Perkuliahan Tahap Persiapan Bersama (TPB) Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Padjadjaran Dilaksanakan Full Luring

Sumedang, 29 Agustus 2025 – Universitas Padjadjaran menyelenggarakan perkuliahan Tahap Persiapan Bersama (TPB) Tahun Akademik 2025/2026 secara full luring (tatap muka). Pelaksanaan TPB tahun ini diikuti oleh 9.780 mahasiswa, yang terdiri atas 9.720 mahasiswa baru Program Sarjana/Diploma IV dan 60 mahasiswa yang mengulang TPB.

Untuk mendukung efektivitas proses pembelajaran, seluruh mahasiswa akan mengikuti perkuliahan secara paralel dengan ruangan dedicated (tetap) selama satu semester. Dengan skema ini, mahasiswa akan lebih mudah beradaptasi dan membangun ekosistem belajar yang kondusif bersama teman sekelas.

Beberapa mata kuliah pada TPB dilaksanakan secara sinkronus (kolaboratif), yaitu:

  • Mata Kuliah Agama
    Dilaksanakan setiap Jumat pukul 07.30 – 09.10 WIB. Tahun ini terdapat 140 kelas Agama dengan jumlah mahasiswa bervariasi sesuai kapasitas ruangan.
  • Mata Kuliah Olah Kreativitas dan Kewirausahaan (OKK)
    Dilaksanakan setiap Jumat dengan pembagian waktu:
    • Kelompok 1 – 183 pukul 13.00 – 15.30 WIB
    • Kelompok 184 – 244 pukul 09.20 – 11.30 WIB
      Setiap kelas OKK terdiri dari sekitar 40 mahasiswa lintas fakultas, dipandu oleh seorang dosen fasilitator.

Selain pembelajaran tatap muka, lingkungan belajar TPB juga akan diperkuat melalui pembelajaran asinkron dengan memanfaatkan dua Learning Management System (LMS), yaitu LiVE Unpad dan LUHUNG untuk mata kuliah Pancasila, Kewarganegaraan dan Bahasa Indonesia.

Mata kuliah Agama dan OKK dirancang sebagai pembelajaran kolaboratif, di mana mahasiswa dari berbagai fakultas bekerja sama dalam kelompok kecil untuk mencapai tujuan belajar bersama. Pendekatan ini mengacu pada teori pembelajaran sosial dan perspektif sosio-konstruktivis, yang menekankan keterlibatan aktif mahasiswa dalam membangun pengetahuan melalui interaksi.

Dengan sistem pembelajaran yang terintegrasi luring, sinkronus, dan asinkronus, Universitas Padjadjaran berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi mahasiswa sejak semester pertama.