Jatinangor, 30 Juli 2026 – Direktorat Pendidikan Non Gelar Universitas Padjadjaran menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Kelas Hybrid bagi sekitar 63 dosen pengampu Program Kredensial Mikro Mata Kuliah (KMMK) Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 di Aula PPBS, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Kampus Unpad Jatinangor. Kegiatan ini menjadi langkah strategis sekaligus tahap penting dalam mempersiapkan penyelenggaraan pembelajaran hybrid yang berkualitas sebagai bagian dari upaya merealisasikan visi Universitas Padjadjaran sebagai perguruan tinggi yang inklusif, dengan menghadirkan akses pembelajaran yang lebih luas bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Direktur Pendidikan Non Gelar Universitas Padjadjaran, Erli Sarilita, menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen yang telah berkenan menjadi pengampu Program Kredensial Mikro Mata Kuliah. Ia mengucapkan terima kasih atas komitmen para peserta dalam mendukung penyelenggaraan KMMK sebagai salah satu wujud implementasi visi Unpad yang inklusif. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen yang telah berkenan menjadi pengampu Program Kredensial Mikro Mata Kuliah. Kehadiran dan komitmen Bapak/Ibu merupakan dukungan yang sangat berarti dalam mewujudkan Universitas Padjadjaran yang semakin inklusif, sehingga kesempatan belajar dapat diakses lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Dina Sartika selaku unit penyelenggara Program Kredensial Mikro Mata Kuliah (KMMK) mengungkapkan bahwa respons masyarakat terhadap program ini sangat baik. Hingga saat ini, Universitas Padjadjaran telah membuka lebih dari 100 mata kuliah dalam skema KMMK yang dapat diikuti oleh masyarakat umum. Tingginya minat peserta menunjukkan besarnya kebutuhan akan pembelajaran yang fleksibel, berkualitas, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan maupun dunia kerja. Oleh karena itu, kesiapan dosen dalam mengelola kelas hybrid menjadi salah satu kunci untuk memastikan pengalaman belajar yang optimal bagi para peserta.
Pelatihan ini bertujuan menyamakan pemahaman sekaligus meningkatkan kesiapan dosen dalam mengelola pembelajaran hybrid agar proses pembelajaran berlangsung efektif, interaktif, dan sesuai dengan standar penyelenggaraan KMMK. Peserta memperoleh pembekalan melalui sesi “Mengajar Dua Dunia Lewat Metode Concurrent Teaching” yang disampaikan oleh Dr. Intan Nurma Yulita, S.T., M.T., serta sesi “Mempersiapkan Hybrid Learning” yang dibawakan oleh Mira Trisyani Koeryaman, S.Kp., MSN., Ph.D. bersama Dr. Jimi Narotama Mahameruaji, S.Sos., M.Si. Para narasumber berbagi praktik baik, strategi pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi untuk menciptakan pengalaman belajar yang efektif dalam kelas hybrid. Melalui pelatihan ini, Universitas Padjadjaran berharap seluruh dosen pengampu KMMK semakin siap menyelenggarakan pembelajaran hybrid yang adaptif, inovatif, dan berpusat pada peserta didik. Kesiapan tersebut diharapkan mampu memperkuat penyelenggaraan Program Kredensial Mikro Mata Kuliah sebagai salah satu inovasi pendidikan Unpad dalam mendukung pembelajaran sepanjang hayat serta memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas







