Rektor Lepas 1.542 Mahasiswa KKN Unpad Berdampak ke Empat Kabupaten di Jawa Barat

[Kanal Media Unpad] Sebanyak 1.542 mahasiswa Universitas Padjadjaran mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode Juni-Agustus 2026 yang dilaksanakan mulai dari 10 Juli hingga 10 Agustus 2026. Para mahasiswa secara langsung dilepas pada kegiatan Pelepasan Mahasiswa KKN Unpad Berdampak yang diselenggarakan di Pelataran Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Jumat (10/7).

Pada pelaksanaan KKN kali ini, mahasiswa akan didampingi oleh 74 dosen pembimbing lapangan dan ditempatkan di 74 desa yang tersebar di empat kabupaten di Jawa Barat, yakni Kabupaten Cianjur, Garut, Sukabumi, dan Tasikmalaya.

Sebelumnya, para mahasiswa telah mengikuti rangkaian pembekalan KKN yang menghadirkan berbagai mitra, di antaranya adalah Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI). Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong mahasiswa agar mampu berkontribusi dalam penanganan berbagai persoalan sosial di masyarakat, seperti peningkatan literasi, pengelolaan sampah, dan penanggulangan kemiskinan.

Dalam sambutannya, Rektor Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita menyampaikan bahwa KKN merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari masyarakat sekaligus mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan. Harapannya kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat mampu memberikan edukasi dan pendampingan sesuai dengan kebutuhan di masing-masing wilayah dan dapat kembali ke kampus dengan membawa pengalaman berharga dari proses belajar bersama masyarakat tersebut

“Kami berharap mahasiswa Unpad dapat membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan melalui KKN ini Unpad hadir untuk ikut menyelesaikan berbagai persoalan di Jawa Barat. Selamat belajar dan selamat bekerja di lokasi KKN selama satu bulan ke depan. Manfaatkan kesempatan yang sangat berharga ini sebaik-baiknya. Mudah-mudahan apa yang dikerjakan oleh mahasiswa selama KKN dapat membawa manfaat dan kemaslahatan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Prof. E. Aminudin Aziz, mengatakan bahwa KKN Tematik bersama Unpad merupakan kolaborasi pertama antara Perpusnas RI dan Unpad dalam upaya meningkatkan budaya literasi masyarakat Jawa Barat. Prof. Aminudin menjelaskan tingkat literasi dan kegemaran membaca masyarakat masih perlu terus ditingkatkan, sehingga diperlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.

“Melalui KKN ini mari kita bersama-sama membangun kecakapan membaca masyarakat. Kerjakan KKN kali ini dengan sepenuh hati. Mudah-mudahan ini menjadi wujud kiprah dan darmabakti mahasiswa di tengah masyarakat serta benar-benar membawa dampak nyata bagi masyarakat Jawa Barat,” ujar Prof. Aminudin.

Sementara itu, mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Asep Sukmana, M.Si., mengapresiasi keterlibatan Unpad dalam mendukung pembangunan daerah melalui program KKN. kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Jawa Barat sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

“Mudah-mudahan bisa membantu beberapa program Pemprov Jabar untuk dikomunikasikan kepada masyarakat dan harapannya KKN yang berdampak ini bisa memberikan dampak baik untuk masyarakat,” jelasnya.* (R02)