi, dan pengelolaan lingkungan. Pada bidang layanan sosial, kegiatan diarahkan pada upgrading manajemen kelembagaan Puskesos untuk memperjelas fungsi, pembagian tugas, alur pelayanan, dan koordinasi lintas sektor. Pada bidang literasi, kegiatan difokuskan pada optimalisasi TBM Bumi Cikaracak dan pemanfaatan koleksi buku melalui berbagai aktivitas literasi yang menyasar anak usia SD hingga SMP
Pada bidang lingkungan, kegiatan diarahkan pada penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui Sawahgede Clean Action, Cilik Resik, dan Sawahgede Eco-Innovation. Rangkaian kegiatan mencakup aksi kebersihan lingkungan, edukasi pemilahan dan 3R, penyusunan buku panduan, penguatan kolaborasi komunitas, serta praktik pemanfaatan sampah. Keseluruhan kegiatan diarahkan untuk mengoptimalkan sumber daya dan kelembagaan yang telah tersedia di Kelurahan Sawahgede agar dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat setelah program KKN berakhir.
Mahasiswa:
Ariiq Akmal Luqman, Jocelyn Hana Frisyla Kalebos, Mulan Ina Tabitha Pangaribuan, Emanuel Natanael, Kadek Marsyani, Subhan Saladin, Yohana Setyorini Pape Mala, Rachel Putriyessa Kathryn Romauli Ritonga, Kinar Laimaura, Atha Maryam Dermawan, Muhammad Hilmy Aiman Hakim, R. Luthfina Kharisma Ardhya Zahra, Nayla Nur Alifia Hanum, Luvsasha Jasmine Kamila Sastranegara, Zahra Fadilla Putri, Angga Ichsanul Dwi Putra Kesuma, ALIKA RAHMADIA AKLANA, Khansa Ibnu Fareli, Marshelia Valentine, Ivan Aldi Pramana, Gizzary Adrina Khinasih
