Scottish Higher Education and Cultural Festival 2026 Resmi Dibuka di Universitas Padjadjaran

Jatinangor, Universitas Padjadjaran — Universitas Padjadjaran (Unpad) secara resmi membuka Scottish Higher Education and Cultural Festival 2026 yang diselenggarakan pada 9–13 Februari 2026 di Bale Rucita, Kampus Unpad Jatinangor. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Padjadjaran sebagai bentuk komitmen Unpad dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi dan perluasan jejaring global.

Acara pembukaan dihadiri dan diisi sambutan oleh sejumlah tokoh penting dari Skotlandia, antara lain Mr. Ainsley MannGlobalScot and Scottish Trade Envoy yang mewakili Scottish GovernmentProf. Kim DaleVice-Chancellor University of DundeeMs. Joanne Bradley dari University of Dundee, serta Mr. Michael Koetsier dari Qualifications Scotland. Kehadiran para tamu kehormatan tersebut mencerminkan eratnya kemitraan antara Skotlandia dan Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan tinggi dan pengembangan keterampilan.

Dalam sambutannya, para perwakilan menekankan pentingnya kolaborasi internasional dan peran pendidikan global dalam membentuk lulusan yang berwawasan internasional. Festival ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa dan masyarakat terhadap peluang studi ke luar negeri—khususnya ke Skotlandia—sekaligus memperkenalkan budaya serta keunggulan akademik Skotlandia kepada publik Indonesia.

Rangkaian kegiatan festival meliputi pemutaran film dan dokumenter Skotlandia yang menampilkan kekayaan alam, sejarah, dan budaya, serta sesi informasi universitas yang membahas peluang semester exchangestudi pascasarjana, dan jalur akademik lainnya di berbagai universitas Skotlandia. Kegiatan ini terbuka bagi mahasiswa, dosen, sivitas akademika Unpad, dan masyarakat umum.

Wakil Rektor Unpad juga menyampaikan apresiasi kepada Scottish Government, khususnya melalui program Scottish Connections, serta seluruh mitra dan panitia penyelenggara atas terselenggaranya kegiatan ini. Festival ini dipimpin oleh Dr. Erli Sarilita, alumni Skotlandia, dan diselenggarakan melalui kolaborasi dengan Program Studi English Studies, para dosen, serta mahasiswa Universitas Padjadjaran.

Selain menjadi ajang pertukaran budaya dan akademik, festival ini juga menjadi ruang inspiratif bagi generasi muda yang tengah merencanakan mobilitas internasional dan studi lanjut di Skotlandia. Setiap sesi menyediakan merchandise resmi dalam jumlah terbatas dengan sistem first come, first served, serta seluruh rangkaian acara dapat diakses secara luring maupun daring.

Dengan terselenggaranya Scottish Higher Education and Cultural Festival 2026, Universitas Padjadjaran berharap dapat memperkuat hubungan jangka panjang antara Indonesia dan Skotlandia, serta membuka lebih banyak peluang kolaborasi di bidang pendidikan tinggi, riset, dan pengembangan sumber daya manusia.