Jatinangor — Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (Pekerti) bagi dosen IPDN Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 35 orang dosen IPDN dan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik serta kualitas pembelajaran di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan pelatihan secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Perlindungan Masyarakat IPDN yang mewakili Rektor IPDN, serta drg. Erli Sarilita, S.KG., M.Sc., Ph.D., selaku Direktur Pendidikan Non Gelar Universitas Padjadjaran yang mewakili Rektor Universitas Padjadjaran.
Dalam sambutannya, perwakilan Rektor IPDN menyampaikan bahwa pelatihan PEKERTI memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam penguasaan metode instruksional, perencanaan pembelajaran, serta evaluasi hasil belajar. Diharapkan para dosen IPDN dapat mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh secara optimal dalam kegiatan tridarma perguruan tinggi.
Sementara itu, drg. Erli Sarilita, S.KG., M.Sc., Ph.D. menegaskan komitmen Universitas Padjadjaran untuk terus mendukung pengembangan kapasitas dosen melalui program pendidikan dan pelatihan yang terstandar. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga memperkuat sinergi antar perguruan tinggi negeri dalam peningkatan mutu pendidikan nasional.
Pelatihan Pekerti ini dilaksanakan selama empat hari di Kampus IPDN Jatinangor, dengan materi yang difokuskan pada penguatan dasar-dasar teknik instruksional, perencanaan pembelajaran, strategi pembelajaran aktif, serta evaluasi pembelajaran. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, sesi microteaching dilaksanakan selama satu hari di Gedung Kandaga Perpustakaan Universitas Padjadjaran Jatinangor, yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempraktikkan secara langsung keterampilan mengajar yang telah diperoleh.
Pelatihan PEKERTI ini dirancang secara komprehensif dengan materi yang mencakup dasar-dasar teknik instruksional, strategi pembelajaran aktif, penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), serta evaluasi dan penilaian pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan teoritis dan praktis agar peserta dapat langsung mengaplikasikan kompetensi yang diperoleh.
Melalui kerja sama ini, IPDN dan Universitas Padjadjaran berharap dapat menghasilkan dosen-dosen yang memiliki kompetensi pedagogik unggul, adaptif terhadap perkembangan pendidikan tinggi, serta mampu mencetak lulusan yang berkualitas dan berdaya saing.




