Samarinda, 4 Desember 2025 — SMAN 10 Samarinda sukses menyelenggarakan Workshop Riset Kolaboratif Program Pengayaan SMA Unggul Garuda Transformasi pada 3–4 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 810 siswa kelas XI dan XII, sebagai upaya memperkuat budaya riset serta menyiapkan generasi muda yang siap bersaing di tingkat global.
Workshop dibuka oleh Dr. dr. Insi Farisa Desy Arya, M.Si., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Universitas Padjadjaran menerima amanah dari Kemendiktisatek untuk membina SMAN 10 Samarinda dan SMA Pradita Dirgantara melalui Program Pengayaan SMA Unggul Garuda Transformasi.
Beliau menegaskan bahwa program ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk mendorong lebih banyak siswa Indonesia diterima di perguruan tinggi Top 100 dunia, sehingga mampu berkontribusi pada terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Selanjutnya, Ni Made Adnyani, S.Ag., M.Pd., PLT Kepala SMAN 10 Samarinda, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan riset sebagai bekal masa depan siswa. Menurutnya, “Penguatan riset bagi siswa merupakan langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang kompetitif dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.”
Workshop ini menghadirkan para narasumber ahli dari Universitas Padjadjaran sesuai bidang keilmuannya, yaitu:
Bidang Fisika: Energi Terbarukan, Material Sains, Sensor, dan Instrumentasi oleh Prof. Dr. Drs. Togar Saragi, M.Si.
Bidang Kimia: Green Chemistry, Analisis Kualitas Air dan Lingkungan oleh Muhammad Yusuf, Ph.D.
Bidang Biologi: Bioteknologi dan Kesehatan oleh Hanna, dr. M.Kes., Ph.D., AIFO
Bidang Ilmu Sosial: Isu-isu sosial, pembangunan, dan kebijakan publik oleh Prof. Ida Widianingsih, S.IP., M.A., Ph.D.
Bidang Humaniora: Kajian budaya, literasi, dan perspektif humaniora dalam riset oleh Prof. Aquarini Priyatna, MA., M.Hum., Ph.D.
Melalui workshop ini, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai metodologi penelitian yang benar, pengembangan topik riset yang relevan, serta praktik analisis data yang sesuai bidang masing-masing. Setiap narasumber memberikan wawasan mendalam terkait isu dan perkembangan riset terkini, sehingga dapat memperkaya perspektif peserta dalam menyusun karya ilmiah yang inovatif dan berdampak.
Selain sesi materi, siswa juga terlibat dalam diskusi kelompok, pendampingan penyusunan proposal penelitian, dan presentasi ide awal riset. Kolaborasi aktif antara siswa, guru, dan narasumber diharapkan dapat menghasilkan proyek-proyek riset berkualitas yang dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu serta pemecahan masalah di lingkungan sekitar.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, SMAN 10 Samarinda dan Universitas Padjadjaran menegaskan komitmennya dalam mendorong penguatan riset di tingkat sekolah menengah serta mempersiapkan peserta didik untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan bekal kemampuan akademik yang unggul. Program Pengayaan SMA Unggul Garuda Transformasi diharapkan terus menjadi ruang kolaborasi produktif bagi sekolah, perguruan tinggi, dan siswa dalam membangun ekosistem pendidikan yang inovatif.







