Universitas Padjadjaran Dukung Peningkatan Kapasitas UMKM di Kawasan Transmigrasi Barelang Batam Menuju Pasar Ekspor

Barelang, Kepulauan Riau (14 November 2025) — Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran melalui Direktorat Pendidikan Non Gelar menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi dan Tindak Lanjut Program Produk Ekspor di Kawasan Transmigrasi Barelang” sebagai wujud nyata dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan tinggi. Program ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pesisir menuju pasar ekspor yang berdaya saing global.

Kegiatan yang berlangsung pada 12–14 November 2025 di Harris Resort Barelang Batam ini diikuti oleh 33 peserta yang merupakan pelaku UMKM dari kawasan transmigrasi Barelang (Batam, Rempang, dan Galang). Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas usaha masyarakat pesisir agar mampu mengembangkan produk berbasis hasil laut yang memenuhi standar ekspor.

Kegiatan disambut oleh Kepala Kantor Pendidikan Non Gelar dan Pengembangan Profesi Universitas Padjadjaran di Barelang, Dr. Insi Farisa Desy Arya, yang menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat transmigrasi. “Barelang memiliki potensi luar biasa di bidang perikanan, kelautan, dan pariwisata bahari. Namun potensi itu baru akan menjadi kekuatan apabila dikelola dengan ilmu, keterampilan, dan jejaring yang kuat,” ujarnya. Beliau menambahkan bahwa Unpad hadir sebagai mitra pembelajaran yang menjalankan prinsip pendidikan sepanjang hayat untuk memperkuat kapasitas masyarakat.

Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Unpad menghadirkan lima pakar untuk mengisi pelatihan. Sesi pertama disampaikan oleh Dr. Ir. Iwang Gumilar, M.Si., yang membahas Peluang Usaha dan Potensi Ekspor Produk Laut Barelang. Materi berikutnya disampaikan oleh Prof. Dr. Emma Rochima, S.Pi., M.Si. mengenai Pengolahan dan Standardisasi Produk Perikanan untuk Pasar Ekspor, dengan fokus pada pentingnya kualitas produk dan pemenuhan standar internasional.

Pelatihan dilanjutkan dengan materi Branding, Promosi, dan Inovasi Kemasan Produk Laut Barelang oleh Dr. Iis Rostini, S.Pi., M.Pi., yang menekankan bahwa identitas produk dan kemasan inovatif menjadi kunci daya saing produk di pasar global. Selain itu, Wahyuniar Pamungkas, S.E., M.EP. memaparkan strategi Sinergi Pariwisata Bahari dan Ekonomi Kreatif Daerah untuk membuka akses modal dan memperkuat jejaring kemitraan.

Rangkaian sesi pelatihan ditutup oleh Didi Widia, S.E., M.M. melalui materi Kolaborasi dan Akses Dukungan Pembiayaan UMKM, yang menjelaskan pentingnya integrasi antara produk perikanan, pariwisata, dan ekonomi kreatif sebagai strategi memperluas pasar. Peserta juga mengikuti diskusi, studi kasus, dan simulasi untuk memahami praktik pemasaran digital dan peningkatan nilai tambah produk.

Kegiatan ini menghasilkan sejumlah rekomendasi tindak lanjut, antara lain pendampingan UMKM dalam proses sertifikasi ekspor, pengembangan kemasan berstandar internasional, serta pembentukan jejaring eksportir pesisir Barelang. Rekomendasi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi biru yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan transmigrasi.

Melalui program ini, Universitas Padjadjaran menegaskan komitmennya dalam mendukung pemerintah daerah dan mitra industri dalam melahirkan eksportir baru dari kalangan UMKM transmigrasi. Upaya tersebut sekaligus memperkuat citra Unpad sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat pesisir dan pengembangan ekonomi nasional.