Kantor Pengajaran Terintegrasi (KPT) Direktorat Pendidikan Non Gelar Universitas Padjadjaran menerima kunjungan dari Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih (PRTLTB) yang bernaung di bawah Organisasi Riset Energi dan Manufaktur (OR EM), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada hari ini, Selasa (14/7). Pertemuan ilmiah yang berlangsung dari pukul 13.30 hingga 15.00 WIB ini diselenggarakan di ruang D’Gade Creative Lounge, Gedung Kandaga Kampus Unpad Jatinangor, guna berdiskusi dan melakukan wawancara mendalam mengenai integrasi nilai kearifan lokal dalam pelestarian alam.
Kunjungan ini merupakan bagian penting dari pelaksanaan salah satu agenda riset strategis BRIN yang bertajuk “Tri Hita Karana dalam Tata Kelola Air Berkelanjutan pada Badan Air Permukaan yang Menjadi Sumber Penghidupan (Studi Kasus: Danau Buyan dan Danau Tamblingan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali)”. Melalui studi kasus di dua danau vital tersebut, para periset BRIN berupaya membedah bagaimana falsafah hidup masyarakat Hindu Bali—khususnya keselarasan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam—dapat diimplementasikan sebagai fondasi kebijakan pengelolaan air yang berkelanjutan.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Dosen Fasilitator Agama Hindu untuk Tahap Persiapan Bersama Universitas Padjadjaran, Prof. I Gede Nyoman Mindra Jaya, M.Si., Ph.D., sebagai narasumber utama untuk memberikan perspektif mendalam dari Agama Hindu. Jalannya diskusi interaktif yang produktif ini turut didampingi dan difasilitasi oleh Kepala Kantor Pengajaran Terintegrasi Unpad, Dr. Laina Rafianti, S.H., M.H., guna memastikan sinergi akademis antara kedua lembaga berjalan dengan optimal dan komprehensif. Kunjungan ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi ilmiah yang solutif dengan memadukan pendekatan sains modern dan kearifan tradisional.




